Welcome Guest [Log In] [Register]

Forum Affiliates

VongolaIndo Gotei13 The Scribble Writer Indonaruto Volens Astrum Indo Salem Logo Aria Academy Andorria Kingdom
Welcome to Coffeehouse. We hope you enjoy your visit.


You're currently viewing our forum as a guest. This means you are limited to certain areas of the board and there are some features you can't use. If you join our community, you'll be able to access member-only sections, and use many member-only features such as customizing your profile, sending personal messages, and voting in polls. Registration is simple, fast, and completely free.


Join our community!


If you're already a member please log in to your account to access all of our features:

Username:   Password:
Add Reply
Omg It's A Huuuugeee Problem!; diskusi lagi ach <3 *ditabok juga lama2*
Topic Started: Apr 28 2009, 06:52 PM (580 Views)
MenungguJandamu
Member Avatar
LMAO ZEDONG
WHAT? APA? PORQUE? NANI? WO AI NI?

Masalah besar apa?

Bukan masalah besar apa-apa. Hanya saja, belakangan ini gw ngeliat kalau beberapa anak IH obsesi ama masalah besar. Oke, tanpa sindiran(?) lebih lanjut; Columbine and several other stuffzz. Gw sendiri ga gitu ngeh kapan ini semua berawal, tapi obsesi ini bikin gw tertarik. Ya, bukan Columbine High School Shooting-nya (dan buat yang ga tau, lo sebaiknya ngeriset kecil2an soal ini karena ini pengetahuan umum banget, kayak 9/11. Kalo lo ga tau apa itu 9/11, feel free to shoot yourself), melainkan pada obsesinya itu sendiri. The verb, the action. Not the subject of obsession.

Sedikit trivia yang sangat tidak penting untuk dibaca

Spoiler: click to toggle


Gw sendiri sih emang tertarik ama Columbine High School Shooting, tapi bukan pada Columbinenya sendiri, melainkan pada school shooting in general. Seperti school shooting di perkampungan Amish yang menyerang murid-murid SD, atau school shooting di Newark yang mengorbankan murid bernama Jasmine Lee yang ditembak di bagian kepala di depan mata best friendnya. Atau yang lebih terkenal sedikit, Virginia Tech.

Nah, intinya, school shooting itu uda jadi hal yang, sayangnya, wajar terjadi. Terutama di Amerika dimana memiliki senjata itu adalah legal, malah dianggap sebagai hak asasi setiap warga Amerika.

Tapi kenapa harus yang jadi 'besar' harus yang seperti Columbine? Kenapa yang seperti Columbine High School Shooting yang disorot? Kenapa mereka memfokuskan riset pada si Erik en si Dilen *sok kenal*? Kenapa kebanyakan simpati harus jatuh pada korban-korban Columbine High School Shooting? Kenapa harus Columbine? kata yesa sih karena si eric ganteng

Korban school shooting lainnya juga sama sengsaranya. Pembunuhnya juga sama gilanya. Apalagi yang di perkampungan Amish. For God's sake, they are shooting elementary kids! Mungkin korbannya memang 'cuma' 8, but hey. Kebayang ga sih perasaan orang tua mereka? They are so young and full of potential. Salah satu dari anak-anak korban penembakan itu a.k.a. the last survivor sekarang suffered from brain injury. Untuk sisa hidupnya dia lumpuh.

Kenapa tidak tersentuh?

Dan Jasmine Lee yang tertembak di depan mata teman dekatnya. Gw sih ga kebayang kalau jadi best friendnya. Ini kayak cerita yang kayaknya cuma kedengeran di sinetron doang. But it's real.

Atau ga usah jauh-jauh di Amerika, di Indonesia sendiri pembunuhan banyak terjadi kan? Tapi kesannya orang diem aja. Tak tersentuh. Kecuali kalau itu adalah pembunuhan karena bom. Tapi menurut gw, kalau diitung-itung jumlah korban dari pembunuhan-pembunuhan 'kecil' itu jatuhnya jauh lebih besar dari korban bom. Kenapa orang diem aja?

Lalu Rihanna.

Loh? Rihanna ngebunuh siapa?

Engga, masalah Rihanna dan Chris Brown. Datecrime. Selama ini yang digebukin ama pacarnya tuh uda banyak. Selama ini yang KDRT itu uda sering. Tapi kenapa orang harus nunggu sampai masalahnya nimpa orang 'besar' atau jadi besar, baru mereka ngambil tindakan?

