|
Jinseo Shin
|
May 7 2015, 04:39 PM
Post #1
|
|
- Posts:
- 2
- Group:
- Unregist
- Member
- #3,249
- Joined:
- May 7, 2015
- Gender
- Male
- Umur
- 18
- Kewarganegaraan
- Toshi Haku
- Kimu
- 150
|
MAHASISWA
Nama: Jinseo Nama keluarga: Shin Tempat & Tanggal lahir: Toshi Haku, Soratochi Village, 2 - 5 - 1996 Umur: 19 Gender: M Kewarganegaraan: Toshi Haku Jurusan/Kelas: Visual Art Tk. 2 Deskripsi karakter:
- Tinggi besar dengan tubuh berbentuk, kulit kecoklatan, mata hitam sipit dan akan menghilang kalau dia tertawa, rambut berwarna hitam tebal sedikit ikal biasa dipotong cepak pendek, biasa terlihat berantakan terutama di pagi hari, memakai tindikan.
- Pakaian kasual santai, suka memakai kaos, jaket, celana jeans dan sneakers.
- Hobi : olahraga (apapun terutama olahraga ekstrim), berkelahi, 'menggoda' orang yang terlihat lemah. Yang disukai uang, tantangan, makan. Yang tidak disukai hewan, anak-anak, makanan yang tidak enak, orang yang cerewet
- Perokok
Tinggi/Berat: 185 cm / 79 kg Sifat:
- Supel, gampang akrab dengan orang lain, punya tendensi untuk melakukan bully pada orang lemah, tipe aktif dan outdoor, terbiasa menyibukkan diri dengan banyak kegiatan, hubungannya dengan kakak pertamanya tidak terlampau baik karena usia mereka yang terlalu dekat dan status kakaknya yang merupakan kakak sempurna. Diam-diam punya rasa iri sendiri dan ingin bisa menjadi seperti kakaknya tapi tidak bisa mengatakan dengan jujur.
- Kelebihan : punya sense seni yang baik, fisiknya sangat kuat, jago memasak dan membuat kue
- Kekurangan : lemah dengan angka-angka, ingatannya tidak baik sama sekali, berantakan dan tidak bisa rapi
Status/orientasi: Single/ Just broke up Visualisasi: Jung Jinwoon Link menuju galeri/website visualisasi: click! Latar belakang singkat: Putra tengah dari Jinseok Shin dan Mayumi Shin. Adik dari Yunseo Shin. Ayahnya merupakan keturunan Korea sementara ibunya adalah keturunan Jepang. Tapi kedua orangtuanya merupakan warga asli Toshi Haku. Ayahnya sudah meninggal saat dia masih duduk di bangku SMA. Dia sendiri hanya diceritakan kalau ayahnya meninggal karena penyakit, walau Jinseo tahu ada yang aneh dengan kenyataan itu tapi memilih untuk tidak bertanya banyak.
RP Regis: [Minggu ini aku tidak pulang. Aku ada tugas.]
Pesan singkat itu segera dikirimkan oleh Jinseo. Ia tahu bahwa pesan itu pasti akan membuat ibunya merasa kecewa tapi ia sedang tidak ingin bertemu dengan ibunya sekarang. Ah, benar-benar mengesalkan. Kalau ia pulang ia pasti akan bertemu dengan kakaknya yang begitu sempurna sementara ia sendiri hanyalah seorang adik yang mengecewakan. Yah, lagipula bukan salahnya kalau mereka memiliki masalah dengan dirinya. Yang dimintanya hanya bantuan tapi mereka malah membesar-besarkan cerita itu.
Dihembuskannya asap putih dari sela bibir, sedikit memicingkan mata, memandang langit biru tanpa awan yang ada di atasnya. Terlalu cerah. Terlalu sempurna.
...
Ia menjadi kesal sekarang.
Diacaknya rambut, menyelipkan batangan nikotin ke sela bibir saat tubuhnya bangkit, berdiri tegak menjauh dari dinding dimana ia bersandar. Tungkai kakinya melangkah menyusuri halaman belakang gedung fakultasnya. Binernya tidak mencari ketika matanya menangkap sekelebat bayangan lewat di depannya. Tepat ketika ia membutuhkannya.
Pucuk di cinta ulam pun tiba.
Melangkah dengan santai. Diulurkannya tangan, mengalungkan lengannya ke leher lemah itu. Salah satu anak dari jurusan musik bukan? Juniornya kalau ia tidak salah, "Hey kau." Senyum di wajah Jinseo melebar santai, "Kau tidak makan siang? Aku lapar nih." Tahu maksudnya bukan? Berikan ia sesuatu, atau justru ialah yang akan memberikanmu sesuatu. Dan berikan cepat sebelum ia kehilangan kesabarannya sekarang...
***
|
|
|
Crux Corvus
|
May 7 2015, 09:36 PM
Post #2
|