Welcome Guest [Log In] [Register]
Daily News
Welcome

Selamat datang di Toshi Haku, sebuah negara kota fiksi yang terletak di sebuah pulau kecil di Asia timur, diantara Korea dan Jepang. Bahasa utama adalah bahasa Inggris dan mata uangnya adalah Kimu. Roleplay dilakukan dengan berbasis pada kehidupan sehari-hari. Selamat bermain.

- Panduan Pemula

- Peraturan Umum

- Toshi Haku's Law

- Pendaftaran

- Daftar Visualisasi

- Lowongan

- Kalender Akademik JHS, SHS & Universitas

- Toshi News Headline

Update News :

Mengenai Upgrade (Penggabungan) Zetaboards ke Tapatalk

Sekalipun kejelasan mengenai pelaksaan penggabungan ZB dan Tapatalk masih belum jelas, Staff TH ingin mengingatkan member.memberyang masih menggunakan image host external (imgur,postimages,dsb) untuk secara perlahan mengupload ulang link Avatar dan Signature mereka ke dalam server Zetaboards untuk menghindari hilangnya gambar/attachment.

  • Kelulusan tahun ajaran 2016-2017

    Daftar Almost Unreg list APRIL 2018

    Diingatkan untuk semua member, untuk keseragaman, warna quote dialog adalah abu-abu. Gunakan bbcode [color=grey][/color] atau [color=#999][/color]

    Bagi owner fiksi, diharap mendaftarkan profil usahanya di sini atau tempat usaha anda tidak akan dimasukan dalam daftar perusahaan di lokasi umum.

    Bagi member yang namanya belum masuk dalam daftar tapi sudah merasa disetujui permohonannya, atau belum dirubah grupnya harap hubungi admin.


  • Jadwal Pelayanan

      Toshi Haku Opreg 07 April - 14 April

    • Jadwal Approval
    • Gelombang 1 :16 April
    • 16 April : posting daftar almost unreg
    • 22 April : eksekusi daftar almost unreg

    Time Line

    (c) to the rightful owner

    Musim Semi, April 2018

    Member Service :


    Toshi Haku's Event

    [ANNUAL EVENT] Folk Carnival

    [MONTHLY EVENT] BOMB!

    Toshi Haku Board
    Selamat datang di Toshi Haku.

    Toshi Haku adalah forum roleplay berbasis kehidupan sehari-hari di sebuah negara kota fiksi di kawasan Asia Timur. Buat dan daftarkan karakter kalian di sini dan jadilah bagian dari warga Toshi Haku. Jangan lupa baca peraturan dan cara bermain di sini terlebih dahulu.

    Salam,

    Crux corvus



    Username:   Password:
    Add Reply
    Juan L. Gutierrez; Finish
    Topic Started: Feb 18 2012, 10:22 AM (84 Views)
    Juan L. Gutierrez

    CITIZEN

    Nama: Juan L. Gutierrez
    Tempat & Tanggal lahir: Cojimar, Havana, Cuba & 23 Juni 1967
    Umur: 45 Tahun
    Gender: Male
    Kewarganegaraan: Cuban-American
    Pekerjaan: Dosen Teknik Arsitek
    Deskripsi karakter: Bermata coklat muda, rambut ikal coklat keemasan, kulit wajah sedikit berkeriput termakan usia, tegap, pandangannya tajam, tubuh berotot, tubuhnya bersih dari tatto tapi dia memiliki luka bakar yang besar di belakang punggungnya. Menyukai hal-hal yang berhubungan dengan bersantai di pagi hari dan membenci jika pekerjaannya tidak diselesaikan dengan baik.
    Tinggi/Berat: 189 cm/ 85 kg
    Sifat: Dewasa tetapi terkadang bisa menjadi sangat kekanak-kanakan, menyukai kesendirian dan tidak pernah menolak saat dimintai bantuan, perhatian, suka memberikan solusi pada setiap orang-orang yang membutuhkan nasehatnya, menyukai olah raga indoor, tidak menyukai keterikatan pada aturan tetapi dia selalu bersikap tegas pada orang yang melanggar aturan, menyukai kesendirian dan tidak terfikirkan uuntuk memiliki keluarga, baginya kehidupannya hanya diperjuangkan untuk selalu berada dekat dengan orang-orang yang membutuhkan bantuannya, selalu memaklumi kesalahan setiap orang yang berada di dekatnya dan itu terkadang membuatnya kesulitan karena begitu banyak kesalahan yang terjadi di depan matanya tanpa dia berupaya untuk memperbaiki kesalahan yang ada.
    Status/orientasi: Single/Gay
    Visualisasi: Robert Downey Jr.
    Latar belakang singkat:
    RP Regis:

    Pertengahan Januari 2012. Kediaman Juan L. Gutierrez

    Juan mengenakan celana training berjalan ke sisi meja yang ada di ruang tamu. Tangannya meraih kaus oblong di atas sofa dan mengenakannya melewati atas kepalanya. Sembari melangkah melewati sofa, tangannya meraih jam tangan kulit di atas tumpukan buku design di atas mejanya. Satu tangannya mengencangkan rolex itu di tangannya yang lain. Dia baru bangun tidur, tapi ingatannya masih bisa mengingat dimana dia meletakkan ponsel yang berdering keras mengganggu jam istirahat malamnya.

    Juan bertelanjang kaki berjalan ke arah tas kerjanya yang di letakkan di dekat gantungan mantel. Benda kecil itu terus berdering sampai dia menemukannya ada 7 kali panggilan tidak terjawab.

    "Ya, halo!" Juan mengambil beberapa bongkahan es batu di dalam kulkas, memasukkannya dalam kantong kompres di dalam kotak P3K yang ada di rak yang menggantung di dinding. "Oh!, Hyukkie! Bagaimana kabarmu? Aku tidak menyangka kau meneleponku pagi-pagi begini."

    Juan berbaring di sofa, menempelkan kantung kompres di atas keningnya. Dia tidak perlu melihat ke arah jam dinding karena ini sudah pukul 3 pagi. Dia teringat semalam pulang dari kampus hampir tengah malam karena harus menyelesaikan proyek pembuatan design yang dikerjakan bersama beberapa mahasiswanya. Sekarang dia baru saja menghabiskan 3 jam beristirahat setelah bekerja seharian selama beberapa hari ini. Setidaknya dia akan membutuhkan aspirin setelah ini.

    "Apa? Bagaimana tadi kau bilang?" Matanya mengarah langit-langit. Lampu kristal di atas kepalanya seolah berputar, sama seperti informasi yang baru didengannya dari Hyukkie. Dia mau menitipkan anaknya di sini? Di rumahnya? Yang benar saja? Dia sedang banyak proyek besar dalam beberapa bulan ini. Apa dia akan mengganggu pekerjaannya nanti? "Siapa yang akan kemari nanti? Apa anakmu yang bungsu?" Ya, dia ingat pernah bertemu dengan ketiga anak Hyukkie. Pada saat itu dia masih belum pindah ke Toshi Haku. Dia masih ingat ketika mereka bertiga pergi berbelanja bersamanya beberapa kali. Mereka anak yang manis. Tapi pertambahan usia mereka tidak akan mempertahankan kelucuan mereka pada saat mereka masih kecil.

    Juan membalik kompres di keningnya. sebagian rasa nyeri di kepalanya sedikit berkurang. "Apa? Putra bungsumu? Kau punya anak bungsu lagi Hyukkie? Aw!" Juan meringis merasakan sesuatu yang menusuk di telapak kakinya saat dia melipat kakinya ke bawah. Dia bangkit terlalu cepat sampai menendang mejanya bergeser beberapa senti. Dan itu menyakiti tulang kering kakinya. "Ow..ow... god.. what's that?" Juan menggerutu menjauhkan ponselnya beberapa senti dari telinganya. Tangannya mengelus-ngelus bagian tulang keringnya yang nyeri sambil melihat benda yang menyebabkan deretan insiden ini. Ternyata hanya ujung bolpoin menggambarnya. Kenapa benda ini bisa ada disini? Juan memaki pelan menyingkirkan benda itu ke atas meja.

    "Halo?" Ponsel itu didekatkan lagi ke telinganya. Hyukkie sepertinya mendengarkan makiannya barusan. "Tidak ada apa-apa. Aku hanya teledor meletakkan sesuatu sampai harus melukai kakiku sendiri. Hanya ujung bolpoin menggambar milikku saja, tidak sampai terluka parah. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan." Juan berbaring kembali ke sofanya, meletakkan kembali kantung kompresnya yang terjatuh ke lantai. Dia belum selesai mendengarkan cerita Hyukkie.