Ok, I'm done boring you with my rant. It's your turn. :3
Edited by MenungguJandamu, Apr 28 2009, 11:34 PM.
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
fromdusktilDAUN
Member Avatar
.:Chaos Cerberus™:.
Lu bilang mau buat topik tentang *uhuk* itu *uhuk* ternyata topiknya ini =)) Darn =))
Spoiler: click to toggle


Gw posting dikit aja, ya Kir =)) abis lo nyebut nyebut nama Eric-Dylan sih *plakkk* Lo tau sendiri gimana gw menanggapi sebuah diskusi, yeah, seperti yang gw bilang di IM tadi. Uhuk :D

Gw terobsesi? Sedikit *boong =))* Oke, cukup banyak. Kalo jujur, sebage manusia yang nyatanya memang tidak gaul =)) gw ga tahu menahu apa itu Columbine High School Massacre, sebelum gw mendarat di sini. Baru deh ngebacain tentang massacre dan school shooting. Sebelum sampai pada hari hari, minggu-minggu, semoga gak sampe bulan-bulan =)) memenuhi tab 3 windows Mozilla dengan Columbine, gw sendiri sempat menyentuh ini bahkan riset dikit tentang school shooting karena problem ini menarik. You knowlah menarik dalam konteks gimana ;))

Kenapa yang 'besar' seperti Columbine yang disorot? Karena memang dia besar, kan, yang besar mah mudah dilihat. The deadliest high school massacre sepanjang sejarah Amrik. Awal rencananya kan itu school bombing, not school shooting. Kuasa Tuhan, bomnya ga meledak, dan Eric Harris dan Dylan Klebold membunuh 10 orang lagi di perpus sebelum suicide. Kenapa school massacre lain nggak disentuh? Lesser known, maybe. Menurut gw sih itu tadi, lebih besar lebih keliatan. Lebih keliatan, indikasinya lebih banyak yang liat. Ketika mereka "kecil", bukannya nggak ada yang nggak ngeliat sama sekali, namun orang yang memerhatikan dan melihat hanya segelintir. IMO, :D

Kenapa Columbine? Eric Harris memang good-looking kok, silakan Googling =)) *dicekek* Nope. Gw pribadi setelah menjejali kepala dengan segala hal tentang Columbine Massacre nemuin beberapa hal yang menarik untuk digali lebih dalam. Tidak perlu dijabarkan apa aja selaen Eric tuh good looking, tanya aja ama Yesa =)), tapi kejadian yang satu itu emang dalem.

Nyampah? EMAAAANGG =))
Edited by fromdusktilDAUN, Apr 29 2009, 05:22 AM.
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
MenungguJandamu
Member Avatar
LMAO ZEDONG
Oke, mungkin maksud gw sedikit ambigu di posting pertama, maksud gw adalah; KENAPA yang Columbine dan kisah Rihanna itu yang jadi besar? *edit ach*

--

Menurut gw sih Columbine itu ga sebesar itu. Pembunuhnya adalah 2 anak SMA yang menewaskan "hanya" belasan orang dan melukai "hanya" beberapa puluh orang juga. Pada usia SMA mereka memang lebih mudah terguncangkan mentalitasnya. Dan mereka jauh lebih mudah juga menyusupkan senjata. Ditambah lagi dengan populasi sekolah yang lumayan besar.

Bagaimana dengan penembakan di sekolah dasar Amish? Apa itu Amish? Amish itu sejenis dari Kristiani, seperti Methodist, Mormon, Jehova, Protestan, dan Katolik. Mereka percaya bahwa teknologi itu hanya mengundang 'vanity' dan membuat manusia menjadi 'kotor'. Karena itu mereka biasa hidup di pedesaan. Mereka memakai baju-baju sederhana seperti pada era 1980an dan biasanya buatan sendiri. Mereka tidak menggunakan listrik dan setiap malam hari hidup di bawah penerangan cahaya lilin. Mereka tidak naik mobil, tapi menggunakan kereta kuda tradisional. Pekerjaan mereka rata-rata adalah tukang kayu (dan mereka tukang kayu yang sangat handal betewe), tukang pembuat boneka, peternak (ayam-ayam hasil ternakan Amish itu terkenal sangat sehat karena tidak pakai suntikan macam-macam, dan dijamin 'halal' dalam artian diperlakukan dengan baik), petani, dan penjual bunga. Sekali lagi; penjual bunga. Hari gini.

