| Daily News | ||
|---|---|---|
Toshi Haku Opreg 07 April - 14 April |
(c) to the rightful owner
| |
| Toshi Haku Board | ||
|---|---|---|
| Selamat datang di Toshi Haku. Toshi Haku adalah forum roleplay berbasis kehidupan sehari-hari di sebuah negara kota fiksi di kawasan Asia Timur. Buat dan daftarkan karakter kalian di sini dan jadilah bagian dari warga Toshi Haku. Jangan lupa baca peraturan dan cara bermain di sini terlebih dahulu. Salam, Crux corvus |
| Ken Fujita | |
|---|---|
| Tweet Topic Started: Jul 5 2015, 05:01 PM (52 Views) | |
| Ken Fujita | Jul 5 2015, 05:01 PM Post #1 |
|
FOREIGNER Nama: Ken Fujita Nama keluarga: Fujita Tempat & Tanggal lahir: Tokyo, 28 Oktober 1987 Umur: 27 tahun Gender: Laki-laki Kewarganegaraan: Jepang Pekerjaan: Owner Perusahaan E-Commerce untuk Lifestyle Alamat tinggal: Tokyo, Jepang Tempat tinggal di Toshi Haku: Condominium Status tempat tinggal di Toshi Haku: Private estate (tidak menyewa) Deskripsi karakter:
Tinggi/Berat: 180/65 Sifat: Tukang senyum. Dalam artian ramah, iya. Terlebih untuk kepentingan bisnis yang harus membutuhkan kemampuan negosiasi (dan sedikit bermulut manis) untuk menggaet klien dan sebuah partnership. Tapi pada satu sisi senyumnya juga ingin membuat orang menonjok dia karena terkesan menyebalkan. Ditambah mulutnya yang memang terkadang tidak bisa ngomong manis kalau tidak diperlukan (baca: dalam situasi bisnis). Orang yang tahu persis maunya apa tanpa peduli keinginan yang lain seperti apa. Disebut keras kepala karena itu juga, susah mendengarkan orang lain kalau sudah tetap hati menginginkan apa. Walau pada situasi santai ia bisa dikenal sebagai sosok pemuja hedonisme, dalam hal bisnis dia bisa menjadi bertangan besi di mana dirinya adalah aturan. Kalaupun dia harus workaholic, itu berarti seluruh elemen yang terkait dengan bisnisnya (sudah tentu termasuk karyawan) juga harus ikut merasakannya. Tidak terlalu menyukai rutinitas dan terkesan tidak disiplin. Tapi pada dasarnya Ken sangat tegas dalam menentukan prioritas. Tahu kapan saat berhura-hura dan kapan saat harus membanting tulang. Salah satu alasan juga kenapa Ken lebih memilih terjun pada praktik e-commerce, faktor dinamisnya yang tidak terpaku pada satu ide baku saja. Keperluan datang ke Toshi Haku: Memonitor anak perusahaan yang baru start-up kurang dari sebulan. Status/orientasi: Panseksual Visualisasi: Seo In Guk Link menuju galeri/website visualisasi: here Latar belakang singkat: Anak bungsu dari salah satu konglomerat di Jepang. Berbeda dengan kedua saudaranya yang meraih gelar pendidikan hingga Master dan bergabung pada perusahaan ayahnya yang bergerak di bidang konstruksi dan developer, Ken lebih memilih mencoba peruntungan dengan memulai bisnis secara online sejak bangku kuliah. Dimulai dari eksperimen model bisnis dengan mengadopsi preseden yang sudah sukses di luar untuk diterapkan pada perusahaannya. Insting dan keberaniannya dalam mengambil resiko membuat perusahaan eksperimennya ini dilirik oleh perusahaan asing yang berminat. Ken menjual hasil eksperimennya tersebut dengan jumlah yang sangat tinggi. Dan uang yang diperolehnya digunakan untuk membentuk usaha e-commerce lain yang bergerak di bidang berbeda. Sedikit banyak, fokusnya dalam menekuni usaha e-commerce berpengaruh pada masa lulus studinya yang terhitung telat. Baru pertengahan 2012 lalu Ken menerima gelar sarjananya dan selepas itu dia lebih fokus untuk mengembangkan usahanya keluar dari Korea Selatan. Dan Toshi Haku adalah salah satu targetnya. RP Regis: (berisi cuplikan cerita pendek sebelum kamu datang ke Toshi Haku) Jepang, 2 bulan sebelum kedatangannya ke Toshi Haku Ken tengah