    Dia mendengarkan, satu persatu penjelasan Hyukkie dan tidak ada kalimat dari pria itu yang dibantahkan olehnya. Dia hanya sedang mendengarkan seseorang yang memintanya mengurus seseorang yang tidak lain adalah putra Hyukkie sendiri. Usianya sudah cukup dewasa. 25 Tahun. Syukurlah, jadi dia tidak perlu menyewa baby sitter untuk mengawasinya. Dia juga sudah tamat kuliah. Itu informasi yang bagus, jadi dia tidak perlu mengawasi jam belajarnya setiap hari supaya nilainya tidak turun. Tetapi dia tidak memiliki pekerjaan. Itu mudah. Dia akan memberikan beberapa alternatif pekerjaan yang akan dilakukannya disini. Selama dia memiliki keahlian dan mau bekerja keras dalam pekerjaannya, itu mudah. Kehidupan di Toshi Haku tidak sekeras kehidupan di eropa atau amerika. Dimana setiap orang harus berjuang keras untuk mendapatkan satu pekerjaan. Mereka bahkan rela menjual dirinya untuk mendapatkan beberapa lembar dollar saja. Tapi dia tidak akan membiarkan hal itu terjadi pada putra Hyukkie. Dia berjanji akan menjaganya seperti Hyukkie menjaga anak itu. Jadi dia hanya memberikan tumpangan tempat tinggal saja untuk anak itu. Tanpa harus mengawasi, mengatur hidupnya sehari-hari dan meluangkan sebagian waktunya yang sangat sibuk untuk mengawasi seseorang yang memerlukan pengawasan.

    "Baiklah! Kapan dia datang kemari?"

    Hyukkie mengatakan satu rentang waktu yang mungkin bisa membuatnya tinggal di rumah beberapa saat. Tidak masalah. Dia bisa meliburkan satu hari itu untuk tidak melakukan apa-apa dan menyambut anak itu di rumah.

    "Baiklah, aku tidak keberatan. Akan kusiapkan satu kamar untuknya." Hukkie terlihat merasa bersalah karena membuatnya sedikit kesusahan karena keberadaan putranya nanti "Ya, ya Hukkie. Itu bukan masalah bagiku. Lagipula ada aku disini sebagai pamannya. Dia tidak perlu menginap di tempat lain. Justru kalau dia menyewa apartemen itu akan sangat menyinggungku. Tidak, tidak apa-apa. Aku akan merawatnya seperti anakku sendiri. Kau tenang saja. Ok, ok, kalau begitu persiapkan saja apa yang perlu dibawanya. Tidak perlu banyak-banyak. Seperlunya saja. Dia bisa membelinya di sini. Aku yang akan mengurusnya. kau tidak perlu khawatir. Ok, jaga dirimu Hyukkie. Simpan saja terima kasihmu. Kau pikir aku ini orang asing. Aku ini sahabatmu. Ok, selamat malam Hyukkie!" Sambungan terputus. Juan meletakkan ponselnya di atas meja.

    Jadi dia akan kedatangan tamu di rumahnya. Putra Hyukkie yang paling bungsu. Dia belum pernah melihatnya. Terakhir dia melihat Hyukkie saat istrinya belum hamil dan masih memiliki 3 orang anak.

    Anak bungsu, Juan mengulang kalimat itu dalam otaknya. Langit-langit masih terasa berputar dalam penglihatannya. Apalagi ketika mengingat Hyukkie mengatakan kalau anak itu akan datang di pertengahan februari besok. Itu masih sebulan lagi. DIa harus mempersiapkan semua kebutuhan anak itu di rumah ini. Kamarnya, dapurnya, ruang tamunya... Juan menutup matanya perlahan. Dia letih, pandangannya mulai kabur. Mungkin lebih baik dia mengurangi porsi jam kerjanya supaya dia tidak terlalu letih setiap pulang ke rumah.

    Satu tangan Juan lunglai di lantai sementara satu tangannya lagi lunglai di atas perutnya. Kompesnya di biarkannya jatuh ke lantai karena dia tidak sanggup meluruskan kepalanya sendiri menghadap ke langit-langit. Dia ingin meneruskan tidurnya. Mengistirahatkan tubuhnya yang terasa letih.
    Edited by Juan L. Gutierrez, Feb 18 2012, 07:26 PM.
    Offline Profile Quote Post Goto Top
     
    Ellena Fuji
    Member Avatar

    Approved
    Offline Profile Quote Post Goto Top
     
    1 user reading this topic (1 Guest and 0 Anonymous)
    ZetaBoards - Free Forum Hosting
    Join the millions that use us for their forum communities. Create your own forum today.
    « Previous Topic · Approved registration · Next Topic »
    Add Reply

    Der kleine Prinze designed and coded by Crux Corvus
    for Toshi Haku, 2010 - Present.