| Daily News | ||
|---|---|---|
Toshi Haku Opreg 07 April - 14 April |
(c) to the rightful owner
| |
| Toshi Haku Board | ||
|---|---|---|
| Selamat datang di Toshi Haku. Toshi Haku adalah forum roleplay berbasis kehidupan sehari-hari di sebuah negara kota fiksi di kawasan Asia Timur. Buat dan daftarkan karakter kalian di sini dan jadilah bagian dari warga Toshi Haku. Jangan lupa baca peraturan dan cara bermain di sini terlebih dahulu. Salam, Crux corvus |
| Nisshino Kawai | |
|---|---|
| Tweet Topic Started: Feb 13 2016, 05:39 PM (53 Views) | |
| Nisshino Kawai | Feb 13 2016, 05:39 PM Post #1 |
|
MAHASISWA/PELAJAR SMA (pilih salah satu) Nama: Nisshino Kawai Nama keluarga: Kawai Tempat & Tanggal lahir: Toshi Haku, 16 Januari 1999 Umur: 17 y.o Gender: Male Kewarganegaraan: Toshi Haku Jurusan/Kelas: Kelas 2 Senior High School Deskripsi karakter:
Tinggi/Berat: 172 cm / 58 kg Sifat:
Kekurangan : Bicaranya blak-blakan apa adanya jadi tanpa sadar sering menyakitkan hati, kalau sudah kesal dan marah sulit dibujuk, harga dirinya terlalu tinggi Status/orientasi: single Visualisasi: Boo Seung Gwan (Seunggwan/Seungkwan - SEVENTEEN) Link menuju galeri/website visualisasi: Seunggwan's Profile Latar belakang singkat: Merupakan anak bungsu dari lima bersaudara yang semuanya laki-laki. Keluarganya biasa saja, bisa dibilang bukan dari kalangan keluarga berada. Karena hidup di antara saudara laki-laki, maka diharapkan dirinya pun bisa menjadi seorang laki-laki sejati. Tapi karena sejak kecil diperlakukan seperti anak perempuan oleh ibunya, seperti sering dipakaikan pakaian perempuan, didandanin seperti anak perempuan dan dibelikan mainan-mainan perempuan, sampai sekarang jadi gemar dengan pernak-pernik perempuan. Kegemarannya ini dirahasiakan dari keluarganya, karena kalau kakak-kakaknya tahu, dia tidak hanya akan dibully habis-habisan, tapi juga barang-barang itu akan diambil darinya dan dibuang. Pernah terjadi satu kali soalnya. Dan saat itu, hidupnya benar-benar terasa hancur dan hampa. Satu-satunya yang mengetahui kegemarannya ini hanyalah sahabat baiknya yang sudah dia kenal dari SMP. Meskipun menggemari pernak-pernik anak perempuan, bukan berarti dia memiliki orientasi seksual yang menyimpang. Dia masih senang dengan anak perempuan, hanya saja belum ingin menjalin hubungan serius, karena pernah pacaran dua kali dan menganggap pacaran adalah aktivitas yang sangat merepotkan. Jadi lebih baik menjomblo sampai dia sudah cukup dewasa untuk menjalin hubungan dengan wanita. RP Regis: next post |
![]() |
|
| Nisshino Kawai | Feb 14 2016, 04:36 PM Post #2 |
|
PELAJAR SMA Nama: Nisshino Kawai Nama keluarga: Kawai Tempat & Tanggal lahir: Toshi Haku, 16 Januari 1999 Umur: 17 y.o Gender: Male Kewarganegaraan: Toshi Haku Jurusan/Kelas: Kelas 2 Senior High School Deskripsi karakter:
Tinggi/Berat: 172 cm / 58 kg Sifat:
Kelebihan : Setia kawannya tinggi, tidak segan-segan jika memberikan pertolongan, teman diskusi yang menyenangkan Kekurangan : Bicaranya blak-blakan apa adanya jadi tanpa sadar sering menyakitkan hati, kalau sudah kesal dan marah sulit dibujuk, harga dirinya terlalu tinggi Status/orientasi: single Visualisasi: Boo Seung Gwan (Seunggwan/Seungkwan - SEVENTEEN) Link menuju galeri/website visualisasi: Seunggwan's Profile Latar belakang singkat: Merupakan anak bungsu dari lima bersaudara yang semuanya laki-laki. Keluarganya biasa saja, bisa dibilang bukan dari kalangan keluarga berada. Karena hidup di antara saudara laki-laki, maka diharapkan dirinya pun bisa menjadi seorang laki-laki sejati. Tapi karena sejak kecil diperlakukan seperti anak perempuan oleh ibunya, seperti sering dipakaikan pakaian perempuan, didandanin seperti anak perempuan dan dibelikan mainan-mainan perempuan, sampai sekarang jadi gemar dengan pernak-pernik perempuan. Kegemarannya ini dirahasiakan dari keluarganya, karena kalau kakak-kakaknya tahu, dia tidak hanya akan dibully habis-habisan, tapi juga barang-barang itu akan diambil darinya dan dibuang. Pernah terjadi satu kali soalnya. Dan saat itu, hidupnya benar-benar terasa hancur dan hampa. Satu-satunya yang mengetahui kegemarannya ini hanyalah sahabat baiknya yang sudah dia kenal dari SMP. Meskipun menggemari pernak-pernik anak perempuan, bukan berarti dia memiliki orientasi seksual yang menyimpang. Dia masih senang dengan anak perempuan, hanya saja belum ingin menjalin hubungan serius, karena pernah pacaran dua kali dan menganggap pacaran adalah aktivitas yang sangat merepotkan. Jadi lebih baik menjomblo sampai dia sudah cukup dewasa untuk menjalin hubungan dengan wanita. RP Regis: next post edited sedikit di bagian sifat |
