|
Scarlett Knotts
|
|
Topic Started: Nov 20 2015, 08:51 PM (67 Views)
|
|
Scarlett Knotts
|
Nov 20 2015, 08:51 PM
Post #1
|
|
- Posts:
- 8
- Group:
- Unregist
- Member
- #3,515
- Joined:
- Nov 20, 2015
- Gender
- Female
- Umur
- 23 y.o
- Deskripsi
- Iris abu kecokelatan, rambut merah-kecokelatan sebatas punggung, lebih sering digerai, kulit putih pucat, bibir atas tipis dan bagian bawah cenderung tebal, hidung mancung, memiliki kantung mata.
- Status/orientasi
- Normal
- Bahasa (max.3)
- British
- Nama wali/orang tua
- -
- Kewarganegaraan
- ToshiHaku
- Pekerjaan
- Staff Penerbit (full-time)
- Kimu
- 350
|
CITIZEN
Nama: Scarlett Stockholm Knotts
Nama keluarga: Malcomn
Tempat & Tanggal lahir: 18 Agustus 1995
Umur: 20
Gender: Perempuan
Kewarganegaraan: Toshihaku
Pekerjaan: Freelance
Deskripsi karakter: Iris abu kecokelatan, rambut merah-kecokelatan sebatas punggung, lebih sering digerai, kulit putih pucat, bibir atas tipis dan bagian bawah cenderung tebal, hidung mancung, memiliki kantung mata sebab jarang tidur dan lebih sering keluar di malam hari, tingginya di atas rata-rata anak perempuan, bila didekati akan tercium wangi nikotin yang menyengat.
Tinggi/Berat: 170 cm/53 kg
Sifat: Tidak banyak bicara, keras kepala, bukan pribadi penyabar, kalau bicara tidak pernah disaring, mudah tersulut amarahnya, tapi di satu sisi mudah merasa depresi, namun sekarang menjadi lebih pendiam, mudah insecure dengan sekelilingnya.
Status/orientasi: single
Visualisasi: Olivia Emily@lookbook
Link menuju galeri/website visualisasi: http://www.oliviaemily.com/
Latar belakang singkat: Scarlett Knotts (bukan nama asli) adalah seorang gadis berusia 20 tahun yang baru saja menghirup udara segar dari sebuah panti Rehabilitas. Ia menderita trauma psikis akibat kematian pacar dan keluarganya. Scarlett pertama kali mengalami trauma saat mengalami kecelakaan yang menewaskan Gospel Stockholm saat usianya 17 tahun dan menjalani pengobatan depresi selama 6 bulan. Setelah kecelakaan tersebut, Scarlett menjadi lebih pendiam. Sikapnya berubah 180 derajat. Kehidupan pasca kematian Gospel tidak bertambah baik, memasuki usia 18 tahun keluarga Scarlett terutama sang ayah mengalamo collaps. Perusahaan yang dipimpin ayahnya terpaksa harus gulung tikar dan menjadikan ayahnya depresi sehingga tega menghabisi nyawa keluarganya. Saat itu Scarlett yang baru pulang kuliah mendapati tubuh ibu dan adik-adiknya terbujur kaku di ruang tengah dan dapur sedangkan ayahnya ditemukan bunuh diri di taman belakang rumahnya. Sejak saat itu Scarlett kembali guncangan kedua dan ditemukan oleh tetangganya tengah mencoba melakukan bunuh diri dengan menenggak obat anti-depresan secara berlebihan. Oleh tetangganya Scarlett dibawa ke rumah sakit dan kasus keluarganya diusut. Selama 2 tahun ia berada dalam panti rehabilitas untuk memulihkan kembali psikologisnya dan dinyatakan sudah bisa bebas saat usianya mencapai 20 tahun dengan syarat rutin melakukan kontrol kepada dokter yang telah ditentukan. Kemudian ia meminta kepada pihak yang berwenang untuk mengganti namanya dari Scarlett Lluwana Malcomn menjadi Scarlett Stockholm Knotts dan saat ini ia memilih tinggal seorang diri di sebuah apartemen.
RP Regis: “All is well.”
“But someday you’ll meet the death and no one can avoid that, include you.”
Kata-kata itu seakan menandakan bahu yang kokoh untuk menundukkan kepala dan mengheningkan cipta. Julius setiap tahun memberikan wacana tentang perjuangannya menjaga agar para budaknya tidak kehilangan nyawa, Birmingham hanya akan tersenyum menanggapi ocehannya yang kelewat kalap. Tetapi rambutnya yang tersisir rapi dan lekukan jas flannel yang dibelinya dari macam pasar gelap di sudut distrik sudah menjelaskan betapa rapuh bapak dengan empat orang anak perempuan ini. Barangkali akan menambah total dari keseluruhan keluarga Malcomn dengan akal sehatnya. Demikian sabda Scarlett ketika lengkung yang tercetak asimetris menanggapi lagu kebangsaan terngiang di telinganya.
Tapi pada kematian yang bisa menghampiri siapa saja, petuah yang waras kala ia berusaha menekan atensinya untuk tidak memasukkan harapan pada bola-bola kaca. Merenggut dan menangis bukan gaya Scarlett Malcomn. Julius, Julius harus tahu rasanya racun tikus dicampur dengan sirup anggur milik Greyson. Memabukkan sampai lupa kalau peti mati bisa sampai kapan saja di depan rumah.
