| Daily News | ||
|---|---|---|
Toshi Haku Opreg 07 April - 14 April |
(c) to the rightful owner
| |
| Toshi Haku Board | ||
|---|---|---|
| Selamat datang di Toshi Haku. Toshi Haku adalah forum roleplay berbasis kehidupan sehari-hari di sebuah negara kota fiksi di kawasan Asia Timur. Buat dan daftarkan karakter kalian di sini dan jadilah bagian dari warga Toshi Haku. Jangan lupa baca peraturan dan cara bermain di sini terlebih dahulu. Salam, Crux corvus |
| Ferenc Csanyi | |
|---|---|
| Tweet Topic Started: Apr 27 2015, 04:46 PM (154 Views) | |
| Ferenc Csanyi | Apr 27 2015, 04:46 PM Post #1 |
|
CITIZEN Nama: Ferenc / Fer Nama keluarga: Csanyi Tempat & Tanggal lahir: Pécs, 27 July 1977 Umur: 37 years old Gender: M Kewarganegaraan: Hungarian Pekerjaan: Investor Deskripsi karakter: Warna rambut hitam gelap dipangkas pendek rapi, memiliki warna mata hijau bening yang kelam, kulitnya putih pucat, memiliki jenggot dan kumis rapi khas bangsawan, tubuh atletis dan tinggi, rajin berolahraga, penggemar berat cerutu dan wiski / minuman keras lainnya, gayanya sangat berkelas karena dirinya berasal dari keluarga yang masih ada hubungan keluarga bangsawan tempo dulu, senang bermain catur / berkuda / berburu, tidak suka / tidak tahan dengan sinar matahari jadi sering menggunakan kacamata hitam untuk menutupi matanya. Hal Khusus Mengenai Ferenc: Dia penderita Renfield syndrome, suatu penyakit psikologi yang mana penderitanya memiliki obsesi untuk meminum darah. Hal ini didasari oleh kenyataan pahit di masalalu bahwa ayah kandung Ferenc, merupakan penderita kepribadian menyimpang dan juga seorang yang penggila seks serta BDSM. Di rumah mereka yang merupakan kastil keluarga. Sang ayah sering membuat pesta seks gila bersama teman-teman abnormalnya dan salah satu korbannya adalah ibu kandung Ferenc sendiri. Kecenderungan ini pun didasari oleh DID (Dissociative identity disorder) atau yang dulu dikenal dengan MPD (multiple personality disorder). Ini dipicu dari rasa ingin melindungi Ferenc kepada sang ibu karena apa yang telah dilakukan oleh ayah dan juga teman-temannya telah membuat sang ibu memiliki kelainan jiwa dan juga kecenderungan seks yang sama menyimpangnya. Tetapi, Ferenc menyadari bahwa sisi lain dirinya memiliki kecenderungan aneh yang menakutkan saat darah sang ayah yang telah dibunuhnya terasa begitu enak saat diminum, diluar akal sehat dan kesadarannya, Ferenc menginginkan lebih banyak darah untuk dia minum. Dan setelah hampir 10 tahun, Ferenc membiarkan sisi gelapnya mendominasi dan merenggut pribadinya hingga membuatnya banyak berhubungan dengan pembunuh-pembunuh bayaran atau pendagang-pedagang black market serta beberapa rumah sakit yang diam-diam menjual stok darah kepada Ferenc. Sisi pribadi dasar Ferenc pun kembali dan memberikan perintah kepada butler kepercayaannya untuk mengurung Ferenc ke sebuah rumah sakit jiwa terbaik di Hungarian agar sisi gelapnya tidak akan merajalela. Bahwa dia ingin menghentikan kecenderungannya ini. Tinggi/Berat: 178 cm / 58 Sifat:
Status/orientasi: Single / Panseksual Visualisasi: Jonathan Rhys Meyers Link menuju galeri/website visualisasi: Jonathan Rhys Meyers Latar belakang singkat: Lahir di keluarga keturunan bangsawan kuno Hungarian. Sejak SD sudah disekolahkan di sekolah berasrama. Pada awalnya, Ferenc tidak mengetahui apa yang dilakukan orangtuanya selama ketiadaannya. Hanya saja, dia mendengar rumor-rumor aneh perihal keluarganya. Saat pada akhirnya Ferenc mengetahuinya—saat itu Ferenc sudah memasuki usia remaja—Rasa takut, jijik, dan malu pun membuatnya kabur dari sisi kastil dimana sang ayah menggelar pesta gila