But anyway. Amish biasanya sangat bule. Bulenya masih pure. Mereka biasanya kawin di antara mereka-mereka aja. Komunitas mereka kecil dan cenderung tertutup, meskipun mereka tetap berinteraksi dengan orang non-Amish juga.

Anak-anak Amish juga pergi ke sekolah khusus untuk orang-orang Amish, dan tentu saja yang mereka pelajari juga berbeda. Karena Amish ini minoritas, sekolah khusus Amish ini sangat kecil, malah terkesan seperti sebuah rumah yang sedikit lebih besar.

Dan di dalam penembakan SD Amish ini, cuma ada satu survivor, dan dia mengalami brain injury. Sisanya tewas di usia di bawah 10 tahun. Termasuk pembunuhnya yang bunuh diri.

Seharusnya di komunitas kecil Amish, lebih sulit untuk menyelundupkan senjata. Dan orang gila apa dan atas dasar ideologi satanis apa yang mau menembaki anak-anak SD? Bukannya yang seperti ini yang seharusnya menjadi masalah besar?

Kenapa ini ga jadi besar? Apakah karena Columbine High School lebih "asik" buat dibahas? Apakah karena mereka Amish a.k.a. uncivilized beings?

Dan kenapa High School Shooting ini terkesan "keren"? Kenapa?

TS mulai kayak robot eror yang ngulang-ngulang "kenapa"
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
Indigo Lights
Unregistered

K-E-T-A-W-A-N lo lo pada menyebut-nyebut nama suci gue di tret ini! WKAKAK.

just kidding, bb. really, for sure.

Hmm, oke. Apa ya? Walaupun, gue harus berkali-kali scroll up dan scroll down, sangking lupa isi yang Kira ama Bleki bilang, gue menyimpulkan bahwa... Gue juga ga ngerti kenapa COLUMBINE begitu WOW dan WAH dimata seorang anak yang pake kacamata merah ini, hihi. I mean, waktu itu emang Kira yang pertama kali kasih tahu. Jadi, dia ngasih link apa, tiba-tiba dia ngasih youtube flyleaf. terus gue teriak-teriak ga jelas, ternyata kembaran gue kira *agak merinding ngetik yang satu ini, ihih* juga suka. Terus, gue bilang aja. Gue suka lagu yang Im so sick sama yang Fully Alive. Trus, tiba-tiba si Kira bilang, dia suka lagu Cassie. Dia bilang lagi kalo itu based on true story, dan dia bilang lagi kalo itu cerita dari COLUMBINE HIGH SCHOOL MASSACRE. Yep, gue akui pengetahuan gue ga luas--sangat ga luas kalo boleh jujur. Dan si Kira jelasin. Katanya, coba tanya bonyok gue. Alhasil, gue tanya nyokap gue. Yang membuat gue sangat-sangat-sangat-sangat HERAN ADALAH mengapa emak gue yang (maaf) agak kuper dan gapterk, DIA TAHU SOAL INI. tapi dia taunya yang ditembak itu orang indonesia, yang terlebih lagi itu tuh dari Virginia Tech. Oke. Gue langsung merinding saat itu juga. Ga tau kenapa.

Lanjut...kenapa gue jadi curhat begini, bodo ah.

Terus, akhirnya gue ketik Columbine Massacre di browser gue, berhubung mozilla itu gaul dan keren, sehingga yang kebuka tiba tiba malahan link wikipedia columbine tersebut. Gue tercenang. Jujur, gue butuh waktu sekitar 3 jam untuk mencerna semua itu, sampe gue merinding sendiri bacanya. Pas itu gue belom terlalu excited. Tapi, satu window gue isinya udah 10 tabs mengenai COLUMBINE. HAHAHA. tapi, ya namanya juga gue, gue ga baca satu satu sangking takut. Pertama, gue merinding yang soal rachel scoot itu. terus gue, lebih merinding lagi sampe ga berani tidur, sampe ditakut2in pake PEEK A BOO nya si dylan, itu gara-gara gue liat foto di wikipedia yang mayatnya siapa lupa gue namanya, itu tergeletak di BAWAH TANGGA, men. BAYANGKAN BAWAH TANGGA itu, what the fvck?! Dan yang bikin merinding lagi, itu foto si eric ganteng cintaku muah muah, sama si dylan di kafetaria yang item putih. serem aja, liat si dylan. GA TAU DARI AWAL GUE EMANG TAKUTNYA AMA DYLAN (Ampun blek). ya, ya, ya. lalu gue klik itu link Eric Harris dan Dylan Klebold.

