|
Satoru Hashizume
|
Jul 20 2015, 12:11 PM
Post #1
|
|
- Posts:
- 6
- Group:
- Unregist
- Member
- #3,372
- Joined:
- Jul 20, 2015
- Gender
- Male
- Umur
- 32 tahun
- Deskripsi
- 177cm/64kg. Keturunan Jepang. Kinda well-built. Terkesan kurus. Lihat sets untuk fisik. Kakak dari Satsuki Hashizume.
- Status/orientasi
- Single / Straight
- Bahasa (max.3)
- English, Japanese
- Kewarganegaraan
- Toshi Haku
- Pekerjaan
- Guru SMP
- Alamat
- Apartemen Pinnot Noir
- Kimu
- 150
|
CITIZEN
Nama: Satoru Hashizume Nama keluarga: Hashizume Tempat & Tanggal lahir: Toshi Haku, 13 Desember 1982 Umur: 32 tahun Gender: Pria Kewarganegaraan: Toshi Haku Pekerjaan: Guru SMP
Deskripsi karakter:
- Asiatis, keturunan Jepang, kulit khas pria Jepang, kurus, tidak setinggi adiknya tapi untuk ukuran orang keturunan Asia cukup tinggi, tubuhnya agak berbentuk, kulit agak gelap karena terbakar matahari, rambut hitam dan ikal, mata tidak terlalu sipit tapi juga tidak terlalu besar, kadang membiarkan kumis dan jenggot tumbuh di wajahnya, dan memiliki alis yang cukup tebal.
- Gaya berpakaiannya kasual dan tidak terlalu pilih-pilih asal terkesan rapi dan nyaman. Gaya berjalan biasa saja.
- Dari kecil menyukai musik klasik dan membaca. Tidak terlalu suka dengan udara yang tidak terlalu dingin karena tidak kuat dingin, tapi masih bisa mentoleransi udara yang cukup panas.
- Hobi khususnya adalah membaca novel-novel klasik.
Tinggi/Berat: 177cm/64kg
Sifat: Ramah, bisa dibilang mudah akrab dengan siapapun, pekerja keras, meskipun cenderung tertutup dan sulit untuk terbuka bahkan dengan orang yang ada di dekatnya, disiplin dan memiliki kemauan kuat, dan terkadang mudah merasa tidak percaya diri pada dirinya sendiri. Kekurangan : Sifat tertutupnya, mudah merasa tidak percaya diri, dan tidak terlalu bisa memasak. Kelebihan : Cukup pintar, ramah dan pekerja keras.
Status/orientasi: Single / Straight
Visualisasi: Nagayama Eita Link menuju galeri/website visualisasi: Eita Official Website
Latar belakang singkat:
Putra sulung dari dua bersaudara yang seluruhnya adalah laki-laki dari pasangan Daisuke dan Manami Hashizume. Adik lelakinya, Satsuki, berusia 15 tahun di bawahnya dan saat ini baru menginjak tingkat kedua sekolah menengah atas. Kedua orangtuanya merupakan keturunan pendatang Jepang yang menetap di Toshi Haku. Keluarganya adalah keluarga yang biasa-biasa saja. Daisuke adalah seorang pegawai negeri yang bekerja di kantor pos dan Manami adalah guru taman kanak-kanak. Keduanya menetap di Honeydew sementara adik lelakinya tinggal di asrama dan dia tinggal di sebuah apartemen di Toshi Haku.
Dalam bahasa Jepang nama Satoru ditulis dengan kanji "智" yang berarti Kebijaksanaan. Sementara adik lelakinya, Satsuki, ditulis dengan kanji "幸希" yang berarti Kebahagiaan. Dua nama itu adalah nama yang sudah direncanakan sejak jauh sebelum Daisuke dan Manami menikah jika mereka memiliki anak, jika Satoru terlahir sebagai perempuan akan diberi nama Satomi dengan arti yang sama, sementara Satsuki adalah nama yang bisa digunakan untuk anak lelaki atau anak perempuan.
RP Regis:
Juli 2015 7 p.m xxx
Dia tidak bisa menemukan dompetnya.
Padahal seingatnya saat dia membayar makanannya di salah satu kedai makanan sederhana di dekat sini dia sudah memasukkan kembali dompetnya ke dalam saku celananya. Meskipun kemudian, saat dia mengeceknya ke sana dan bertanya pada pegawai kedai tersebut, mereka sama sekali tidak menemukan dompet yang hilang. Mungkin sudah ada yang mengambilnya dan membawanya begitu saja, walau dia tentu tidak boleh berpikiran buruk. Hhh....
Dia juga sudah bolak-balik mencarinya dan tidak ketemu.
Ini sama saja dia harus mengurus seluruh kartu identitas dan juga kartu ATMnya yang hilang bersama dompet itu besok. Dia sudah sempat melaporkan atas kehilangannya ke kantor polisi dan besok pagi-pagi sekali seperti dia harus meniadakan kelas. Malam ini sepertinya dia akan begadang eh? Mengurus apa yang harus dia tinggalkan kepada kelas yang dia tinggalkan untuk mengurus kartu ATMnya. Apa boleh buat. Semoga saja besok pagi dia mendapat kabar bagus, kalau dompetnya ketemu.
Sekarang, dia harus pulang.
Tentu saja Satoru sadar jika kartu pass keretanya pun turut hilang bersama dengan dompetnya. Yang tersisa di sakunya sekarang hanya beberapa koin kembalian dari dia membeli minuman tadi. Mungkin dia harus pulang jalan kaki kalau tidak mengingat adiknya bekerja sambilan di salah satu minimarket dekat stasiun tempatnya berada.
"Hmm? Aku bisa ke tempatmu." Beruntung saat dia menelepon Satsuki, adik lelakinya, pemuda itu memang berada di tempatnya bekerja. "Kalau begitu aku akan ke sana sekarang, terima kasih." Sambungan pun terputus. Ponsel kembali dimasukkannya ke dalam saku celananya.
Ah? Arah mana tempat Satsuki bekerja?
***
|
|
|
Crux Corvus
|
Aug 2 2015, 03:15 PM
Post #2
|