itu. Tetapi bayangan akan apa yang dilihatnya tidak bisa benar-benar keluar dari pikirannya. Berpura-pura tidak mengetahuinya, Ferenc pun berusaha bersikap biasa seperti tidak mengetahui apa-apa, namun setiap ayahnya menyentuhnya, Ferenc merasakan mual dan ingin muntah dan dia pun mulai melihat keanehan pada sang ibu. Perasaan takut, jijik, malu, stress dan perasaan-perasaan lainnya yang terkumpul dan menumpuk di dalam dirinya, membuat sisi lain Ferenc pun perlahan muncul dan menguasai dirinya. Namun berbeda dengan sisi dasar Ferenc, sisi lain Ferenc—Lucifer—cenderung menyukai apa yang dia lihat dan menikmatinya. Sebelum akhirnya dia menghabisi sang ayah yang kembali menarik ibunya sebagai korban dari teman-temannya. Saat darah sang ayah yang telah mati mengalir pada tangannya, Ferenc menyukai aroma dari darah tersebut dan pada saat dia mencoba menyicipinya, dia mengetahui bahwa dia menyukai rasa darah yang menetes dari tangannya, menikmatinya. Kasus itu pun tidak terlalu disorot berkat kekayaan keluarga Csanyi yang berusaha menutupi mulut pihak berwajib dan media untuk menjauhkan keluarga Csanyi dari pemberitaan dan aib keluarga itu. Kasus itu pun hanya di sorot sebagai kasus pembunuhan dan pencurian semata RP Regis: Rumah Sakit Jiwa, Hungary, 2014. Ferenc duduk di sofa di dalam kamarnya. Sekilas, orang-orang mengira mungkin tempat ini hanyalah rumah sakit biasa namun sesungguhnya rumah sakit ini merupakan sebuah tempat Mental Rehabilitasi. Rumah sakit ini adalah yang terbaik. Bukan hanya karena kualitas perawatannya tetapi rahasia para pasien dan keluarga pasien dijamin aman. Para dokter, perawat, dan staff telah disumpah mati tidak akan membocorkan apapun yang ada disini. Dan hanya mereka-mereka yang terpercayalah yang diizinkan memasuki daerah ini. Dan selama hampir lima tahun lamanya, Ferenc berada di dalam sini. Ruangan ini diusahakan sebaik mungkin mirip dengan kamarnya tetapi Ferenc tahu bahwa ini adalah kurungannya. Kurungan dari sosok sang iblis yang menggerogoti dirinya—sosok kelam yang diwariskan oleh sang ayah yang gila. “Aku tidak akan membiarkanmu mendominasiku lagi—Lucifer.” Geram Ferenc, memeluk dirinya dengan kehampaan. Dia harus melawan sang iblis atau dia akan membuat lebih banyak lagi korban di luar sana. Tidak—Ferenc tidak akan membiarkannya. Dengan rosary yang terus dia kalungkan dan dia genggam sepanjang waktu, Ferenc berusaha untuk meminta pertolongan Tuhan untuk bisa membantunya melewati siksaan ini. Dengan para dokter yang juga membantunya untuk terus mempertahankan jati dirinya dan mencoba menahan sisi Lucifer dari dalam dirinya. Serta obat-obat yang harus dikonsumsinya agar mampu menurunkan kecenderungan abnormalnya untuk meminum darah. Ferenc yakin bahwa dia akan segera sembuh. Dia akan kembali normal—dia harus normal. Pintu terbuka dan butler kepercayaan Ferenc datang seperti biasanya. Kesetiaannya pada Ferenc mengharukan dada pria yang bakal kumis dan jenggotnya mulai tumbuh tak teratur. “Kau datang—?” Senyum Ferenc. “Kau pasti gatal ingin merapikan penampilanku…” Kekeh Ferenc dengan suara parau. Hari masih siang dan dia terlalu lemah untuk membiarkan dirinya berada di tengah-tengah matahari. Rasanya terlalu panas dan memusingkan. Lalu mata Ferenc pun perlahan tertutup. Dia seperti sedang tertidur jika saja bibirnya tidak tiba-tiba membentuk sebuah seringai khas keluarga Csanyi. Perlahan matanya pun terbuka dan matanya menatap lurus kea rah sosok sang butler. “Hallo, butler kesayanganku~” Sapa Ferenc—atau, katakanlah bahwa itu adalah Lucifer. “Lucifer? Dimana Ferenc?” Tanya sang butler dengan intonasi datar. “Tidur siang. Dia