Gue buka, dan diem hampir 5 minutes. itu gue pantengin satu-satu mukanya. Dari Eric sampe Dylan. Kesimpulan pertama gue, adalah "anjis mukanya serem-serem banget, hii psikopat pembunuh." Klik. itu pemikiran pertama gue. Akhirnya, gue mengurungkan niat gue untuk riset, karena gue takut. Takut gara-gara dulu gue riset soal Irish yang berasal dari lagu Sunday Bloody Sunday itu, darah dimana-mana. Dan gue trauma 3 minggu. Fine. Dan itu sampe kebawa mimpi. HIHI. emang gue lebay deh dari sananya. LALUUUU, besoknya. gue pasang status "Do you believe in God?" i mean, itu emang based dari si columbine, tapi kebetulan gue lagi dengerin lagunya Cassie.

Tiba-tiba si Sari nyapa. Dan bla bla bla bla bla, nyambung ke Bleki. Dan Bleki bilang kalo Eric itu ganteng. Gue ngeri. APA YANG GANTENG DARI PEMBUNUH COBA!? Sari juga bilang gitu. Bleki bilang Eric di film elephant itu ganteng. Yaudah yo wes. Gue pas itu emang cukup stres parah, sampe parno sendiri. Sampe jantung rasanya mau copot. HAHAHAHAH. Lalu, gue buka lagi. Gue perhatiin Eric, lamaaaa banget. Penasaran apa yang ganteng. Trus gue dikasih link apa gitu ama bleki buat buka archive an si Eric di blognya. Dan... DAN DAN DAN--oke gue akui dia memang ganteng parah, dan gue fangirling ama dia. Even he was dead, bodo deh emang gue pikirin. siapa tau ada duplikatnya gitu, i mean renkarnasi. hihihi. tapi jangan sesadis dia yaa.

GARA-GARA blog si eric yang gue bilang HUMAN banget, dan kebanyakan satu pemikiran ama gue. ya gue jadi, apa namanya tuh, huff. im fell in love with this guy. HAHAH. malu deh. hihi. aneh, knapa gue jadi curhat panjang ga mutu di sini ya? intinya eric itu ganteng.

Gue belom liat videonya, masih belom siap mental. karena pas liat foto mayat mereka yang kira bilang kayak manipulasi, walaupun itu ukuran 100x100. terus, liat screencaps dari home video mereka yang si eric ama dylan melotot. itu jantung gue 100 persen mau copot. HAHAHAHAHA. abisnya eric ganteng sih. wtf!?

Nah, ngomongin diskusinya Kira. Mungkin gue seberpendapatan ama bleki. Mungkin mereka yang cukup Besar untuk dikenal kali, dan temen gue bilang, case nya si rebvoDKa emang banyak puzzles nya, mungkin itu yang bikin seru. sampe sekarang penasaran ama girlfriend mereka berdua. WOW, kira. gue baru tau ada yang amish2 ini! seru kayaknya, tapi gue takut riset. hihi, sometimes kalo gue udah gede. hihihi. hemm. Mungkin, Amish ga besar karena mereka mormon dan sangat kristen sekali. Maksud gue, di belahan dunia juga kristennya kristen ktp doang kan? Ada juga yang kristen tapi atheist. mungkin, itu ga menarik kali. dan kurang seru. Laen ama columbine.

Di high school gitu, terus 2 orang itu salah satunya ada yang ganteng (lagi-lagi), dan mungkin emang hidup tuh anak berdua penuh misteri? APALAGI ERIC, yang soooo deepppp. yang gak kebayang anak yang di "luar"nya seperti itu, bisa berubah kayak gini kan? Gue bilang keren kenapa ya... ya, yang kayak di ates. entah knapa gue bilang keren gue juga gak tau. tapi, yang pasti banyak puzzle nya. dan asik aja, gue tertarik ama psikopat gini. beda dari manusia-manusia yang laennya. hihii. plus, sifat eric dan dylan mungkin gue slip-slip in di novel gue. suatu saat. NOVEL SUATU SAAT. amenn.

huff, parah ini gue. bener-bener ngoceh sampah. hihihihi.
Quote Post Goto Top
 
namasayaSARI
Member Avatar

sial udah nulis panjang2, eh ilang sebelom dikopi, jadi males nulis lagi dah

Berhubung mood gw telah dihancurkan koneksi abal dan laptop dudul ini, jadi gue akan menulis dengan cepat tanpa dipikir sepuluh kali lagi seperti jika ingin repping, jadi maafkan jika terasa agak aneh.

