| Daily News | ||
|---|---|---|
Toshi Haku Opreg 07 April - 14 April |
(c) to the rightful owner
| |
| Toshi Haku Board | ||
|---|---|---|
| Selamat datang di Toshi Haku. Toshi Haku adalah forum roleplay berbasis kehidupan sehari-hari di sebuah negara kota fiksi di kawasan Asia Timur. Buat dan daftarkan karakter kalian di sini dan jadilah bagian dari warga Toshi Haku. Jangan lupa baca peraturan dan cara bermain di sini terlebih dahulu. Salam, Crux corvus |
| Munsu Jung | |
|---|---|
| Tweet Topic Started: Dec 17 2015, 03:25 AM (20 Views) | |
| Munsu Jung | Dec 17 2015, 03:25 AM Post #1 |
|
MAHASISWA Nama: Munsu Jung Nama keluarga: Jung Tempat & Tanggal lahir: Seoul, 1 Maret 1995 Umur: 20 tahun Gender: Pria Kewarganegaraan: Toshi Haku Jurusan/Kelas: Jurusan Seni/Tingkat 3 Deskripsi karakter: Penampilan (fisik) Mongoloid asli. Mata bulat. Bibir cukup tebal, yang menurut kesaksian kakak sulungnya sebagai akibat kena sungut tawon saat masih SD dulu (ntah benar atau tidak). Rambut pendek dengan poni yang (kadang) suka dipelihara. Punya fisik (penampilan) paling oke dari 3 bersaudara, tapi juga sekaligus fisik (kesehatan) yang paling lemah. Have a gorgeous smile, yang sayangnya juga bisa terlihat bodoh juga efeknya. Penampilan (fashion) Suka pakaian kasual santai dengan tema sporty. Tidak terlalu suka pakaian ketat atau ngepas di badan walau tahu badannya oke. Lebih suka pakaian loose fitting dan kaus tanpa lengan (jika sedang musim panas) Hobby Taekwondo, berenang, ngegym (terutama untuk memelihara bentuk abs-nya), koleksi aksesori, koleksi parfum, koleksi obat-obatan (bukan suka, tapi kebiasaan karena mudah sakit) Suka Tidur, makan, selfie, olahraga (tapi bukan yang jenis olahraga tim seperti sepak bola dkk) Tidak suka Sakit, angin dingin (karena 77,77% pasti akan membuatnya masuk angin), debu (karena bikin alergi), begadang Hal khusus Mudah masuk angin dan flu, tapi tetap ga kapok pamerin abs-nya kalau sempat. Nafsu makan besar, tapi tidak bikin gemuk (untungnya) Tinggi/Berat: 178/69 Sifat: Ramah dan full of smile. Cenderung tampak flirtatious, terlebih pada orang-orang yang menurutnya manis. Sadar dirinya tampan, jadi tidak mempunyai alasan untuk menjaga imejnya karena...ya itu, sadar dirinya toh akan tetap tampan juga. Tipikal ekstrovert yang tidak egois, tapi sangat peduli dengan lingkungan sekitarnya. Kalau ada nenek yang butuh diseberangkan jalan, Munsu akan menjadi salah satu volunternya. Aslinya pintar, walau sayang jarang muncul ke permukaan. Yang bersangkutan sendiri juga lebih menyukai tingkah bego daripada harus terlihat pintar. Alhasil, orang-orang di sekitarnya percaya bahwa Munsu ini makhluk bego. Kelebihan always positive thinking, percaya diri, ringan tangan (bukan untuk main pukul ya) Kekurangan susah serius, agak ceroboh, cenderung pelupa Status/orientasi: single Visualisasi: Shin Hoseok (Wonho - MONSTA X) Link menuju galeri/website visualisasi: http://monstaxwh.com/ Latar belakang singkat: Merupakan anak kedua dari tiga bersaudara Jung. Munsu asli berasal dari Korea Selatan sebelum akhirnya pindah ke Toshi Haku atas bujuk rayuan RP Regis: (berisi cuplikan cerita pendek sebelum kamu datang ke Toshi Haku bila karaktermu adalah pendatang atau cuplikan kisah kamu di Toshi Haku bila karakter kamu adalah warga asli) .next. |
![]() |
|
| Munsu Jung | Dec 17 2015, 06:53 AM Post #2 |
|