terlalu lelah karena semalam aku menggunakan tubuhnya untuk bermain-main. Kasihan sekali.” Kekeh Lucifer dengan nada main-main. Lucifer—sang sisi gelap Ferenc itu—masih ada, dia belum benar-benar hilang. Tetapi dia membiarkan Ferenc berpikir bahwa dia sudah tidak ada. Pria bodoh—terlalu bodoh, Ferenc itu. Lemah dan tak memiliki kekuatan. Dia mengira bahwa Lucifer yang hebat bisa dibinasakan hanya karena terapi dan obat-obatan? Yang benar saja. “Lupakan Ferenc, mana dua kesayanganku lainnya? Aku merindukan mereka—suruh mereka kemari.” Lucifer memberikan tanda untuk sang butler keluar dan memanggil dua sosok kesayangan Lucifer lainnya. Sang butler menatap Lucifer dengan tatapan nyaris datar dan pergi dari ruangan ini. Kemudian beberapa menit berlalu dan sang butler pun membukakan pintu untuk menggiring dua orang lainnya masuk. Seorang yang dikenal Lucifer sebagai kaki tangannya—dokter yang menjadi penanggung jawabnya dan juga dokter yang memberikan apa yang paling Lucifer inginkan. Serta satu orang yang berfungsi untuk melindungi Lucifer—serta tangan kanannya yang membantunya untuk berkomunikasi dengan para black market dan assassin yang tersebar di seluruh negeri. “My dearest doctor~ aku senang sekali kau datang mampir dan menjengukku.” Lucifer mendekati sang dokter dengan gerakan anggun khas bangsawan dan mengangkat tangan sang dokter, menciumnya, sedikit menjilat dengan bayangan jika tangan itu terluka dan ada darah mengalir disana. “Kau bawa yang kuinginkan—?” Tanya Lucifer menatap sang dokter dengan tatapan tajam, namun bibirnya menyunggingkan senyuman. Lucifer pun menerima sebotol penuh darah. “Tolong sedotannya butlerku sayang.” Lucifer mengangkat tangannya untuk menerima sedotan itu dan segeralah dia hisap darah tersebut dengan sedotan. “—Segar! O+ selalu menjadi favoritku. Manis dan segar.” Lucifer menyeringai dengan gigi yang berubah dari putih menjadi merah. “Gentleman, Aku sudah mulai bosan disini—“ Lucifer memberitahukan kepada para pria yang berdiri di hadapannya dengan nada seperti seorang anak-anak yang bosan dikurung di dalam rumah. Nada manja dan sedih. “Kalian tahu yang harus kalian lakukan bukan? Aku ingin keluar. Bawa aku pergi dari sini.” Itu bukan sebuah permintaan, tetapi perintah. “Please.” Lucifer tersenyum tipis dan kembali menyedot darah kesukaannya. [END] |
![]() |
|
| Ferenc Csanyi | Apr 28 2015, 01:11 PM Post #2 |
|
CITIZEN Nama: Ferenc Mikael Nama keluarga: Csanyi Tempat & Tanggal lahir: Pécs, 27 July 1980 Umur: 35 years old Gender: M Kewarganegaraan: Hungary and Toshi Haku Pekerjaan: Investor Deskripsi karakter: Warna rambut hitam gelap dipangkas pendek rapi, memiliki warna mata hijau bening yang kelam, kulitnya putih pucat, memiliki jenggot dan kumis rapi khas bangsawan, tubuh atletis dan tinggi, rajin berolahraga, penggemar berat cerutu dan wiski / minuman keras lainnya, gayanya sangat berkelas karena dirinya berasal dari keluarga yang masih ada hubungan keluarga bangsawan tempo dulu, senang bermain catur / berkuda / berburu, tidak suka / tidak tahan dengan sinar matahari jadi sering menggunakan kacamata hitam untuk menutupi matanya. Hal-hal khusus Tinggi/Berat: 178 cm / 58 kg Sifat: Pada dasarnya Ferenc adalah pria yang lembut, ramah, murah senyum, sedikit tertutup, perfectionist, dengan perasaan yang halus dan melankolis, tetapi tetap berpikiran logis dan sangat religius. Namun apabila kecenderungan blood fetishnya sedang dalam kondisi high, Ferenc cenderung suka mendominasi, gampang marah dan dibuat kesal, sedikit kejam dan tidak berperasaan, keras kepala, sangat senang melakukan kegiatan yang memacu andrenalinnya.