melihat dan mendengar presentasi CFO dihadapannya. Sebenarnya, tanpa mengikuti presentasi ini pun dia sudah tahu bahwa usahanya sudah mengalami profit yang lebih dari cukup untuk melakukan pelebaran usaha keluar dari Jepang. Yah, dia sudah melakukannya dengan berinvestasi pada negara tetangga. Sebut saja Hong Kong, Taiwan, China, Korea Selatan, dan Toshi Haku. Orang mungkin akan menyebutnya sebagai ambisi yang kelewat pagi. Tapi kalau dia tidak memanfaatkan momentum yang ada saat ini sama saja dia harus menawarkan roti basi di kemudian hari. " Sudah sudah," tangannya memberi gesture agar yang di depan sana menyudahi presentasinya. Laporan keuangan sudah tidak perlu didetailkan lagi. Sebagai pemilik, wajar dia sudah memahaminya sebelum hal itu dipresentasikan. Sedangkan yang ada di ruangan ini seharusnya sudah cukup dengan jilid laporan yang sudah tersaji di hadapan masing-masing. Kalau pun ada yang tidak mengerti, mereka bisa langsung menanyakan pada si CFO. Mudah kan. Jadi sekarang? " Hubungi partner kita yang di Korea Selatan dan Toshi Haku," Ken bisa merasakan tatapan Chief Officer-nya yang bertanya apa sekarang mau si bos muda mereka. " Katakan bahwa malam ini, jam 00.00 waktu setempat mereka, website kita harus soft launching di 2 negara itu," Oh, dia bisa merasakan tatapan yang kini berubah menjadi membelalak sekarang. Bagaimana tidak, jika rencana sebelumnya saja soft launching dilaksanakan 5 hari dari sekarang. Permintaannya sekarang pasti dipahami oleh mereka sebagai salah satu permintaan 'gila' dari seorang Ken Fujita. " Sudah, hubungi saja. Katakan, kalau mereka tidak bisa melakukan soft launching pada tengah malam ini seluruh investasi akan saya tarik dari mereka," Gila memang. Tapi kalau tidak begitu. Dia tidak akan mencapai posisi sebagaimana dirinya saat ini. |
![]() |
|
| Ziven Egan | Jul 6 2015, 05:58 AM Post #2 |
![]()
Wakil Kepala Negara
|
Memiliki tempat tinggal sendiri berarti masuk ke kategori grup Citizen. Silakan ganti form registrasi yang sesuai. Foreigner hanya bisa tinggal menumpang di tempat chara citizen yang sudah aktif atau di penginapan umum. |
![]() |
|
| Ken Fujita | Jul 6 2015, 06:53 AM Post #3 |
|
FOREIGNER Nama: Ken Fujita Nama keluarga: Fujita Tempat & Tanggal lahir: Tokyo, 28 Oktober 1987 Umur: 27 tahun Gender: Laki-laki Kewarganegaraan: Jepang Pekerjaan: Owner Perusahaan E-Commerce untuk Lifestyle Alamat tinggal: Tokyo, Jepang Tempat tinggal di Toshi Haku: Hotel Solomon Du Royale Status tempat tinggal di Toshi Haku: Hotel Deskripsi karakter:
Tinggi/Berat: 180/65 Sifat: Tukang senyum. Dalam artian ramah, iya. Terlebih untuk kepentingan bisnis yang harus membutuhkan kemampuan negosiasi (dan sedikit bermulut manis) untuk menggaet klien dan sebuah partnership. Tapi pada satu sisi senyumnya juga ingin membuat orang menonjok dia karena terkesan menyebalkan. Ditambah mulutnya yang memang terkadang tidak bisa ngomong manis kalau tidak diperlukan (baca: dalam situasi bisnis). Orang yang tahu persis maunya apa tanpa peduli keinginan yang lain seperti apa. Disebut keras kepala karena itu juga, susah mendengarkan orang lain kalau sudah tetap hati menginginkan apa. Walau pada situasi santai ia bisa dikenal sebagai sosok pemuja hedonisme, dalam hal bisnis dia bisa menjadi bertangan besi di mana dirinya adalah aturan. Kalaupun dia harus workaholic, itu berarti seluruh elemen yang terkait dengan bisnisnya (sudah tentu termasuk karyawan) juga harus ikut merasakannya. Tidak terlalu menyukai rutinitas dan terkesan tidak disiplin. Tapi pada dasarnya Ken sangat tegas dalam menentukan prioritas. Tahu kapan saat berhura-hura dan kapan saat harus membanting