| Daily News | ||
|---|---|---|
Toshi Haku Opreg 07 April - 14 April |
(c) to the rightful owner
| |
| Toshi Haku Board | ||
|---|---|---|
| Selamat datang di Toshi Haku. Toshi Haku adalah forum roleplay berbasis kehidupan sehari-hari di sebuah negara kota fiksi di kawasan Asia Timur. Buat dan daftarkan karakter kalian di sini dan jadilah bagian dari warga Toshi Haku. Jangan lupa baca peraturan dan cara bermain di sini terlebih dahulu. Salam, Crux corvus |
| Juan Carlo Salvatore | |
|---|---|
| Tweet Topic Started: Apr 30 2015, 08:51 PM (46 Views) | |
| Juan C. Salvatore | Apr 30 2015, 08:51 PM Post #1 |
|
CITIZEN Nama: Juan Carlo Nama keluarga: Salvatore Tempat & Tanggal lahir: 21 April 1988 Umur: 27 tahun Gender: Pria SEJATI Kewarganegaraan: Toshi Haku Pekerjaan: Traffic Police Officer Deskripsi karakter: Muka latinos tulen, dengan kharisma tulen Like: Minum red wine, menari tango, dan meng'gila'. Dislike: Makanan mentah, belajar, dan bola; bola sepak bola, bola voli, bola basket, ampe bulu tangkis, apa pun itu yang berbentuk bola dia tidak suka. Kalau ada bola nyasar dia akan menghajar balik dengan refleks 'pertahanan diri'. Keahlian: Daya tahan alkohol yang sangat baik, menghancurkan suasana, insting pertahanan diri (baca:berkelahi) turunan bapaknya, dan passionate flirting (turunan dari ibunya). Tinggi/Berat: 186/80 Sifat: Tidak terlalu peduli dengan lingkungannya, kecuali wanita. 100% dunianya akan teralihkan oleh keberadaan si wanita; main mata, menggombal, merayu kelas kakap yang menurutnya ampuh walau kenyataan berjalan sebaliknya. Di luar hal tersebut Carlo orangnya cuek, egois, dan seenaknya saja. Punya kecenderungan untuk merusak satu mood suasana yang serius menjadi hancur sehancur-hancurnya. Tapi bukan berarti dia tidak bisa serius, karena sekali serius berarti dia MEMANG sedang serius. Kelebihan: Main mata, menggombal, merayu Kekurangan: Tukang merusak suasana, susah serius, cuek. Status/orientasi: Single be HAPPY / STRAIGHT as a POLE baby~ Visualisasi: Adrian Grenier Link menuju galeri/website visualisasi: Google Page Latar belakang singkat: Carlo adalah anak blasteran Itali-Spanyol dengan latar keluarga yang cukup kacau. Ntah bagaimana ayahnya, seorang pemimpin grup mafia Itali "Sacra Corona Unita", bisa kecantol dengan ibunya yang notabene seorang agen rahasia Spanyol. Kata salah satu saksi, semuanya itu terjadi saat kedua orangtuanya cuti ke Venezuela. Dan segala sesuatu terjadi begitu saja tanpa mengetahui latar sebenarnya dari kedua belah pihak. Akibat buah cinta terlarang itulah Carlo terpaksa berpindah-pindah tiap tahun dari Itali – Spanyol; setahun di Itali, setahun di Spanyol. Hal ini disebabkan kedua belah pihak tidak dapat disatukan, sehingga hak asuh berlangsung dengan cara tersebut. Dengan latar belakang keluarga yang ‘kuat’ dan hidup yang nomaden membuat dia tumbuh sebagai anak serampangan yang cinta akan kebebasan yang sebebas-bebasnya. Pindah ke Toshi Haku semata-mata Carlo ingin melarikan diri dari kewajibannya sebagai penerus ayahnya. RP Regis: -menyusul- |
![]() |
|
| Juan C. Salvatore | May 1 2015, 12:32 PM Post #2 |
|
Senyum itu menggoda dan sebuah kalimat, atau lebih tepatnya gombalan, meluncur manis dari mulut sang pemuda Salvatore. Dan? Praktis sebuah tamparan melayang ke pipinya. Padahal dia ini pemuda yang tampan sebenarnya. Rambut ikalnya yang gelap dan tebal seksi, berbias warna lain di bawah sinar temaram matahari senja, serta melingkar liar membingkai parasnya. Rahang yang tegas dan hidung yang mancung. Tipikal wajah Latin terbentuk di dirinya. Tapi sayang, kenapa para gadis tidak mau menerima fakta ketampanannya--atau mungkin sifatnya yang menawan ini. Secepat tangan itu meninggalkan pipinya, dalam sekejap itu jugalah sang gadis berlalu. " Dasar pria tidak beretiket!" Hanya kalimat tidak manis itu saja yang ditinggalkan untuknya. Ouch~ Ia bisa merasakan perihnya lagi ketika mengingat kembali jemari lentik yang melayang tadi, meninggalkan rasa menyengat di pipinya. Matanya masih terus mengikuti sosok yang menamparnya, menghilang masuk kembali ke dalam lamborghini putih. Oke, ini bukan kali pertama gadis-gadis meninggalkannya. Tapi ditampar? Oh, itu lain hal. Biasanya gadis-gadis yang tidak menyukai gombalannya cenderung mundur perlahan, mengernyitkan dahi dan pergi begitu saja. Atau mungkin yang terparah dia pernah rasakan...yah, mungkin yang tadi ini. Tangannya masih mengelus-elus sisa sentuhan menggigit di kulitnya. Menyayangkan sang gadis cantik. Yang sayang, galak~ Tapi bibirnya tetap tersenyum puas, walau sehelai kertas untuk si cantik tadi masih tertahan di antara jemarinya. Lagi-lagi dia melepaskan mereka yang cantik dari kewajiban tilang. Ia memang terlalu baik. |
![]() |
|
| Crux Corvus | May 1 2015, 04:35 PM Post #3 |
![]()
Kepala Negara
|
Approved |
![]() |
|
| 1 user reading this topic (1 Guest and 0 Anonymous) | |
| « Previous Topic · Approved registration · Next Topic » |


(c) to the rightful owner



9:52 PM Jul 11