Status/orientasi: Single / Panseksual Visualisasi: Jonathan Rhys Meyers Link menuju galeri/website visualisasi: Jonathan Rhys Meyers Latar belakang singkat: Lahir dari pencampuran keluarga keturunan bangsawan kuno Hungarian dan juga darah rakyat biasa Toshi Haku. Sang ayah bernama Miklós Csanyi merupakan keturunan ke-20 bangsawan Hungary yang memiliki perusahaan ekspor and impor dan juga perdagangan melalui jalur kapal, menikahi Erika Ha, gadis yatim berkebangsaan Toshi Haku yang ditemuinya saat gadis itu sedang melanjutkan sekolahnya di salah satu perguruan tinggi negeri di Hungary. Ferenc sendiri merupakan anak satu-satunya dari keluarga ayahnya. Namun dia masih memiliki beberapa sepupu jauh dari pihak ayah dan pihak ibu yang tersebar hampir di seluruh bagian dunia. Tetapi Ferenc sama sekali tidak dekat dengan sosok-sosok para sepupunya tersebut. Ayah dan Ibunya bisa dikatakan sebagai orang biasa, namun ada rumor mengatakan bahwa leluhur Ferenc dari pihak sang ayah pernah dikabarkan memiliki hubungan dengan seorang vampir dan digigit sehingga menjadi seorang vampir. Namun tidak ada satupun yang mempercayai dan hanya menjadikannya sebagai dongeng untuk menakuti anak-anak. Hingga saat orang tua Ferenc melihat apa yang putera mereka lakukan. Mereka sungguh terkejut bukan main dan mencoba untuk melakukan segala tindakan medis untuk menyembuhkan putera mereka dari kecenderungan aneh tersebut. RP Regis: Next Post |
![]() |
|
| Ferenc Csanyi | Apr 28 2015, 01:33 PM Post #3 |
|
RP Regis: Rumah Sakit Jiwa, Hungary, Tahun ke-7. Ferenc duduk di sofa di dalam kamarnya. Sekilas, orang-orang mengira mungkin tempat ini hanyalah rumah sakit biasa namun sesungguhnya rumah sakit ini merupakan sebuah tempat Mental Rehabilitasi. Rumah sakit ini adalah yang terbaik. Bukan hanya karena kualitas perawatannya tetapi rahasia para pasien dan keluarga pasien dijamin aman. Para dokter, perawat, dan staff telah disumpah mati tidak akan membocorkan apapun yang ada disini. Dan hanya mereka-mereka yang terpercayalah yang diizinkan memasuki daerah ini. Dan selama hampir tujuh tahun lamanya, Ferenc berada di dalam sini. Ruangan ini diusahakan sebaik mungkin mirip dengan kamarnya tetapi Ferenc tahu bahwa ini adalah kurungannya. Kurungan dari sosok sang iblis yang menggerogoti dirinya—sosok kelam yang diwariskan oleh mungkin leluhurnya di masa lalu. “Bapak di surga...” Bisik Ferenc memanjatkan doa kepada yang di atas, sambil terus memeluk dirinya dengan tatapan hampa ke arah halaman yang terlihat dari balik jendela kamarnya. Dengan rosary yang terus dia kalungkan atau dia genggam sepanjang waktu, Ferenc berusaha untuk meminta pertolongan Tuhan untuk bisa membantunya melewati siksaan ini. Dengan para dokter yang juga membantunya untuk terus mempertahankan jati dirinya dan mencoba menahan sisi lain dirinya dari dalam dirinya. Serta obat-obat yang harus dikonsumsinya agar mampu menurunkan kecenderungan abnormalnya untuk meminum darah. Ferenc yakin bahwa dia akan segera sembuh. Dia akan kembali normal—dia harus normal. Pintu terbuka dan butler kepercayaan Ferenc datang seperti biasanya. Kesetiaannya pada Ferenc mengharukan dada pria yang bakal kumis dan jenggotnya mulai tumbuh tak teratur. “Kau datang—?” Senyum Ferenc. “Kau pasti gatal ingin merapikan