tulang. Salah satu alasan juga kenapa Ken lebih memilih terjun pada praktik e-commerce, faktor dinamisnya yang tidak terpaku pada satu ide baku saja. Keperluan datang ke Toshi Haku: Memonitor anak perusahaan yang baru start-up kurang dari sebulan. Status/orientasi: Panseksual Visualisasi: Seo In Guk Link menuju galeri/website visualisasi: here Latar belakang singkat: Anak bungsu dari salah satu konglomerat di Jepang. Berbeda dengan kedua saudaranya yang meraih gelar pendidikan hingga Master dan bergabung pada perusahaan ayahnya yang bergerak di bidang konstruksi dan developer, Ken lebih memilih mencoba peruntungan dengan memulai bisnis secara online sejak bangku kuliah. Dimulai dari eksperimen model bisnis dengan mengadopsi preseden yang sudah sukses di luar untuk diterapkan pada perusahaannya. Insting dan keberaniannya dalam mengambil resiko membuat perusahaan eksperimennya ini dilirik oleh perusahaan asing yang berminat. Ken menjual hasil eksperimennya tersebut dengan jumlah yang sangat tinggi. Dan uang yang diperolehnya digunakan untuk membentuk usaha e-commerce lain yang bergerak di bidang berbeda. Sedikit banyak, fokusnya dalam menekuni usaha e-commerce berpengaruh pada masa lulus studinya yang terhitung telat. Baru pertengahan 2012 lalu Ken menerima gelar sarjananya dan selepas itu dia lebih fokus untuk mengembangkan usahanya keluar dari Korea Selatan. Dan Toshi Haku adalah salah satu targetnya. RP Regis: (berisi cuplikan cerita pendek sebelum kamu datang ke Toshi Haku) Jepang, 2 bulan sebelum kedatangannya ke Toshi Haku Ken tengah melihat dan mendengar presentasi CFO dihadapannya. Sebenarnya, tanpa mengikuti presentasi ini pun dia sudah tahu bahwa usahanya sudah mengalami profit yang lebih dari cukup untuk melakukan pelebaran usaha keluar dari Jepang. Yah, dia sudah melakukannya dengan berinvestasi pada negara tetangga. Sebut saja Hong Kong, Taiwan, China, Korea Selatan, dan Toshi Haku. Orang mungkin akan menyebutnya sebagai ambisi yang kelewat pagi. Tapi kalau dia tidak memanfaatkan momentum yang ada saat ini sama saja dia harus menawarkan roti basi di kemudian hari. " Sudah sudah," tangannya memberi gesture agar yang di depan sana menyudahi presentasinya. Laporan keuangan sudah tidak perlu didetailkan lagi. Sebagai pemilik, wajar dia sudah memahaminya sebelum hal itu dipresentasikan. Sedangkan yang ada di ruangan ini seharusnya sudah cukup dengan jilid laporan yang sudah tersaji di hadapan masing-masing. Kalau pun ada yang tidak mengerti, mereka bisa langsung menanyakan pada si CFO. Mudah kan. Jadi sekarang? " Hubungi partner kita yang di Korea Selatan dan Toshi Haku," Ken bisa merasakan tatapan Chief Officer-nya yang bertanya apa sekarang mau si bos muda mereka. " Katakan bahwa malam ini, jam 00.00 waktu setempat mereka, website kita harus soft launching di 2 negara itu," Oh, dia bisa merasakan tatapan yang kini berubah menjadi membelalak sekarang. Bagaimana tidak, jika rencana sebelumnya saja soft launching dilaksanakan 5 hari dari sekarang. Permintaannya sekarang pasti dipahami oleh mereka sebagai salah satu permintaan 'gila' dari seorang Ken Fujita. " Sudah, hubungi saja. Katakan, kalau mereka tidak bisa melakukan soft launching pada tengah malam ini seluruh investasi akan saya tarik dari mereka," Gila memang. Tapi kalau tidak begitu. Dia tidak akan mencapai posisi sebagaimana dirinya saat ini. |
![]() |
|
| Ziven Egan | Aug 2 2015, 11:00 AM Post #4 |
![]()
Wakil Kepala Negara
|
Approved |
![]() |
|
| 1 user reading this topic (1 Guest and 0 Anonymous) | |
| « Previous Topic · Approved registration · Next Topic » |


(c) to the rightful owner




1:52 AM Jul 12