Rambut merahnya berkilau diterpa cahaya matahari, ia bisa merasakan ada dua pasang mata yang menajam. Mematrinya dalam balutan kabut mendesak di sudut mata. Scarlett Malcomn membubuhi wajahnya dengan sangat pongah, dagunya tidak diturunkan demikian dengan atensi yang menyorot ke berbagai mata yang memandangnya. Si rambut merah mirip rubah itu akan selalu mendapatkan keberkahan melalui jalur yang tidak disangka.
Kematian.
Hanya menghitung waktu.
Terimakasih.
|
|
|
| |
|
Scarlett Knotts
|
Nov 23 2015, 04:48 PM
Post #2
|
|
- Posts:
- 8
- Group:
- Unregist
- Member
- #3,515
- Joined:
- Nov 20, 2015
- Gender
- Female
- Umur
- 23 y.o
- Deskripsi
- Iris abu kecokelatan, rambut merah-kecokelatan sebatas punggung, lebih sering digerai, kulit putih pucat, bibir atas tipis dan bagian bawah cenderung tebal, hidung mancung, memiliki kantung mata.
- Status/orientasi
- Normal
- Bahasa (max.3)
- British
- Nama wali/orang tua
- -
- Kewarganegaraan
- ToshiHaku
- Pekerjaan
- Staff Penerbit (full-time)
- Kimu
- 350
|
CITIZEN
Nama: Scarlett Stockholm Knotts
Nama keluarga: Malcomn
Tempat & Tanggal lahir: Birmingham, 18 Agustus 1995
Umur: 20 tahun
Gender: Perempuan
Kewarganegaraan: ToshiHaku
Pekerjaan: Freelance
Deskripsi karakter: Physically: Iris abu kecokelatan, rambut merah-kecokelatan sebatas punggung, lebih sering digerai, kulit putih pucat, bibir atas tipis dan bagian bawah cenderung tebal, hidung mancung, memiliki kantung mata sebab jarang tidur, tubuhnya cenderung kurus dengan tinggi like a models.
Personality:
- Blood B Type: pecinta kebebasan, tidak suka dengan kekangan, impresi pertamanya selalu judes dan galak, padahal tipikal murah senyum dan sedikit ramah, serampangan dalam segala hal, fleksibel, mudah membenci sesuatu tanpa alasan.
- Tipikal Leo: Nampak menonjol di antara kerumunan orang, berjalan layaknya seorang ratu, penuh percaya diri dan tidak menoleh ke mana-mana, percaya diri dengan apa yang dipilihnya untuk dipakai. Secara karakterisasi, sangat selektif mengenai orang yang berkenalan dengan dia, berpikiran terbuka, tetapi ia tidak akan membiarkan orang terlalu dekat dengannya, kalau marah dan bertingkah layaknya badai.
- Sanguin-Melankolis: Kepribadiannya sangat bertolak belakang, terutama dari segi berpikir karena pemikirannya bertolak belakang dengan aspek berpikir yang mempengaruhi tindakannya. Sifat introvert dan ekstrovert beradu dan menjadikan Scarlett sebagai pribadi yang paling emosional dari orang lainnya. Itu dikarenakan tubuhnya harus menampung watak turun naik sanguinis dengan trauma yang lebih mendalam dan lebih lama watak melankolis. Kedua kepribadian ini membuat Scarlett sulit dipahami dari segi emosional.
Riwayat Hidup Karakter:
- Memiliki luka menyilang permanen di bagian punggungnya (hasil tusukan ayahnya)
- Ketergantungan obat anti-depresan
- Tipikal suara Sopran, agak serak dengan vokal tengah.
- Mengalami trauma pasca kematian keluarga dan pacarnya, Gospel.
- Mengalami gangguan jiwa, depresi hebat dan menjadi pasien dipanti rehab selama 3 tahun.
Tinggi/Berat: 170 cm/ 55 kg
Sifat: Secara general, tidak banyak bicara, keras kepala, bukan pribadi penyabar, kalau bicara tidak pernah disaring, mudah tersulut amarahnya, tapi di satu sisi mudah merasa depresi, namun sekarang menjadi lebih pendiam, mudah insecure dengan sekelilingnya. Kelebihan: Meski kesannya angkuh dan tidak peduli tapi sebenarnya memiliki kepedulian yang tinggi, pendengar yang baik, memiliki keahlian beladiri. Kekurangan: Sulit beradaptasi, mudah depresi, ketergantungan obat anti-depresan.
Status/orientasi: single.
