|
Il-Sung Cha
|
May 4 2015, 04:12 AM
Post #1
|
|
- Posts:
- 7
- Group:
- Unregist
- Member
- #3,244
- Joined:
- May 3, 2015
- Gender
- Male
- Umur
- 38
- Deskripsi
- Lihat sets. Suka mengucapkan lelucon garing. Terlihat berantakan. Coffee-holic. Tidak tahan panas. Penembak jitu.
- Status/orientasi
- Complicated
- Bahasa (max.3)
- English, Korean, Hungarian
- Nama wali/orang tua
- -
- Pekerjaan
- Kepala bodyguard of Ferenc Csanyi
- Alamat
- Mansion
- Kimu
- 0
|
CITIZEN
Nama: Il-Sung Nama keluarga: Cha Tempat & Tanggal lahir: Seoul, 7 Juni 1977 Umur: 37 mau ke 38 tahun Gender: M Kewarganegaraan: Korea Selatan Pekerjaan: Bodyguard Ferenc Csanyi Deskripsi karakter:
- Kulit kecoklatan, tubuh tegap berbentuk, punya tato di badan (satu di lengan kanan dan satu lagi di punggung belakang), punya beberapa bekas luka di badan, tinggi, mata sipit berwarna hitam single eyelids, rambut berwarna hitam, biasanya berantakan kecuali ketika bekerja, poninya menutupi mata kiri, kumis dan janggut kebanggaan
- Memakai jas formal ketika bekerja, ketika sehari-hari dan bersantai lebih suka memakai celana pendek dan kaos tanpa lengan, punya kebiasaan tidur hanya dengan memakai boxer atau bahkan tidak memakai apapun sama sekali karena tidak tahan panas,.
- Menyukai makanan manis dan selalu membawa permen / coklat dalam kantungnya
Tinggi/Berat: 188 cm / 80 kg Sifat:
- Serius ketika sedang bekerja, ekspresinya cenderung datar dan dingin, hanya berbicara sesekali ketika diperlukan. Seorang workaholic, walau ketika sedang tidak bekerja dia akan lebih santai, suka bercanda yang sebenarnya garing, suka dengan anak-anak walau entah kenapa anak-anak dan hewan tidak menyukainya
- Kelebihan : menguasai taekwondo, capoeira dan kickboxing, seorang penembak jitu
- Kekurangan : tidak tahan panas, tidak punya kemampuan di bidang seni (gambarnya luar biasa jelek), suaranya fals
Status/orientasi: Duda / Gay Visualisasi: Cha Seung Won Link menuju galeri/website visualisasi: here Latar belakang singkat: Seorang pemuda yang lahir di Seoul. Putra kedua dari Cha Jongun dan Cha Yuri. Memiliki seorang kakak bernama Cha Jong Pil. Sejak kecil bercita-cita menjadi detektif polisi karena kekagumannya pada Sherlock Holmes dan keinginannya menjadi seorang super hero bagi orang lemah. Melatih dirinya dengan keras sejak kecil demi impiannya dan akhirnya ia mendapatkannya. Menjadi salah satu opsir polisi termuda yang dipromosikan menjadi detektif. Menikah dengan teman SMAnya ketika usianya masih muda. Walau seiring dengan meningkatnya status dia menjadi terlalu fokus dengan pekerjaan hingga tidak mempedulikan istri dan putranya.
Baru mengetahui kemudian putranya adalah seorang gay dan itu membuatnya marah besar. Karena frustasi dan rasa malu akhirnya ia melampiaskan dengan memukuli istri dan putranya. Hingga kemudian putranya memutuskan untuk bunuh diri dengan meninggalkan sebuah pesan yang membuatnya kemudian sadar dan dilanda perasaan bersalah yang besar.
Akhirnya bercerai dengan sang istri, keluar dari kepolisian dan memutuskan untuk pergi dari Seoul. Rasa bersalah bahkan membuatnya memutuskan untuk menjadi gay demi mencari jawaban dari pertanyaan terakhir yang ditinggalkan oleh putranya. Dan di sanalah ia bertemu dengan Ferenc yang kemudian memutuskannya untuk menerima pekerjaan menjadi bodyguard sosok itu. Memilih Hungaria karena dulu saat masih bekerja sebagai detektif polisi ia pernah ditugaskan untuk menangani kasus di sana. RP Regis: South Korea Somewhere, someplace
Ia kembali, walau bukan untuk pulang.
Il-Sung berdiri tegak, menatap nisan yang ada di hadapan. Kakinya maju selangkah, meletakkan buket bunga yang baru saja ia beli di atasnya. Morning Glory, bunga yang berarti janji yang teguh. Atau itulah yang dikatakan oleh salah seorang pegawai di toko yang dikunjungi oleh Il-Sung sebelum ia sampai di tempat ini. Mundur kemudian untuk mengambil jarak di antara dirinya dan makam di depannya.
"Bagaimana kabarmu?"
Ia masih tetap sama. Kesulitan untuk merangkai kata denganmu. Kau yang kehilangan nyawa di usia lima belas tahun karena keputusan bodoh yang ia buat. Karena ego dan harga diri yang baru disadarinya hanya omong kosong detik ia melihat tubuhmu yang terbujur kaku. Kau yang terlihat begitu tenang. Dan detik itulah Il-Sung menyadari apa yang dinamakan oleh sebuah penyesalan. Hingga ia bahkan tidak tahu harus bereaksi apa selain menatapmu, berbalik, menghabiskan entah berapa lama harinya dengan minum-minum. Ia yang pasti terlihat begitu menyedihkan di matamu. Ia yang kemudian pergi, lari, walau ia terus menyatakan bahwa pencarian akan jawaban dari pertanyaanmu yang menjadi alasannya.
Dan ia yang sama kini berdiri di hadapanmu. Dengan sebuket bunga yang baru berani ia letakkan kembali setelah lima tahun berlalu. Apa kau tahu betapa pengecutnya sebenarnya ayah yang kau banggakan ini? Ayah yang bahkan tidak bisa menerimamu apa adanya, memberikanmu penolakan dan mengusirmu dalam rumahnya.
Seandainya.. ketika itu ia melakukan hal yang sebaliknya? Seandainya ia menjadi ayah yang sebenarnya, ayah yang bisa terus kau banggakan, apa kau akan tetap berada di sampingnya kini? Tertawa dan tersenyum. Bocah kecil yang terus mengulurkan tangan padanya untuk minta digendong. Bocah kecil yang tertawa sambil berkata kencang bahwa ia ingin menjadi sepertinya suatu hari nanti.
Maaf.
Ia akan terus mengatakan kata itu jika bisa membuatmu kembali.
Tapi ia tahu kau tidak akan bisa. Karena itu kini ia berdiri di sini, di hadapanmu, mengatupkan kedua tangannya untuk berdoa. Karena ia akan terus mencari jawaban itu untukmu. Dan kini ia datang, ayahmu yang pengecut ini meminta keberanian darimu, sebelum ia kembali mencari. Di tempat yang baru. Bersama dengan orang-orang yang menarik. Tapi ia akan memastikan menemukan jawaban itu.
Apa kau akan menunggunya hingga saat itu tiba?
__Yo-Jong ah?
***
|
|
|
Crux Corvus
|
May 5 2015, 01:33 AM
Post #2
|