penampilanku…” Kekeh Ferenc dengan suara parau. Hari masih siang dan dia terlalu lemah untuk membiarkan dirinya berada di tengah-tengah matahari. Rasanya terlalu panas dan memusingkan. “Kemarilah, Nikolay—“ Ferenc mengulurkan tangan yang masih menggenggam Rosary, Ferenc meraih tangan butler kesayangannya. “Temani aku disini—temani aku hingga aku terlelap dan iblis dalam diriku pun ikut tertidur…” Ferenc terkekeh lemah dengan bibirnya yang kering akibat terlalu haus. Tetapi itu bukanlah kehausan normal. Tetapi Ferenc sudah bersumpah atas nama makam ayah ibunya bahwa dia akan sembuh dan kembali. “Mom… Dad…” Desis Ferenc, mengingat kabar yang disampaikan oleh tim pengacara dan juga orang-orang kepercayaan orang tuanya bahwa mereka meninggal karena kecelakaan yang terjadi pada pesawat pribadi mereka dan itu baru saja terjadi beberapa minggu lalu. Sehingga duka itu masih terasa perih di hati Ferenc. *** Dua tahun setelah keluar dari Rumah Sakit. "Kita sampai." Ujar Ferenc dengan suara kecil kepada Nikolay dengan mata yang meneliti tempat baru yang sedang di datanginya. Ini adalah negara yang sering diceritakan sang ibu di waktu kecil dengan penuh kerinduan. Sang ibu rela berkorban jauh dari tanah airnya hanya agar dia bisa bersama dengan sang ayah, namun di lubuk hati terdalam sang ibu, dia rindu pada negaranya, tanah airnya ini. Tetapi Ferenc sama sekali tidak memiliki keterikatan batin dengan negara ini karena dia belum pernah sekalipun menginjakkan kakinya disini—terkecuali saat ini. Kesetiaan sang ibu pada tanah airnya terbukti dengan dirinya yang masih memeluk kewarganegaraan Toshi Haku seakan itu adalah jati dirinya. Walau berulang kali sang ayah memintanya mengganti warganegara tetapi sang ibu menolak. Lantas kenapa Ferenc bisa berada disini? Ini bermula dari sepucuk surat dari nenek Ferenc—ibu dari ibu Ferenc. Namun sesungguhnya surat itu tidak benar-benar datang dari sang nenek namun dari pengacara sang nenek yang mengabarkan bahwa sang nenek sedang dalam kondisi sekarat dan ingin melihat cucu semata wayangnya. Serta meminta maaf karena selama ini telah mengabaikan sang ibu. Ferenc sama sekali tidak mengetahui persoalan masa lalu sang ibu dengan neneknya, tetapi Ferenc juga tidak mau membiarkan sang nenek mati sendirian disaat Ferenc sendiri tidak bisa benar-benar bersama kedua orang tuanya saat ajal menjemput keduanya. “Ayo, kita pergi. Aku tidak tahan dengan sinar mataharinya—“ Ferenc mengerut dan membiarkan beberapa bodyguard mengawalnya hingga ke limusin yang disewanya. Yang Ferenc tahu, sisa waktu neneknya tak banyak—dan akan banyak sekali hal yang mungkin akan didapatkan Ferenc dari sang nenek, begitupun dengan sejumlah kewajiban. Siapa sangka, sang ibu yang dikabarkan sebagai mahasiswi miskin di Hungary merupakan anak dari pengusaha kaya di Toshi Haku yang tanduk kekuasaannya sudah mulai goyah karena banyaknya penipuan dan korupsi di perusahaan itu. "Akan ada banyak tugas di depan—kau harus mendampingiku selalu, Nikolay." Ferenc menggenggam tangan satu-satunya orang dari masalalu yang masih setia bersamanya, sambil meletakkan kepalanya di bahu Nikolay, Ferenc tertidur. "Aku tahu aku harus menahannya... tapi—carikan aku darah malam ini... Aku ingin darah malam ini." Bisiknya pada Nikolay sambil tetap