Visualisasi: Olivia Emily @lookbook
Link menuju galeri/website visualisasi: http://www.oliviaemily.com/
Latar belakang singkat: Scarlett Knotts (bukan nama asli) adalah seorang gadis berusia 20 tahun yang baru saja menghirup udara segar dari sebuah panti Rehabilitas. Ia menderita trauma psikis akibat kematian pacar dan keluarganya. Scarlett pertama kali mengalami trauma saat mengalami kecelakaan yang menewaskan Gospel Stockholm saat usianya 17 tahun dan menjalani pengobatan depresi selama 6 bulan. Setelah kecelakaan tersebut, Scarlett menjadi lebih pendiam. Sikapnya berubah 180 derajat. Kehidupan pasca kematian Gospel tidak bertambah baik, memasuki usia 18 tahun keluarga Scarlett terutama sang ayah mengalami collaps. Perusahaan yang dipimpin ayahnya terpaksa harus gulung tikar dan menjadikan ayahnya depresi sehingga tega menghabisi nyawa keluarganya. Saat itu Scarlett yang baru pulang kuliah mendapati tubuh ibu dan adik-adiknya terbujur kaku di ruang tengah dan dapur sedangkan ayahnya ditemukan di taman belakang tengah mengasah pisau dan berniat menghabisi nyawa Scarlett.
Sempat terlibat pertengkaran dengan sang ayah dan mendapat luka goresan menyilang di punggungnya (yang sekarang menjadi luka permanen). Scarlett mengalami pendarahan dan dilarikan kerumah sakit sementara ayahnya buron sampai saat ini. Sejak saat itu Scarlett kembali guncangan kedua. Selama 2 tahun ia berada dalam panti rehabilitas untuk memulihkan kembali psikologisnya dan dinyatakan sudah bisa bebas saat usianya mencapai 20 tahun dengan syarat rutin melakukan kontrol kepada dokter yang telah ditentukan. Kemudian ia meminta kepada pihak yang berwenang untuk mengganti namanya dari Scarlett Lluwana Malcomn menjadi Scarlett Stockholm Knotts (sebagai wujud dari perlindungan saksi dan dikirim ke ToshiHaku serta mengganti seluruh data-datanya berikut dengan data-data kewarganegaraan serta asal-usulnya) dan saat ini ia memilih tinggal seorang diri di sebuah apartemen.
RP Regis:
Disana aku pernah memelukmu, menahanmu agar tidak pergi, menabrak rasi-rasi yang menertawai kenangan yang kubenci. Selanjutnya matamu, adalah keindahan yang paling kubenci; sebab disana kau pernah menaruh banyak tanda tanya, yang hanya bisa aku jawab sendiri tentu dengan menerka-nerka. Seperti juga mendung waktu itu, yang ternyata tak pernah jadi hujan. Kau pernah bilang, tak perlu membedakan, selamat tinggal dan selamat datang; keduanya tersirat dalam lambaian tangan.
Sementara waktu mencampakkanku, kenangan mengukir sesuatu di luar garis takdir. Aku semakin mengerti;
Betapa payahnya aku tanpa kau.*
Langkahnya terhuyung, sejak pisau milik ayahnya menancap pada bagian punggungnya dan menyobek kulit pucatnya hingga likuid kental praktis membobol lapisan epidermisnya. Scarlett menyadari bila dirinya tidak akan bertahan lebih lama setelah ini, detak jantungnya semakin melambat, disusul dengan pandangannya yang mulai mengabur dan ia sudah cukup kesulitan untuk bernafas. Kedua kakinya terasa demikian kaku untuk digerakkan. Scarlett menunduk, kepalanya berdenyut hebat seperti ada yang menabuh genderang di dalamnya sementara ia terus menggeleng kuat-kuat agar terus bisa berjalan. Luka yang dibuat Julius, ayahnya—ternyata terlalu sempurna hingga gadis ini menginginkan kematian menjemputnya lebih cepat.
Punggungnya bergetar. Tenggorokannya kini terasa perih menjalar, sakit. Sekujur tubuhnya mulai ditikam nyeri dan ia memuntahkan darah sekali lagi. Kedua matanya mulai terpejam, mengabaikan Julius Malcomn yang mengoceh tidak karuan menggunakan kata-kata sampai di belakangnya. Ia hanya ingin tidur walau Gospel Stockholm memaki-makinya di alam baka, menyuruhnya untuk tetap hidup beberapa kali. Lorong-lorong rumahnya terasa begitu jauh untuk sampai pada muara pintu hingga pancaran sinar akibat terik matahari menghujam retinanya dan membiarkan si gadis mengejang kaku di badan jalan. Ia keluar dengan tubuh bersimbah darah dan praktis mengundang jerit histeris para tetangga yang kebetulan lewat, ia jatuh berdebam tepat ketika kegelapan menyergapnya.
*(c) Narasi bulan merah, Falen Pratama, Sapardi Djoko Damono via sastrapedia
|
|
|
| |
|
Scarlett Knotts
|
Dec 4 2015, 01:21 AM
Post #3
|
|
- Posts:
- 8
- Group:
- Unregist
- Member
- #3,515
- Joined:
- Nov 20, 2015
- Gender
- Female
- Umur
- 23 y.o
- Deskripsi
- Iris abu kecokelatan, rambut merah-kecokelatan sebatas punggung, lebih sering digerai, kulit putih pucat, bibir atas tipis dan bagian bawah cenderung tebal, hidung mancung, memiliki kantung mata.
