| Daily News | ||
|---|---|---|
Toshi Haku Opreg 07 April - 14 April |
(c) to the rightful owner
| |
| Toshi Haku Board | ||
|---|---|---|
| Selamat datang di Toshi Haku. Toshi Haku adalah forum roleplay berbasis kehidupan sehari-hari di sebuah negara kota fiksi di kawasan Asia Timur. Buat dan daftarkan karakter kalian di sini dan jadilah bagian dari warga Toshi Haku. Jangan lupa baca peraturan dan cara bermain di sini terlebih dahulu. Salam, Crux corvus |
| Reinhart Rome | |
|---|---|
| Tweet Topic Started: Mar 2 2016, 01:55 PM (42 Views) | |
| Reinhart Rome | Mar 2 2016, 01:55 PM Post #1 |
|
CITIZEN Nama: Reinhart Rome, a.k.a Rein Nama keluarga: Rome Tempat & Tanggal lahir: London, 29 Februari 1992 Umur: 24 tahun Gender: Laki-laki Kewarganegaraan: Inggris dan Toshi Haku Pekerjaan: musisi, model Deskripsi karakter: Keturunan Inggris-Toshi Haku. Rambut lurus hitam kecokelatan dengan bola mata cokelat hazel. Kulit putih kemerahan. Tubuh tinggi langsing proporsional. Suka mengenakan pakaian yang pas di tubuh. Kegemarannya adalah leather pant, boot dan kemeja/t-shirt junkies. Suka mengenakan aksesoris. Kegemaran: musik, novel, film psikologi dan drama, museum, urban legend, superstitious, persaingan dan seks. Paling tidak suka dengan loser. Belajar musik sejak kecil. Tinggi/Berat: 179 cm / 66 kg Sifat: Kelebihan : Ambisius, pekerja keras, memiliki insting yang bagus, perfeksionis dan detail, cool, agak manipulatif, mastermind, bisa mengandalkan segala macam cara untuk mencapai keinginan Kelemahan : egois, benci kalah, kadang berpikiran kekanakkan, empati kecil, cenderung angkuh Status/orientasi: Single / cenderung gay Visualisasi: Nexi Kind Link menuju galeri/website visualisasi: Galeri Latar belakang singkat: Lahir dari ayah kebangsaan Inggris dan ibu kebangsaan Toshi Haku. Lahir di London lalu pindah ke Toshi Haku mengikuti ibunya setelah kedua orang tuanya bercerai. Mempunyai seorang kakak perempuan dan dua orang adik tiri hasil pernikahan ayahnya dengan istri yang baru. Belajar piano dari umur dua tahun di bawah bimbingan sang ibu. Memelajari biola ketika berumur 6 tahun dan sudah membuat komposisi lagunya sendiri sejak masih kecil. Nexi memenangkan banyak kompetisi musik klasik sejak kecil (baik untuk piano maupun biola) sebelum kemudian tertarik dengan music elektronik dan rock alternative. Bergabung dengan sebuah band sebagai keyboardis dan vocal ketika berusia 11 tahun, lalu membentuk bandnya sendiri ketika duduk di bangku Junior High School. Debut pertamanya di dunia musik adalah sebuah fenomenal album yang dia rilis bersama bandnya saat dia berusia 14 tahun dengan judul “Reinnism”. RP Regis: Timeline : Rein’s appartement, Senin 29 Februari 2016 Keluhan tertahan keluar dari mulut saat dia akhirnya lepas. Tubuh lembab oleh keringat itu mengejang sejenak, mereguk kenikmatan tertinggi yang bisa dirasa oleh hasrat primitif manusia selama beberapa saat. Dia memejamkan mata, menikmati setiap ujung syarafnya seolah meledak, menciptakan gambaran-gambaran absurd yang menakjubkan. Seperti sistem yang kembali disetel ulang, dia bisa merasakan sel-sel otaknya bekerja jauh lebih baik. Pikirannya sebening Kristal. Dia bahkan bisa melihat kilasan jawaban dan ide yang sejak tadi seperti terkunci dalam kotak hitam. Dia tahu benar, kini dirinya dalam kondisi terbaik untuk berpikir. Oh, betapa dia mencintai moment ini… Pandangannya beralih kepada partner yang kelihatan telah menyusul dirinya. Dia bisa merasakan rasa hangat itu membanjiri bagian bawah tubuhnya disusul berat tubuh yang tiba-tiba menekan tanpa permisi. Untuk sejenak mereka terdiam, berpelukan polos seperti bayi. Ini bukan kali pertama bagi mereka. Dia sudah mengenal laki-laki ini sejak kecil. Dalam dunianya yang serba absurd, kadang dibutuhkan sebuah konektor dengan masa lalu yang bisa membuatnya tetap waras dan menginjak bumi. Telinganya menangkap alunan musik Psychedelic yang belum sempat dia matikan sejak tadi. Pandangannya bergulir ke meja dimana terdapat beberapa botol bir dan anggur serta sisa-sisa makanan pesta pribadi semalam. Oh, ya, dia sekarang sudah genap 24 tahun. ”Hei, apa aku sudah mengucapkan selamat ulang tahun secara khusus padamu?” Dia terkekeh kecil. Nada lembut temannya terdengar menggelikan di telinga. “Kau ingin aku memutuskan pertemanan kita?” tanyanya ringan. “Suaramu kedengaran menjijikkan,” lanjutnya seraya mendorong bahu temannya supaya menjauh. “Minggir. Kau berat.” Kali ini dia benar-benar mendorong tanpa ragu, membiarkan tubuh temannya itu berguling menjauh dari atas tubuhnya ke luar Kasur. Dia mengangkat tubuhnya sedikit, mengabaikan rasa kebas dan keluhan tertahan dari temannya yang barusan mencium lantai. Jemarinya bergerak cepat meraih rokok dan pematik. Tidak berapa lama dia sudah bersandar nyaman pada setumpuk bantal sambil menikmati sebatang rokok yang menyala. Dalam pikirannya kini mulai terbentuk untaian melodi baru tentang seorang teman yang menyedihkan. ”Kenapa kau selalu begitu?”[/i] Pandangannya kembali bergulir dengan malas. Temannya kini sudah beranjak berdiri dan berpakaian. ”Kau jelas-jelas menikmati setiap kali kita berhubungan. Apa itu tidak ada artinya bagimu?” “Kau lupa?” balasnya tenang seraya meraih segelas anggur yang masih terisi separuh. “Dulu kita suka sekali bermain bersama dan aku sangat menikmatinya.” Senyumnya mengembang samar saat dia kembali memandang temannya. “Itu juga yang kurasakan sekarang.” Jadi, berhentilah bermimpi. |
![]() |
|
| Crux Corvus | Mar 6 2016, 03:34 AM Post #2 |
![]()
Kepala Negara
|
Approved |
![]() |
|
| 1 user reading this topic (1 Guest and 0 Anonymous) | |
| « Previous Topic · Approved registration · Next Topic » |


(c) to the rightful owner




7:34 AM Jul 11