| Daily News | ||
|---|---|---|
Toshi Haku Opreg 07 April - 14 April |
(c) to the rightful owner
| |
| Toshi Haku Board | ||
|---|---|---|
| Selamat datang di Toshi Haku. Toshi Haku adalah forum roleplay berbasis kehidupan sehari-hari di sebuah negara kota fiksi di kawasan Asia Timur. Buat dan daftarkan karakter kalian di sini dan jadilah bagian dari warga Toshi Haku. Jangan lupa baca peraturan dan cara bermain di sini terlebih dahulu. Salam, Crux corvus |
| Shin Woo Lee | |
|---|---|
| Tweet Topic Started: Jul 7 2015, 11:04 PM (39 Views) | |
| Shin Woo Lee | Jul 7 2015, 11:04 PM Post #1 |
|
CITIZEN Nama: Shin Woo Nama keluarga: Lee Tempat & Tanggal lahir: Korea, 10.10.1985 Umur: 30 y.o. Gender: Male Kewarganegaraan: Korea Selatan Pekerjaan: Pengacara Deskripsi karakter: Fisik Asia, tinggi proporsional, warna rambut hitam selalu rapi, bola mata hitam tajam. Type yang menjalani hidup sesuai dengan standard yang dia tetapkan sendiri. Cukup pemilih dalam berteman. Bisa dibilang seenaknya sendiri dan oportunis namun memegang teguh prinsip untuk tidak memanfaatkan yang lemah/masih polos. Menyukai hidup bebas sendiri dan hanya akan datang pada seseorang kalau dia membutuhkan. Tinggi/Berat: 182/68 Sifat: - Pembawaan arogan dan ingatan kuat - Oportunis sejati - Tak suka kalah - Menyimpan segala sesuatu sendiri hingga waktunya - Menyukai permainan mulai dari permainan anak-anak hingga BDSM ringan Kelemahan: - Tidak bisa memasak - Tidak bisa bangun kurang dari 10 menit karena anemia - Memilih wanita; entah kenapa selalu bermasalah dengan pasangan wanitanya Kelebihan: - Pemikiran yang tenang - Pintar menyimpan rahasia - Mengetik cepat - Ingatan kuat Status/orientasi: Single Visualisasi: Yeon Woo-Jin Link menuju galeri/website visualisasi: here Latar belakang singkat: Seorang putera angkat pengacara di Korea Selatan. Sempat mengenal dekat dan berpacaran secara rahasia dengan Feya di masa masih kuliah sebelum melanjutkan S2 ke Amerika. Ayah angkatnya dan almarhum ayah Feya adalah teman baik. Mengunjungi Toshi Haku untuk melihat bagaimana keadaan anak perempuan ingusan yang dulu dia kenal dekat keluarganya sebelum menjadi yatim piatu. RP Regis: 11 November 2006. Mock Trial Pertama. Ruang Sidang Universitas. Dia berdiri di sana. Di antara puluhan mata memandang, tanpa ragu. Puluhan mata itu menampakkan sorot yang beragam, dari hanya ingin tahu siapa mahasiswa yang akan terpilih untuk berpartisipasi dalam persidangan di tingkat region hingga sorot tajam mengetahui dirinya yang berdiri di sana. Di kursi salah satu yang terpilih. Ia menegakkan kepala, memutar tulang atlas lehernya pelan demi melihat wajah-wajah di belakangnya dan melemparkan sebuah senyum. Ia tak memperhatikan balasan dari seulas senyumnya. Tanpa memperhatikan pun ia tahu, mereka mengorek luka keluarganya. Pengkhianatan ayahnya yang dulu seorang jaksa terkenal terhadap hukum. Bunuh diri yang dilakukan sang ayah. Tapi itu adalah masa lalu. Tak ada yang bisa memperbaiki atau memperburuk masa lalu. Di mata seorang Shin Woo yang berumur 21 tahun waktu itu, semua sorot mata dan bisik-bisik di seputar telingan itu tak diperlukan olehnya. Tak berguna artinya tak perlu dipedulikan. Toh ia tahu kenyataan sesungguhnya. Kebenaran bahwa almarhum ayahnya hanyalah dijadikan tumbal oleh mereka yang lebih berkuasa. Mereka yang tertawa pongah dari kursi di atas gunungan harta yang berbau amis darah. Mereka tertawa dan menampakkan lidah bercabang siap melecatkan bisa pada siapa pun yang menentang. Lihat saja, waktu akan membuktikan semuanya. Kenyataan yang dikuncinya rapat-rapat dan hanya diberitahukan pada sang ibu angkat. Wanita dengan senyum lembut yang memeluknya hangat lebih dari hangatnya selimut di musim dingin. Pada dirinya yang 14 tahun lalu ditolak semua saudara lain dari pihak ibu kandungnya sendiri. Ia diangkat anak oleh pasangan pengacara yang sama sekali tidak memiliki setitik darah sama di nadinya. Ya, wanita itu yang kini menunjukkan senyum lembut yang sama dari salah satu deretan kursi undangan. Dan itulah satu-satunya yang membuat senyum mencapai sudut matanya. Ia siap untuk apapun yang akan dihadapi di depan sana. [color=#grey]"Kasus nomor 2017 garis 1320. Tersangka Howon Lee. Sekarang kita akan memulai pengadilan."[/color] Hakim yang adalah dosen jurusannya mengetuk palu tanda dimulai. Jaksa dari tim lawan mulai menyajikan bukti dan memanggil saksi sementara pihaknya menunggu untuk membalikkan meja. --- |
![]() |
|
| Ziven Egan | Aug 2 2015, 11:11 AM Post #2 |
![]()
Wakil Kepala Negara
|
Approved |
![]() |
|
| 1 user reading this topic (1 Guest and 0 Anonymous) | |
| « Previous Topic · Approved registration · Next Topic » |


(c) to the rightful owner




1:52 AM Jul 12