- Status/orientasi
- Normal
- Bahasa (max.3)
- British
- Nama wali/orang tua
- -
- Kewarganegaraan
- ToshiHaku
- Pekerjaan
- Staff Penerbit (full-time)
- Kimu
- 350
|
- Scarlett Knotts
- Nov 23 2015, 04:48 PM
CITIZENNama: Scarlett Stockholm Knotts Nama keluarga: Malcomn Tempat & Tanggal lahir: Birmingham, 18 Agustus 1995 Umur: 20 tahun Gender: Perempuan Kewarganegaraan: ToshiHaku Pekerjaan: Freelance Deskripsi karakter: Physically: Iris abu kecokelatan, rambut merah-kecokelatan sebatas punggung, lebih sering digerai, kulit putih pucat, bibir atas tipis dan bagian bawah cenderung tebal, hidung mancung, memiliki kantung mata sebab jarang tidur, tubuhnya cenderung kurus dengan tinggi like a models. Personality: - Blood B Type: pecinta kebebasan, tidak suka dengan kekangan, impresi pertamanya selalu judes dan galak, padahal tipikal murah senyum dan sedikit ramah, serampangan dalam segala hal, fleksibel, mudah membenci sesuatu tanpa alasan.
- Tipikal Leo: Nampak menonjol di antara kerumunan orang, berjalan layaknya seorang ratu, penuh percaya diri dan tidak menoleh ke mana-mana, percaya diri dengan apa yang dipilihnya untuk dipakai. Secara karakterisasi, sangat selektif mengenai orang yang berkenalan dengan dia, berpikiran terbuka, tetapi ia tidak akan membiarkan orang terlalu dekat dengannya, kalau marah dan bertingkah layaknya badai.
- Sanguin-Melankolis: Kepribadiannya sangat bertolak belakang, terutama dari segi berpikir karena pemikirannya bertolak belakang dengan aspek berpikir yang mempengaruhi tindakannya. Sifat introvert dan ekstrovert beradu dan menjadikan Scarlett sebagai pribadi yang paling emosional dari orang lainnya. Itu dikarenakan tubuhnya harus menampung watak turun naik sanguinis dengan trauma yang lebih mendalam dan lebih lama watak melankolis. Kedua kepribadian ini membuat Scarlett sulit dipahami dari segi emosional.
Riwayat Hidup Karakter: - Memiliki luka menyilang permanen di bagian punggungnya (hasil tusukan ayahnya)
- Ketergantungan obat anti-depresan
- Tipikal suara Sopran, agak serak dengan vokal tengah.
- Mengalami trauma pasca kematian keluarga dan pacarnya, Gospel.
- Mengalami gangguan jiwa, depresi hebat dan menjadi pasien dipanti rehab selama 3 tahun.
Tinggi/Berat: 170 cm/ 55 kg
Sifat: Secara general, tidak banyak bicara, keras kepala, bukan pribadi penyabar, kalau bicara tidak pernah disaring, mudah tersulut amarahnya, tapi di satu sisi mudah merasa depresi, namun sekarang menjadi lebih pendiam, mudah insecure dengan sekelilingnya. Kelebihan: Meski kesannya angkuh dan tidak peduli tapi sebenarnya memiliki kepedulian yang tinggi, pendengar yang baik, memiliki keahlian beladiri. Kekurangan: Sulit beradaptasi, mudah depresi, ketergantungan obat anti-depresan.
Status/orientasi: single.
Visualisasi: Olivia Emily @lookbook
Link menuju galeri/website visualisasi: http://www.oliviaemily.com/
Latar belakang singkat: Scarlett Knotts (bukan nama asli) adalah seorang gadis berusia 20 tahun yang baru saja menghirup udara segar dari sebuah panti Rehabilitas. Ia menderita trauma psikis akibat kematian pacar dan keluarganya. Scarlett pertama kali mengalami trauma saat mengalami kecelakaan yang menewaskan Gospel Stockholm saat usianya 17 tahun dan menjalani pengobatan depresi selama 6 bulan. Setelah kecelakaan tersebut, Scarlett menjadi lebih pendiam. Sikapnya berubah 180 derajat. Kehidupan pasca kematian Gospel tidak bertambah baik, memasuki usia 18 tahun keluarga Scarlett terutama sang ayah mengalami collaps. Perusahaan yang dipimpin ayahnya terpaksa harus gulung tikar dan menjadikan ayahnya depresi sehingga tega menghabisi nyawa keluarganya. Saat itu Scarlett yang baru pulang kuliah mendapati tubuh ibu dan adik-adiknya terbujur kaku di ruang tengah dan dapur sedangkan ayahnya ditemukan di taman belakang tengah mengasah pisau dan berniat menghabisi nyawa Scarlett.
Sempat terlibat pertengkaran dengan sang ayah dan mendapat luka goresan menyilang di punggungnya (yang sekarang menjadi luka permanen). Scarlett mengalami pendarahan dan dilarikan kerumah sakit sementara ayahnya buron sampai saat ini. Sejak saat itu Scarlett kembali guncangan kedua. Selama 2 tahun ia berada dalam panti rehabilitas untuk memulihkan kembali psikologisnya dan dinyatakan sudah bisa bebas saat usianya mencapai 20 tahun dengan syarat rutin melakukan kontrol kepada dokter yang telah ditentukan. Kemudian ia meminta kepada pihak yang berwenang untuk mengganti namanya dari Scarlett Lluwana Malcomn menjadi Scarlett Stockholm Knotts (sebagai wujud dari perlindungan saksi dan dikirim ke ToshiHaku serta mengganti seluruh data-datanya berikut dengan data-data kewarganegaraan serta asal-usulnya) dan saat ini ia memilih tinggal seorang diri di sebuah apartemen.