menutup matanya, seakan dia tertidur. Bisikan itu sangat pelan hingga tidak ada satupun yang mendengar kecuali Nikolay. Bahkan para bodyguard yang terduduk rapi di beberapa kursi di limusin itupun belum tentu dapat mendengarkannya. Ini adalah rahasia dan hanya mereka yang terpercaya yang mengetahuinya. NB: Kecenderungan Ferenc masih ada tapi dia sudah mulai mengendalikannya dengan tetap terapis dan mengkonsumsi obat-obatannya. Namun saat dia benar-benar sudah tidak tahan berpuasa darah. Dia biasanya minta dibelikan darah dari rumah sakit dan klinik. Untuk kecenderungan kekerasan dan fantasy sex yang sempat dideritanya, itu baru akan ditonjolkan seiring interaksi dia dengan beberapa orang yang memicu kecenderungan yang itu untuk kembali muncul. Tetapi untuk saat ini, kecenderungan kekerasaannya sudah lebih dikontrol oleh masa-masa pengobatan yang masih terus berlanjut. Ferenc datang bawa pasukan, salah satunya dokter pribadi sekaligus dokter kejiwaannya. Kalau ada kesalahan dan kekurangan, mohon dimaklumi dan mohon bimbingannya. Tapi kalau protokol kenegaraannya masih dirasa sulit saya batalkan untuk membuat karakter Ferenc #slapped |
![]() |
|
| Crux Corvus | May 1 2015, 04:29 PM Post #4 |
![]()
Kepala Negara
|
1. Tolong jelaskan kontrakdiksi kalimat 'sudah dinyatakan sembuh' dengan 'masih memiliki kencenderungan mengkonsumsi darah'. Apakah Ferenc mengalami relapse hingga kembali memiliki blood-fetish setelah dinyatakan sembuh? (karena bila dinyatakan sembuh, maka Ferenc seharusnya tidak lagi memiliki kecenderungan ini) 2. Tolong jelaskan apakah Ferenc memiliki dokter psikiatri yang mengetahui kondisinya untuk melakukan pemeriksaan rutin di Toshi Haku dan apakah ada orang lain yang dapat menjaga dan menjami Ferenc tidak membahayakan warga di Toshi Haku ? (in plot, hal ini penting untuk masalah imgrasi sekalipun Ferenc warga negara Toshi Haku) Terimakasih |
![]() |
|
| Ferenc Csanyi | May 1 2015, 11:54 PM Post #5 |
|
Mohon maaf sebelumnya. Untuk bagian paragraf terakhir di keterangan hal-hal khusus:
Saya ralat dan saya gantikan dengan keterangan. Hingga akhirnya, setelah 10 tahun dilalui Ferenc di dalam rumah sakit jiwa dengan berbekal terapi mental dan juga obat yang dikonsumsi seumur hidup untuk menekan kecenderungan Ferenc tersebut. Walau Ferenc tidak benar-benar dinyatakan sembuh total. Namun dikarenakan kecenderungan Ferenc untuk melukai orang atau melakukan tindakan kekerasan pada orang lain atau bahkan hewan sudah dinyatakan dalam kondisi tidak membahayakan (dipantau secara ketat selama masa perawatannya di rumah sakit), maka pihak rumah sakit pun memberikan keringanan bagi Ferenc untuk dapat keluar dari rumah sakit dan menerima perawatan di rumah. Akan tetapi, pihak rumah sakit tidak serta-merta melepaskan Ferenc begitu saja tanpa pengawasan sang ahli. Dengan psikiatris terbaik mereka yaitu Abraham Theodore Edwards—yang adalah psikiatris yang juga dipilih langsung oleh orang tua Ferenc, saat akhirnya psikiatris Ferenc yang pertama menyatakan menyerah untuk menyembuhkan atau bahkan menurunkan kegilaan Ferenc pada saat itu—maka Abraham pun dipilih. Abraham sendiri dikenal dengan reputasinya yang sangat baik di dunia kesehatan khususnya kesehatan jiwa dan mental. Abraham merupakan rekomendasi dari beberapa kenalan