" AHAHAHAHAHAHA!!" Tawa itu terdengar membahana di dalam ruangan. Tawa yang didominasi oleh para kaum cantik alias wanita, sementara ia menjadi yang tercakep sendiri alias satu-satunya pria di sana. Kalau ditanya apakah seorang Munsu Jung tengah menghabiskan waktu istirahat siangnya untuk menggoda para sesama trainee lawan jenis di agensi, tentu saja itu anggapan yang salah. Keberadaannya di sini tidak lebih, tidak kurang, hanya untuk membantu menghabiskan bekal para gadis yang berjumlahkan 7 orang saat ini. Ini adalah salah satu bantuan kecil yang diberikannya kepada mereka. Berawal dari 2 gadis saja, hingga akhirnya ketujuh-tujuhnya meminta pertolongan darinya. Munsu senang-senang saja bisa membantu mereka. Maklum, perut kotak-kotaknya yang rapuh ini memang perlu asupan lebih banyak hanya agar dia tidak masuk angin akibat telat makan sebentar saja. Padahal, selain bantuan makanan dari para gadis ini, ia juga selalu diantarkan asupan makanan tambahan dari Mosu, kakaknya. Munsu tidak mengerti, kenapa para gadis ini tidak mau menghabiskan bekalnya sendiri. Yah, dia mengerti sih, soal menjaga bentuk tubuh tetap pada standar ideal. Standar yang, kalau boleh jujur, adalah standar bodi batang korek api sebenarnya. Tapi untuk berkomentar seperti ini pun rasanya tidak pantas. Apalagi jika itu malah membuatnya kehilangan kesempatan mendapat bekal (sisa) gratisan. " Hei, Choa, kau harus habiskan ini. Aku tidak melihatmu menyuap sesendok nasi ke mulutmu tadi. Pengen tetap kurus sih boleh. Tapi kalau akhirnya sakit juga percuma kan," Munsu mendorong kembali kotak bekal ke-6 yang baru saja disodorkan padanya. Dia bisa melihat wajah si gadis yang sedikit enggan, tapi tenang, dengan sedikit senyuman dan bujukan darinya, " ayo, demi oppa~?"--hal itu bukanlah hal yang susah. Munsu bisa melihat semburat merah pada pipi gadis itu sebelum yang bersangkutan mengambil kembali bekalnya untuk menyuap beberapa sendok nasi seperti yang dimintanya. Ia baru saja menggoda, tanyamu? Nonono, tentu saja tidak. Munsu murni melakukan ini untuk kebaikan si gadis. Bukan untuk menggaet pinggang yang bersangkutan dan mengajaknya kencan di akhir hari ini kok. Mulutnya sedang mengunyah daging dada ayam hambar ketika ponselnya bergetar. Munsu menarik ponselnya dari saku celananya, membaca cepat isinya sebelum kunyahan santainya berakselerasi agar si daging dalam mulutnya bisa cepat ditelan. " Sorry ladies, aku harus keluar dulu. Kalian bisa menghabiskan sisa makanannya kan? Bagi-bagi bertujuh, harusnya tidak berat kan," suara erang kecewa menyusul ucapannya. Tapi sekali lagi, satu senyuman dan sedikit aegyo kecil darinya membuat hal itu tidak mustahil. Para kaum cantik ini mau menerima tawarannya, terlebih ia menjanjikan akan membawa minuman dingin nanti untuk mereka saat ia kembali. Ah, memang senyuman itu salah satu cara ampuh untuk mengatasi masalah. " Kalau begitu, sampai nanti lagi ya," Munsu melambai-lambai ke arah mereka sebelum tubuhnya berbalik meninggalkan ruangan trainee para gadis. Langkahnya cepat setengah berlari, sambil membaca kembali isi pesan yang baru saja diterimanya tadi.
Amanah dari kakak sulungnya mana mungkin ditolaknya kan. |
![]() |
|
| Crux Corvus | Jan 6 2016, 06:29 AM Post #3 |
![]()
Kepala Negara
|
Approved |
![]() |
|
| 1 user reading this topic (1 Guest and 0 Anonymous) | |
![]() Join the millions that use us for their forum communities. Create your own forum today. Learn More · Sign-up Now |
|
| « Previous Topic · Approved registration · Next Topic » |


(c) to the rightful owner




7:34 AM Jul 11