![]() |
|
| Nisshino Kawai | Feb 14 2016, 05:37 PM Post #3 |
|
"Ibuku sedang tidak ada di rumah." Memberitahu Hideo sambil mengambil kunci rumah yang selalu ibunya letakan di bawah pot tanaman kecil di dekat pintu. Setiap pergi meninggalkan rumah, ibunya selalu meletakan kunci di tempat yang sama agar penghuni rumah mudah menemukannya. Ibunya juga tidak pernah lupa memberitahu lewat sms, sehingga tidak ada yang perlu mempertanyakan kemana ibunya pergi. Dia lantas membuka pintu dan mengajak Hideo masuk. Kalau dia yang menemukan kuncinya duluan, itu artinya ayahnya dan Yuzuki belum pulang. Sama sekali tidak ada orang di rumah. Rumahnya ini memang hanya dihuni oleh empat orang, yaitu ayahnya, ibunya dan seorang kakak laki-laki yang masih kuliah. Tadinya rumah yang tidak bisa dibilang besar ini dihuni oleh tujuh orang. Lalu satu per satu kakak laki-lakinya meninggalkan rumah dan hidup terpisah. Kakak pertama dan kakak keduanya sudah berkeluarga dan punya rumah sendiri, sementara Isuzu sejak bekerja sebagai sekretaris di perusahaan besar, memutuskan untuk tinggal di apartemen. Dan rumah ini pun jadi semakin lengang hanya dengan empat orang penghuni. Sementara dia memang sering mengundang sahabat baiknya main ke rumah sepulang sekolah. Itupun kalau Hideo sedang tidak ada latihan futsal. Mereka sudah bersahabat sejak di bangku SMP dan terus berlanjut hingga ke bangku SMA. Shino bahkan bela-belain untuk tidak masuk ke sekolah negeri karena ingin satu sekolah dengan Hideo yang bersekolah di sekolah swasta khusus laki-laki. Awalnya keinginannya itu ditentang karena biaya di sekolah swasta cukup mahal, sementara keluarganya bukan termasuk dalam golongan keluarga berada. Sementara Hideo yang juga berasal dari keluarga miskin bisa masuk ke sekolah swasta karena mendapat beasiswa dari jalur bakat dan kemampuan sebagai atlet futsal. Sedangkan dirinya, jelas masuk dengan biaya sendiri. Beruntung kakak ketiganya, Isuzu Kawai yang mendapat pekerjaan di perusahaan besar bersedia membiayai biaya sekolahnya sehingga keinginannya masuk ke sekolah swasta pun terpenuhi. "Duduklah. Kita lihat apakah ada yang bisa kita makan atau tidak." Mengajak Hideo ke ruang makan dan membuka lemari es. Biasanya ibunya membuat camilan, tapi sepertinya hari ini tidak ada apa-apa. Bahkan buah-buahan pun tidak ada. Shino menghela nafas. "Sepertinya kita kurang beruntung hari ini." keluhnya sambil menutup kembali pintu lemari es. "Tidak apa-apa. Aku juga tidak lapar." "Kau tidak lapar, tapi aku lapar." sahutnya sambil menuangkan air putih ke dalam gelas. "Nih, minumlah." Memberikan gelas itu kepada sahabatnya, lalu menuangkan air untuk dirinya sendiri sebelum duduk di hadapan Hideo. Dia lalu membuka ranselnya. "Kita lihat apa yang kita dapatkan hari ini." Shino merogoh ransel dan mengeluarkan kantong plastik kecil yang di dalamnya ada beberapa aksesoris wanita. Jepit rambut lucu, gelang manik-manik dan kacamata bentuk mata kucing. Matanya berkilat-kilat senang memandangi benda-benda imut itu, lalu mengenakannya. Sementara Hideo geleng-geleng kepala melihat kelakuan sobatnya. "Mau sampai kapan kau membeli barang-barang tidak penting seperti itu? Lebih baik uang sakumu kau belikan makanan. Lagipula kau kan sudah punya banyak. Kenapa mesti beli lagi?" Issh..., merengut menanggapi kalimat protes Hideo. "Soalnya aku tidak tahan melihat bentuknya. Lagian ini kan model terbaru, aku jelas belum punya." katanya sambil memakai kacamata bentuk mata kucing dengan frame yang bisa menyala, sementara jepit rambut dan gelang juga sudah terpasang di tempatnya masing-masing. "Bagaimana? Manis kan? Lucu kan? Imut kan?" ujarnya sok imut sambil menopang dagu dengan dua telapak tangan. "Aku pulaaaang..." "Oh! Yuzuki pulang!" Sentaknya kaget yang langsung beranjak dari duduk sambil memberesi barang-barangnya dengan cepat dan mengajak Hideo untuk buru-buru masuk ke kamar. Sementara Hideo hanya bisa menurut dan segera mengikuti Shino. Keduanya berhasil masuk ke dalam kamar tepat saat Yuzuki melangkahkan kaki ke ruang makan. Fiuuuh..., nyaris saja dia ketahuan dengan segala atribut imut ini. ---- |
![]() |
|
| Crux Corvus | Mar 6 2016, 03:30 AM Post #4 |
![]()
Kepala Negara
|
Approved |
![]() |
|
| 1 user reading this topic (1 Guest and 0 Anonymous) | |
|
|
| « Previous Topic · Approved registration · Next Topic » |


(c) to the rightful owner




7:34 AM Jul 11