orang tua Ferenc. Maka dari itu, setelah sudah keluar dari rumah sakit pun Ferenc masih sepenuhnya diawasi oleh Dr. Abraham yang diminta langsung secara khusus untuk menjadi psikiatris pribadi Ferenc yang senantiasa menemani Ferenc kemanapun. Sedangkan untuk kecenderungan Renfield Syndrom Ferenc hanya sesekali muncul saat Ferenc melakukan hubungan sex dengan pasangannya. Biasanya tanpa sadar, dia melukai partnernya dan menghisap darah sang partner. Namun sang partner hanya mengira bahwa Ferenc memiliki semacam kecenderungan penikmat BDSM. Tetapi Ferenc jelas memilih pasangannya dengan sangat hati-hati (hanya meladeni mereka yang bersedia) karena dia tidak ingin kecenderungannya menjadi masalah bagi partner sexnya. Situasi lain yang sering terjadi adalah pada saat Ferenc mengalami kegugupan. Namun Ferenc biasanya memilih untuk mengigit dirinya sendiri dan menghisap darahnya sendiri atau meminta izin / kesediaan butlernya—Nikolay Csintalan—untuk meminum darahnya. Biasanya Ferenc hanya membutuhkan sedikitnya satu-dua teguk darah saja untuk menenangkan ketegangannya karena menginginkan darah, karena sekarang Ferenc hanya butuh membuat lidahnya merasakan darah tidak lebih dari itu. Kegugupan bisa dipicu karena banyak hal; Saat Ferenc merasa tidak nyaman, tidak tenang karena harus beradaptasi di tempat asing dan sama sekali tidak sedang didampingin oleh Nikolay. Sehingga apabila Ferenc sedang harus bekerja di tempat baru (entah sedang mengurusi saham / tendom / perusahaan milik keluarganya) dan mengharuskannya pergi ke luar negeri. Ferenc akan memastikan Nikolay berada disisinya selama 24 jam sehari beserta tim bodyguard Ferenc yang dipimpin oleh Il-Sung Cha yang bukan hanya bertugas untuk memastikan keselamatan Ferenc melainkan juga memastikan Ferenc tidak akan berbuat masalah dengan melukai orang lain karena kecenderungannya dengan cara apapun (dengan tanpa harus melukai Ferenc). Il-Sung bertugas sebagai komando dari tim bodyguard yang ditugaskan untuk menjaga Ferenc. Biasanya Il-Sung baru benar-benar bertugas menjaga Ferenc saat Ferenc sedang berada di luar ruangannya (Jika ingin pergi keluar dan akan melakukan banyak interaksi dengan orang). Namun, apabila Ferenc sudah kembali ke tempat tinggalnya. Il-Sung akan menugaskan setidaknya 2-3 bodyguard untuk standby menjaga Ferenc. Ataupun kegugupan dipicu karena terlalu banyaknya hal yang sedang dipikirkan oleh Ferenc dan butuh waktu baginya untuk memikirkan solusinya. Serta dosis obat yang harus dikonsumsinya kurang dari seharusnya. Tetapi ada pula pemicunya adalah karena melihat atau mencium darah orang lain, namun hal ini jarang terjadi karena Nikolay, Abraham, Il-Sung memastikan Ferenc tidak akan mendapati situasi dan kondisi demikian. Dan Ferenc masih menjalani proses rehabilitasi untuk ketahanannya dalam melihat atau mencium darah orang lain agar mendapatkan kekebalan untuk mengendalikannya. Semua jawaban atas pertanyaan Anda ada di dalam pak #kabur |
![]() |
|
| Crux Corvus | May 2 2015, 09:19 PM Post #6 |
![]()
Kepala Negara
|
Approved |
![]() |
|
| 1 user reading this topic (1 Guest and 0 Anonymous) | |
| « Previous Topic · Approved registration · Next Topic » |


(c) to the rightful owner


saya batalkan untuk membuat karakter Ferenc #slapped 

9:52 PM Jul 11