RP Regis:
Disana aku pernah memelukmu, menahanmu agar tidak pergi, menabrak rasi-rasi yang menertawai kenangan yang kubenci. Selanjutnya matamu, adalah keindahan yang paling kubenci; sebab disana kau pernah menaruh banyak tanda tanya, yang hanya bisa aku jawab sendiri tentu dengan menerka-nerka. Seperti juga mendung waktu itu, yang ternyata tak pernah jadi hujan. Kau pernah bilang, tak perlu membedakan, selamat tinggal dan selamat datang; keduanya tersirat dalam lambaian tangan.
Sementara waktu mencampakkanku, kenangan mengukir sesuatu di luar garis takdir. Aku semakin mengerti;
Betapa payahnya aku tanpa kau.*
Langkahnya terhuyung, sejak pisau milik ayahnya menancap pada bagian punggungnya dan menyobek kulit pucatnya hingga likuid kental praktis membobol lapisan epidermisnya. Scarlett menyadari bila dirinya tidak akan bertahan lebih lama setelah ini, detak jantungnya semakin melambat, disusul dengan pandangannya yang mulai mengabur dan ia sudah cukup kesulitan untuk bernafas. Kedua kakinya terasa demikian kaku untuk digerakkan. Scarlett menunduk, kepalanya berdenyut hebat seperti ada yang menabuh genderang di dalamnya sementara ia terus menggeleng kuat-kuat agar terus bisa berjalan. Luka yang dibuat Julius, ayahnya—ternyata terlalu sempurna hingga gadis ini menginginkan kematian menjemputnya lebih cepat.
Punggungnya bergetar. Tenggorokannya kini terasa perih menjalar, sakit. Sekujur tubuhnya mulai ditikam nyeri dan ia memuntahkan darah sekali lagi. Kedua matanya mulai terpejam, mengabaikan Julius Malcomn yang mengoceh tidak karuan menggunakan kata-kata sampai di belakangnya. Ia hanya ingin tidur walau Gospel Stockholm memaki-makinya di alam baka, menyuruhnya untuk tetap hidup beberapa kali. Lorong-lorong rumahnya terasa begitu jauh untuk sampai pada muara pintu hingga pancaran sinar akibat terik matahari menghujam retinanya dan membiarkan si gadis mengejang kaku di badan jalan. Ia keluar dengan tubuh bersimbah darah dan praktis mengundang jerit histeris para tetangga yang kebetulan lewat, ia jatuh berdebam tepat ketika kegelapan menyergapnya.
*(c) Narasi bulan merah, Falen Pratama, Sapardi Djoko Damono via sastrapedia
- CITIZEN
Nama: Scarlett Stockholm Knotts
Nama keluarga: Knotts
Tempat & Tanggal lahir: Birmingham, 18 Agustus 1995
Umur: 20 tahun
Gender: Perempuan
Kewarganegaraan: ToshiHaku
Pekerjaan: Freelance
Deskripsi karakter: Physically: Iris abu kecokelatan, rambut merah-kecokelatan sebatas punggung, lebih sering digerai, kulit putih pucat, bibir atas tipis dan bagian bawah cenderung tebal, hidung mancung, memiliki kantung mata sebab jarang tidur, tubuhnya cenderung kurus dengan tinggi like a models.
Personality:
- Blood B Type: pecinta kebebasan, tidak suka dengan kekangan, impresi pertamanya selalu judes dan galak, padahal tipikal murah senyum dan sedikit ramah, serampangan dalam segala hal, fleksibel, mudah membenci sesuatu tanpa alasan.
- Tipikal Leo: Nampak menonjol di antara kerumunan orang, berjalan layaknya seorang ratu, penuh percaya diri dan tidak menoleh ke mana-mana, percaya diri dengan apa yang dipilihnya untuk dipakai. Secara karakterisasi, sangat selektif mengenai orang yang berkenalan dengan dia, berpikiran terbuka, tetapi ia tidak akan membiarkan orang terlalu dekat dengannya, kalau marah dan bertingkah layaknya badai.
- Sanguin-Melankolis: Kepribadiannya sangat bertolak belakang, terutama dari segi berpikir karena pemikirannya bertolak belakang dengan aspek berpikir yang mempengaruhi tindakannya. Sifat introvert dan ekstrovert beradu dan menjadikan Scarlett sebagai pribadi yang paling emosional dari orang lainnya. Itu dikarenakan tubuhnya harus menampung watak turun naik sanguinis dengan trauma yang lebih mendalam dan lebih lama watak melankolis. Kedua kepribadian ini membuat Scarlett sulit dipahami dari segi emosional.
Riwayat Hidup Karakter:
- Memiliki luka menyilang permanen di bagian punggungnya (hasil tusukan ayahnya)
- Ketergantungan obat anti-depresan
- Tipikal suara Sopran, agak serak dengan vokal tengah.