Oke. Columbine. Where to start, people? Menjawab, sekaligus bertanya pada sang TS aja dulu ya, "Kenapa Columbine? Kenapa gak Amish-blablablabla, dsb?" ya kalau yang lain mau ngebahas Amish, kenapa tidak menyebarkannya juga saja seperti "mereka" (Bleki dan Yesa lho ya, gue nggak ikut-ikutan *dicekek*) menyebarkan Columbine? Kalaupun ternyata dulu yang terdengar gaungnya adalah Amish bukan Columbine, mungkin pertanyaan senada akan muncul, tapi beda subjek, ya?

Kalau jawaban dari gue sih simpel aja. "Karena gue taunya itu."

...Selesai? Belum.

Pertama mendengar soal Columbine, itu semua adalah ulah Nyonya DaunBuluk alias Bleki yang meracuni gue. Heeeheee. Awalnya gue cuma notice sama Elephant, sebuah film based on Columbine yang pernah disinggung di novel favorit gue. Jadi gue duluan tahu soal Elephant daripada the tragedy that inspired it. Sampai suatu ketika gue ngebaca ulang itu novel dan lagi penasaran soal Elephant, tau-tau stat Bleki memajang kata berbau Elephant, jadi gue sapa dong ya. Dan akhirnya dia bagi2 link buat ngedonlot Elephant. Horeee, gue bisa nontooon... dan syalalala, si Bleki bagi2 link lain, kali ini soal Columbine. Katanya itu yang nginspirasi Elephant. Yaudah gue browsing dah tuh link yang dia kasih. Itung-itung bacaan sambil nunggu Elephant selesai didonlot. Dan ternyata donlotan video versi-yang-udah-dicut Zero Hour [episode rekonstruksi ulang Columbine Massacre oleh Discovery Channel] lebih dulu selesai daripada Elephantnya. Yaudah gue tonton duluan deh tuh ZH. Ohemji. Gue speechless. Antara takut sekaligus tertarik nyampur jadi satu. Takut? Wajar. Tertarik? Nah ini baru...

Pertama-tama tertarik soal Columbine, adalah iseng doang berhubung ternyata itu topik seru buat diobrolin seharian sama Bleki. Seiring kita saling tukar pikiran soal tragedi ini, Mozilla terus berjalan---layaknya pelayan yang patuh pada perintah majikannya untuk terus mencari setiap source tentang Columbine. Alhasil dari semua penemuan itu, kita saling berbagi link dan video. Awalnya, yea, gue cuma iseng. Lalu obrolan yang tadinya hanya membahas rentetan kejadian Colu, merembes menjadi membahas tentang dua pelakunya. Semua jurnal, chatlog, tulisan, artikel, whateva you name it, yang membahas psikologi E dan D [Eric dan Dylan, for short], kami lalap habis. Terutama banget sih jurnal E dan D sendiri, yang isinya lumayan nakutin tapi nyimpan banyak puzzle yang bikin gw takjub. Hello.... how deep two young teenagers' journals can be?

Yeah, deep enough to kill 12 schoolmates, 1 teacher, and wound 23 more.

Dari sini gue mulai asyik ngulik kesana kemari, dari mulai nyelidikin "kenapa sih mereka nembakin...", lalu ke "kayak apa sih dua makhluk ini?", sampai ke "racun apa aja yang ada di otak mereka selama mereka hidup, sampai bisa ngelakuin hal begini?". Truly amazed me, bahwa dua remaja ini ternyata memiliki pikiran dalam, serba anomali, psikopat, dan hal-hal aneh lainnya, tapi bisa menutupinya dengan sangat smooth sampai ke datangnya D-day---20 April 1999 dimana kejadian nahas itu terjadi. Teka-teki mulai datang dari sumber-sumber lain, orang-orang di sekelilingnya, dan kenapa mereka melepaskan beberapa nyawa begitu saja. Ada hidden meaningnya atau nggak, dsb. Uh, entah kenapa gw excited banget ngikutin jejak jalan pikiran dua orang psikopat yang pernah hidup. Apalagi ngobrolin ini sama dua psikopat lainnya *tunjuk Bleki feat. Yesa* yang bikin gue makin seru aja ngedalemin E dan D. Oh yah, belakangan ini gue juga mulai fangirling sama tampang ganteng E, dan pemeran-pemeran mereka dalam tiap-tiap film yang based on Colu.

