| Daily News | ||
|---|---|---|
Toshi Haku Opreg 07 April - 14 April |
(c) to the rightful owner
| |
| Toshi Haku Board | ||
|---|---|---|
| Selamat datang di Toshi Haku. Toshi Haku adalah forum roleplay berbasis kehidupan sehari-hari di sebuah negara kota fiksi di kawasan Asia Timur. Buat dan daftarkan karakter kalian di sini dan jadilah bagian dari warga Toshi Haku. Jangan lupa baca peraturan dan cara bermain di sini terlebih dahulu. Salam, Crux corvus |
| Tsubaki Nanba; Done | |
|---|---|
| Tweet Topic Started: Jan 28 2013, 01:49 AM (137 Views) | |
| Tsubaki Nanba | Jan 28 2013, 01:49 AM Post #1 |
|
ANAK-ANAK Nama: Tsubaki Nama keluarga: Nanba Tempat & Tanggal lahir: Toshi Haku, 14 April 2005 Umur: 7 Gender: Male Kewarganegaraan: Toshi Haku Kelas: 1 SD Deskripsi karakter:
Tinggi/Berat: 124cm/24cm Sifat: [*] Cenderung pendiam dan tidak banyak bicara, sebenarnya akibat rasa traumatik yang ia dapati setelah perceraian antara kedua orang tuanya (tapi bukan berarti tidak bisa membuatnya tertawa atau marah, hanya intensitasnya dalam berbicara yang terpengaruh). Tidak pernah bisa membuka diri pada orang lain selain pada ibunya dan sekarang setelah perceraian kedua orang tuanya dan hak asuh anak didapat oleh sang ayah, ia justru semakin tertutup. Penyendiri. Tidak mudah menangis, karena ia sering dimarahi pamannya jika menangis. Tidak pernah keberatan untuk berteman dengan siapapun. Akhir-akhir ini ia jadi lebih berani melawan seseorang yang sering melakukan pembullyian padanya. Memiliki rasa ingin tahu yang sangat besar. Kadang suka tertawa sendiri dikejadian dan waktu yang tidak tepat--bahkan jika menurut orang lain tidak ada yang lucu. [-] Terlalu tertutup untuk anak seusianya dikarenakan ia hanya bisa terbuka pada sang ibu (ibunya justru pergi darinya setelah perceraian dan hak asuh dimenangkan sang ayah). Hampir tidak memiliki teman, selain beberapa orang termasuk Shion Song. Keseimbangan tubuhnya sama sekali tidak bagus. [+] Gambarnya lumayan bagus untuk ukuran anak SD. Akhir-akhir ini jadi jago berkelahi. Nama wali/orang tua: Ichinosuke Nanba Visualisasi: Kato Seishirou Link menuju galeri/website visualisasi: Wiki Latar belakang singkat: Putra tunggal Ichinosuke Nanba. Ayahnya adalah seorang penulis sementara sang ibu adalah seorang guru. Pernikahan kedua orang tuanya tidak terlalu baik sehingga setelah delapan tahun menikah keduanya memutuskan untuk bercerai. Perceraian tersebut mebuat beberapa pengaruh tidak baik untuk Tsubaki sendiri, salah satunya adalah berkurangnya intensitas ia berbicara, dan membuatnya sering melamun. Saat ini ia tinggal dengan sang ayah semenjak sang ibu memutuskan untuk keluar dari Toshi Haku. Dianggap 'pacar' oleh salah seorang temannya disekolah yang bernama Shion Song. Tsubaki sendiri tidak pernah keberatan untuk diintili atau dianggap 'pacar' oleh anak lelaki tersebut. Lagipula ia menganggap kalau 'pacar' berarti 'teman dekat'--salah pamannya yang bernama Ryosuke. Nama karakter dewasa yang dimiliki PM: Komatsu Nanba & Mitsuyoshi Nanba RP Regis: -Next- Edited by Tsubaki Nanba, Jan 30 2013, 12:29 AM.
|
![]() |
|
| Tsubaki Nanba | Jan 30 2013, 12:50 AM Post #2 |
|
Januari 2013 Nanba's Residence Before Dinner Mama menelepon? Tsubaki segera meninggalkan kegiatan menggambarnya. Saat diberi tahu oleh pamannya yang bernama Kyousuke bahwa ia dihubungi oleh sang ibu. Ia sedikit berlari untuk segera mengangkat telepon rumah yang sedang tersambung dengan sang ibu tersebut. "Halo mama?" Wajahnya sedikit sumringah saat ia menggenggam telepon yang berukuran sedikit lebih besar dari wajahnya. Rasanya kangen sekali. Ada banyak hal yang ingin ia tanyakan pada sosok yang melahirkan dirinya tersebut. Tapi ia bingung harus mulai darimana... "Tsubaki?" "Ya..." "Sudah makan?" "Belum.." Tsubaki menggelengkan kepalanya ringan saat menjawab. Sekarang belum waktunya makan, karena Kyousuke-niichan masih memasaknya. Jadi Tsubaki belum makan. Papa sendiri belum pulang saat ini. Ayahnya tersebut masih berada di kota. Menginap ditempat seseorang yang disebut dengan 'editor' karena buku yang dibuat oleh ayahnya itu sudah masuk waktu dedlen. Entah apa maksudnya itu. Yang jelas papanya sedang tidak berada disini sekarang. "Mama...?" Kapan pulang? Kapan kembali lagi bersama ia dan papa? Kapan? "Ada apa Tsubaki?" Pertanyaan itu tidak bisa keluar dari mulutnya. Tsubaki sama sekali tidak pernah dapat mengerti kenapa ia tidak pernah bisa mengungkapkan seluruh pertanyaan tersebut. Mungkin karena mama tidak akan pernah kembali pada papa? "...Un, tidak apa." Kepalanya kembali menggeleng meskipun ia tahu bahwa sang ibu tidak akan pernah melihat. Selanjutnya Tsubaki mendengar pertanyaan-pertanyaan tentang sekolahnya dan juga tugas. Seluruh pertanyaan yang hanya ia berikan jawaban antara Ya atau Tidak. Hingga akhirnya, kata sampai nanti terucap dari mulut sang ibu. *** |
![]() |
|
| Ziven Egan | Feb 5 2013, 06:47 PM Post #3 |
![]()
Wakil Kepala Negara
|
Approved |
![]() |
|
| 1 user reading this topic (1 Guest and 0 Anonymous) | |
| « Previous Topic · Approved registration · Next Topic » |


(c) to the rightful owner




7:19 AM Jul 11