- Mengalami trauma pasca kematian keluarga dan pacarnya, Gospel.
- Mengalami gangguan jiwa, depresi hebat dan menjadi pasien dipanti rehab selama 3 tahun.
Tinggi/Berat: 170 cm/ 55 kg
Sifat: Secara general, tidak banyak bicara, keras kepala, bukan pribadi penyabar, kalau bicara tidak pernah disaring, mudah tersulut amarahnya, tapi di satu sisi mudah merasa depresi, namun sekarang menjadi lebih pendiam, mudah insecure dengan sekelilingnya. Kelebihan: Meski kesannya angkuh dan tidak peduli tapi sebenarnya memiliki kepedulian yang tinggi, pendengar yang baik, memiliki keahlian beladiri. Kekurangan: Sulit beradaptasi, mudah depresi, ketergantungan obat anti-depresan.
Status/orientasi: single.
Visualisasi: Olivia Emily @lookbook
Link menuju galeri/website visualisasi: http://www.oliviaemily.com/
Latar belakang singkat: Scarlett Knotts (bukan nama asli) adalah seorang gadis berusia 20 tahun yang baru saja menghirup udara segar dari sebuah panti Rehabilitas. Ia menderita trauma psikis akibat kematian pacar dan keluarganya. Scarlett pertama kali mengalami trauma saat mengalami kecelakaan yang menewaskan Gospel Stockholm saat usianya 17 tahun dan menjalani pengobatan depresi selama 6 bulan. Setelah kecelakaan tersebut, Scarlett menjadi lebih pendiam. Sikapnya berubah 180 derajat. Kehidupan pasca kematian Gospel tidak bertambah baik, memasuki usia 18 tahun keluarga Scarlett terutama sang ayah mengalami collaps. Perusahaan yang dipimpin ayahnya terpaksa harus gulung tikar dan menjadikan ayahnya depresi sehingga tega menghabisi nyawa keluarganya. Saat itu Scarlett yang baru pulang kuliah mendapati tubuh ibu dan adik-adiknya terbujur kaku di ruang tengah dan dapur sedangkan ayahnya ditemukan di taman belakang tengah mengasah pisau dan berniat menghabisi nyawa Scarlett.
Sempat terlibat pertengkaran dengan sang ayah dan mendapat luka goresan menyilang di punggungnya (yang sekarang menjadi luka permanen). Scarlett mengalami pendarahan dan dilarikan kerumah sakit sementara ayahnya buron sampai saat ini. Sejak saat itu Scarlett kembali guncangan kedua. Selama 2 tahun ia berada dalam panti rehabilitas untuk memulihkan kembali psikologisnya dan dinyatakan sudah bisa bebas saat usianya mencapai 20 tahun dengan syarat rutin melakukan kontrol kepada dokter yang telah ditentukan. Kemudian ia meminta kepada pihak yang berwenang untuk mengganti namanya dari Scarlett Lluwana Malcomn menjadi Scarlett Stockholm Knotts (sebagai wujud dari perlindungan saksi dan dikirim ke ToshiHaku serta mengganti seluruh data-datanya berikut dengan data-data kewarganegaraan serta asal-usulnya) dan saat ini ia memilih tinggal seorang diri di sebuah apartemen.
RP Regis:
Disana aku pernah memelukmu, menahanmu agar tidak pergi, menabrak rasi-rasi yang menertawai kenangan yang kubenci. Selanjutnya matamu, adalah keindahan yang paling kubenci; sebab disana kau pernah menaruh banyak tanda tanya, yang hanya bisa aku jawab sendiri tentu dengan menerka-nerka. Seperti juga mendung waktu itu, yang ternyata tak pernah jadi hujan. Kau pernah bilang, tak perlu membedakan, selamat tinggal dan selamat datang; keduanya tersirat dalam lambaian tangan.
Sementara waktu mencampakkanku, kenangan mengukir sesuatu di luar garis takdir. Aku semakin mengerti;
Betapa payahnya aku tanpa kau.*
Langkahnya terhuyung, sejak pisau milik ayahnya menancap pada bagian punggungnya dan menyobek kulit pucatnya hingga likuid kental praktis membobol lapisan epidermisnya. Scarlett menyadari bila dirinya tidak akan bertahan lebih lama setelah ini, detak jantungnya semakin melambat, disusul dengan pandangannya yang mulai mengabur dan ia sudah cukup kesulitan untuk bernafas. Kedua kakinya terasa demikian kaku untuk digerakkan. Scarlett menunduk, kepalanya berdenyut hebat seperti ada yang menabuh genderang di dalamnya sementara ia terus menggeleng kuat-kuat agar terus bisa berjalan. Luka yang dibuat Julius, ayahnya—ternyata terlalu sempurna hingga gadis ini menginginkan kematian menjemputnya lebih cepat.