Intinya sih, fanatisme akan Colu ini, kalau bagi gue, berawal dari 'ketidaksengajaan' menemukan betapa menariknya jalan pikiran dua orang mass-killers dan teka-teki lainnya soal mereka. Apalagi melihat kenyataan mereka berdua seumur gue waktu itu, meski kejadiannya udah 10 tahun lewat 9 hari yang lalu. Dan bisa jadi ada another E and D yang hidup di sekitar gue---OH YA, emang ada. Someone that shook the whole department, last term. So many living E and D, dan gue belom tahu siapa-siapa aja mereka, karena diluar biasanya mereka as smooth as E and D dalam hal menutupi pikiran-pikirannya. E dan D pernah dianggap simbol rebellion [Jeeeyya Rebs!] dalam kasus ekstrim. DIDUKUNG E DAN D EMANG GANTENG =)) =))

Bukti Colu emang better well-known than others bisa dilihat dari lebih banyaknya film, cerita, dan buku yang based on Colu. Hurray, jadi yang nganggep Colu interesting luar-dalem untuk dipecahkan nggak cuma BleSa [Bleki-Yesa. Again, gue nggak mau ngaku, heeeheee]. Kurang bukti? Hmm, FYI, ViTech Massacre itu pelakunya terinspirasi oleh Colu, lho. See? Kenapa Colu jadi se-hot itu, emang terbukti.

Another reasons alias alasan di balik "Why Columbine?" lainnya nggak bisa dijelaskan disini =)) Ah. Judgment Day... *sikut Bleki* oh-damn. Kelihatannya gue keracunan CGOD banget? [Columbine Gigantic Obsessive Disorder---founded by Drs. Bleki] Emang sih. Tapi nggak sampai kayak Yesa sih, jadi no probs. :-" *digetok Yesa*

Menurut gue, akan ada waktunya Colu issues ini menyurut sendiri dan akhirnya betul-betul reda [soon, I guess]. Mungkin saat itu, baru gue akan riset ke hal-hal lain. Amish, maybe? Atau ViTech Massacre? atau UNPAR Massacre? Kalau beneran terjadi, gue udah tau siapa pelakunya, kok. *tunjuk Kuso* Yeah ga harus massacre sih, tapi kan topik hotnya sekarang lagi itu, dan risetnya lagi tekun kesitu :-" SABAR aja sih. Kalau gerah dan bosen dengerin Colu, ya udah, sok atuh sebar berita lainnya, kali aja kita bisa nebeng ngerumpi. Atau malah jadi Hot Issue of The Month. Ya tah?

Oh iya, gue jadi beneran tertarik soal Amish, nih. BRB, googling. *ditimpuk*
TADI KATANYA MALES NULIS ULANG, kok tetep aja panjang =))
Edited by namasayaSARI, Apr 29 2009, 12:45 PM.
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
MenungguJandamu
Member Avatar
LMAO ZEDONG
Sa-saya memang bertanggung jawab atas kejadian tragis Yesa. Kini untuk selamanya sodara kembar *hoek* saya mentalitasnya jadi jauh lebih terganggu. Maafkan saya. *ketok meja*

Oke karena gw adalah seorang orator goblok, gw ganti lagi deh maksud saya; KENAPA YANG DIBESAR-BESARIN ITU "COLUMBINE"-NYA, BUKAN "HIGH SCHOOL MASSACRE"NYA SENDIRI? *sori caps, tapi kesannya dramatis, ditabok* Kenapa yang dibesar-besarin itu Chris Brown ngegebukin Rihanna, bukan datecrime-nya sendiri?

Gitchu. <3

Quote:
 
Hello.... how deep two young teenagers' journals can be?

Yeah, deep enough to kill 12 schoolmates, 1 teacher, and wound 23 more.


On the contrary, IMO it's pretty shallow.

Kalau seseorang bisa ngebunuh 13 orang secara random, berarti dia gila. Shallow minded. Dia ngebunuh bukan atas basis apa-apa yang jelas. Dan tentu saja, unlike apa yang lagu Cassie bilang, kalaupun Cassie jawab 'no', kemungkinan ia tidak ditembak adalah 1%. Eric itu homicidal, he doesn't need a reason to kill people.


But this is not a columbine high school shooting topic. So yeah :3
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
1 user reading this topic (1 Guest and 0 Anonymous)
« Previous Topic · General Talk · Next Topic »
Add Reply

Theme created by Lokyr of the ZetaBoard Theme Zone.