Punggungnya bergetar. Tenggorokannya kini terasa perih menjalar, sakit. Sekujur tubuhnya mulai ditikam nyeri dan ia memuntahkan darah sekali lagi. Kedua matanya mulai terpejam, mengabaikan Julius Malcomn yang mengoceh tidak karuan menggunakan kata-kata sampai di belakangnya. Ia hanya ingin tidur walau Gospel Stockholm memaki-makinya di alam baka, menyuruhnya untuk tetap hidup beberapa kali. Lorong-lorong rumahnya terasa begitu jauh untuk sampai pada muara pintu hingga pancaran sinar akibat terik matahari menghujam retinanya dan membiarkan si gadis mengejang kaku di badan jalan. Ia keluar dengan tubuh bersimbah darah dan praktis mengundang jerit histeris para tetangga yang kebetulan lewat, ia jatuh berdebam tepat ketika kegelapan menyergapnya.
*(c) Narasi bulan merah, Falen Pratama, Sapardi Djoko Damono via sastrapedia
|
|
|
| |
|
Scarlett Knotts
|
Dec 4 2015, 01:27 AM
Post #4
|
|
- Posts:
- 8
- Group:
- Unregist
- Member
- #3,515
- Joined:
- Nov 20, 2015
- Gender
- Female
- Umur
- 23 y.o
- Deskripsi
- Iris abu kecokelatan, rambut merah-kecokelatan sebatas punggung, lebih sering digerai, kulit putih pucat, bibir atas tipis dan bagian bawah cenderung tebal, hidung mancung, memiliki kantung mata.
- Status/orientasi
- Normal
- Bahasa (max.3)
- British
- Nama wali/orang tua
- -
- Kewarganegaraan
- ToshiHaku
- Pekerjaan
- Staff Penerbit (full-time)
- Kimu
- 350
|
CITIZEN
Nama: Scarlett Stockholm Knotts
Nama keluarga: Knotts
Tempat & Tanggal lahir: Birmingham, 18 Agustus 1995
Umur: 20 tahun
Gender: Perempuan
Kewarganegaraan: ToshiHaku
Pekerjaan: Freelance
Deskripsi karakter: Physically: Iris abu kecokelatan, rambut merah-kecokelatan sebatas punggung, lebih sering digerai, kulit putih pucat, bibir atas tipis dan bagian bawah cenderung tebal, hidung mancung, memiliki kantung mata sebab jarang tidur, tubuhnya cenderung kurus dengan tinggi like a models.
Personality:
- Blood B Type: pecinta kebebasan, tidak suka dengan kekangan, impresi pertamanya selalu judes dan galak, padahal tipikal murah senyum dan sedikit ramah, serampangan dalam segala hal, fleksibel, mudah membenci sesuatu tanpa alasan.
- Tipikal Leo: Nampak menonjol di antara kerumunan orang, berjalan layaknya seorang ratu, penuh percaya diri dan tidak menoleh ke mana-mana, percaya diri dengan apa yang dipilihnya untuk dipakai. Secara karakterisasi, sangat selektif mengenai orang yang berkenalan dengan dia, berpikiran terbuka, tetapi ia tidak akan membiarkan orang terlalu dekat dengannya, kalau marah dan bertingkah layaknya badai.
- Sanguin-Melankolis: Kepribadiannya sangat bertolak belakang, terutama dari segi berpikir karena pemikirannya bertolak belakang dengan aspek berpikir yang mempengaruhi tindakannya. Sifat introvert dan ekstrovert beradu dan menjadikan Scarlett sebagai pribadi yang paling emosional dari orang lainnya. Itu dikarenakan tubuhnya harus menampung watak turun naik sanguinis dengan trauma yang lebih mendalam dan lebih lama watak melankolis. Kedua kepribadian ini membuat Scarlett sulit dipahami dari segi emosional.
Riwayat Hidup Karakter:
- Memiliki luka menyilang permanen di bagian punggungnya (hasil tusukan ayahnya)
- Ketergantungan obat anti-depresan
- Tipikal suara Sopran, agak serak dengan vokal tengah.
- Mengalami trauma pasca kematian keluarga dan pacarnya, Gospel.
- Mengalami gangguan jiwa, depresi hebat dan menjadi pasien dipanti rehab selama 3 tahun.
Tinggi/Berat: 170 cm/ 55 kg
Sifat: Secara general, tidak banyak bicara, keras kepala, bukan pribadi penyabar, kalau bicara tidak pernah disaring, mudah tersulut amarahnya, tapi di satu sisi mudah merasa depresi, namun sekarang menjadi lebih pendiam, mudah insecure dengan sekelilingnya. Kelebihan: Meski kesannya angkuh dan tidak peduli tapi sebenarnya memiliki kepedulian yang tinggi, pendengar yang baik, memiliki keahlian beladiri. Kekurangan: Sulit beradaptasi, mudah depresi, ketergantungan obat anti-depresan.
Status/orientasi: single.
Visualisasi: Olivia Emily @lookbook
Link menuju galeri/website visualisasi: http://www.oliviaemily.com/
Latar belakang singkat: Scarlett Knotts (bukan nama asli) adalah seorang gadis berusia 20 tahun yang baru saja menghirup udara segar dari sebuah panti Rehabilitas. Ia menderita trauma psikis akibat kematian pacar dan keluarganya. Scarlett pertama kali mengalami trauma saat mengalami kecelakaan yang menewaskan Gospel Stockholm saat usianya 17 tahun dan menjalani pengobatan depresi selama 6 bulan. Setelah kecelakaan tersebut, Scarlett menjadi lebih pendiam. Sikapnya berubah 180 derajat. Kehidupan pasca kematian Gospel tidak bertambah baik, memasuki usia 18 tahun keluarga Scarlett terutama sang ayah mengalami collaps. Perusahaan yang dipimpin ayahnya terpaksa harus gulung tikar dan menjadikan ayahnya depresi sehingga tega menghabisi nyawa keluarganya. Saat itu Scarlett yang baru pulang kuliah mendapati tubuh ibu dan adik-adiknya terbujur kaku di ruang tengah dan dapur sedangkan ayahnya ditemukan di taman belakang tengah mengasah pisau dan berniat menghabisi nyawa Scarlett.
Sempat terlibat pertengkaran dengan sang ayah dan mendapat luka goresan menyilang di punggungnya (yang sekarang menjadi luka permanen). Scarlett mengalami pendarahan dan dilarikan kerumah sakit sementara ayahnya buron sampai saat ini. Sejak saat itu Scarlett kembali guncangan kedua. Selama 2 tahun ia berada dalam panti rehabilitas untuk memulihkan kembali psikologisnya dan dinyatakan sudah bisa bebas saat usianya mencapai 20 tahun dengan syarat rutin melakukan kontrol kepada dokter yang telah ditentukan. Kemudian ia meminta kepada pihak yang berwenang untuk mengganti namanya dari Scarlett Lluwana Malcomn menjadi Scarlett Stockholm Knotts (sebagai wujud dari perlindungan saksi dan dikirim ke ToshiHaku serta mengganti seluruh data-datanya berikut dengan data-data kewarganegaraan serta asal-usulnya) dan saat ini ia memilih tinggal seorang diri di sebuah apartemen.
RP Regis:
Disana aku pernah memelukmu, menahanmu agar tidak pergi, menabrak rasi-rasi yang menertawai kenangan yang kubenci. Selanjutnya matamu, adalah keindahan yang paling kubenci; sebab disana kau pernah menaruh banyak tanda tanya, yang hanya bisa aku jawab sendiri tentu dengan menerka-nerka. Seperti juga mendung waktu itu, yang ternyata tak pernah jadi hujan. Kau pernah bilang, tak perlu membedakan, selamat tinggal dan selamat datang; keduanya tersirat dalam lambaian tangan.
Sementara waktu mencampakkanku, kenangan mengukir sesuatu di luar garis takdir. Aku semakin mengerti;
Betapa payahnya aku tanpa kau.*
Langkahnya terhuyung, sejak pisau milik ayahnya menancap pada bagian punggungnya dan menyobek kulit pucatnya hingga likuid kental praktis membobol lapisan epidermisnya. Scarlett menyadari bila dirinya tidak akan bertahan lebih lama setelah ini, detak jantungnya semakin melambat, disusul dengan pandangannya yang mulai mengabur dan ia sudah cukup kesulitan untuk bernafas. Kedua kakinya terasa demikian kaku untuk digerakkan. Scarlett menunduk, kepalanya berdenyut hebat seperti ada yang menabuh genderang di dalamnya sementara ia terus menggeleng kuat-kuat agar terus bisa berjalan. Luka yang dibuat Julius, ayahnya—ternyata terlalu sempurna hingga gadis ini menginginkan kematian menjemputnya lebih cepat.
Punggungnya bergetar. Tenggorokannya kini terasa perih menjalar, sakit. Sekujur tubuhnya mulai ditikam nyeri dan ia memuntahkan darah sekali lagi. Kedua matanya mulai terpejam, mengabaikan Julius Malcomn yang mengoceh tidak karuan menggunakan kata-kata sampai di belakangnya. Ia hanya ingin tidur walau Gospel Stockholm memaki-makinya di alam baka, menyuruhnya untuk tetap hidup beberapa kali. Lorong-lorong rumahnya terasa begitu jauh untuk sampai pada muara pintu hingga pancaran sinar akibat terik matahari menghujam retinanya dan membiarkan si gadis mengejang kaku di badan jalan. Ia keluar dengan tubuh bersimbah darah dan praktis mengundang jerit histeris para tetangga yang kebetulan lewat, ia jatuh berdebam tepat ketika kegelapan menyergapnya.
*(c) Narasi bulan merah, Falen Pratama, Sapardi Djoko Damono via sastrapedia
|
|
|
| |
|
Ziven Egan
|
Dec 6 2015, 05:01 PM
Post #5
|
|
Wakil Kepala Negara
- Posts:
- 2,194
- Group:
- Head of State
- Member
- #21
- Joined:
- Mar 23, 2010
- Gender
- Male
- Pekerjaan
- Wakil Kepala Negara
- Alamat
- Mansion, Blok 1 No. 02
- Umur
- 34 tahun
- Deskripsi
- Rambut hitam dengan bola mata warna serupa. Sering terlihat dengan setelan resmi dan dasi.
- Status/orientasi
- Single
- Bahasa (max.3)
- Inggris, Jepang, Korea
- Kewarganegaraan
- Toshi Haku
|
Approved
|
|
|
| |
| 1 user reading this topic (1 Guest and 0 Anonymous)
|