| Daily News | ||
|---|---|---|
Toshi Haku Opreg 07 April - 14 April |
(c) to the rightful owner
| |
| Toshi Haku Board | ||
|---|---|---|
| Selamat datang di Toshi Haku. Toshi Haku adalah forum roleplay berbasis kehidupan sehari-hari di sebuah negara kota fiksi di kawasan Asia Timur. Buat dan daftarkan karakter kalian di sini dan jadilah bagian dari warga Toshi Haku. Jangan lupa baca peraturan dan cara bermain di sini terlebih dahulu. Salam, Crux corvus |
| Ayumi Kurihara | |
|---|---|
| Tweet Topic Started: Jan 10 2012, 09:05 PM (111 Views) | |
| Ayumi Kurihara | Jan 10 2012, 09:05 PM Post #1 |
|
PELAJAR SMA Nama: Ayumi Kurihara Tempat, tanggal lahir: Nara, 27 Febuari 1996 Umur: 15 y.o Gender: Female Kewarganegaraan: Japanese Kelas: 1 SMA Deskripsi karakter:
Tinggi/Berat: 168cm / 50kg Sifat: Sedikit pendiam, Selalu tersenyum dengan orang yang menyapanya, Suka merasa bersalah, Mandiri, Senang sekali duduk di rerumputan atau sekedar dibangku taman melihat daun berguguran, menyukai angin. Status/orientasi: Single / Straight Visualisasi: Yu Aoi Latar belakang singkat: Anak ke empat dan anak perempuan satu-satunya dari Tomohiro Kurihara dan Ayaka Sato. Keluarganya seorang pengusaha barang antik serta saham di Jepang, Kakak sulungnya (Dai) meneruskan usaha keluarga, Kakak kedua (Hiro) kuliah di Inggris jurusan seni tari ballet namun kembarannya (Ueda) kuliah di Juliard belajar seni musik, Adiknya paling bungsu (Kenta) masih duduk di bangku sekolah SMP tidak jauh dari rumahnya. Ayumi merupakan anak yang biasa-biasa saja dalam akademik, namun ia salah satu pemusik dan pelukis muda yang cukup terkenal di negaranya. Memutuskan untuk sekolah diluar negri karena bosan dengan negaranya. RP Regis: 'BEST YOUNG ARTIST OF THE YEAR' Masih melamun melihat award yang baru saja ia dapatkan semalam di gala penghargaan untuk seniman seluruh Jepang, tidak hanya piala Award yang berbentuk kerucut ini atau pidato yang membanggakan Ayumi. Sebuah karya di anggap banyak orang adalah 'masterpiece' itu dengan cantiknya tergantung di museum seni nasional- Tokyo. Itu lah hal yang membanggakannya, orang tuanya serta saudara kandungnya yang semuanya laki-laki. Tidak lupa amplop dengan cap Tokyo Geijutsu Daigaku di meja belajar Ayumi yang penuh dengan sketsa, tawaran untuk sekolah di salah satu sekolah seni paling top seJepang, orang manapun akan rela menggantikan posisi Ayumi sekarang ini. Turun dari tangga tersembunyi di rumahnya yang tidak begitu besar namun cukup luas untuk menampung lima anak dan dua orang tua, sayang kakak pertama lebih memilih tinggal di apartementnya, kakak kedua tinggal di Inggris dan kembarannya si kakak ketiga justru di Amerika, merepotkan sekali kalau ingin menjenguk mereka. Tinggalah Ayumi dan adiknya, Kentaro atau Kenta di rumah dimana orang tua mereka selalu sibuk bekerja dan Kenta sibuk berlatih baseball dengan teamnya. Pukul tujuh di malam hari, tradisi keluarga selalu makan bersama di ruang makan betapa pun sibuknya, teringat Hiro, kakaknya di seret ibunya karena sibuk bermain game. "Itadakimasu" Serentak mereka mulai memakan nasi dengan lauk ikan, soup miso, beberapa tumisan sayuran, dan corn cake, kue jagung asin favorit Ayumi sejak kecil. "Bagaimana sudah menentukan?" Ucap Ayahnya memulai percakapan di meja makan itu. "Sepertinya aku akan sekolah SMA dulu Oto-san" Ucap Ayumi sambil mengigit kue jagungnya, Ayahnya mengangguk-angguk tanda setuju dengan keputusan anaknya. Memang tumbuh tanpa melewati masa SMA itu seperti tumbuh melewati hal terpenting dalam hidup, bisa saja Ayumi langsung kuliah di Todai itu tapi mengorbankan masa-masa SMAnya? sepertinya itu tidak sebanding menurutnya. "Aku sudah diterima di salah satu SMA di Toshi Haku, boleh aku ke sana Oto-san?" Terlihat Ayahnya mengerutkan keningnya, berpikir keras mencoba menilai keputusan putri satu-satunya ini, Ibunya menunjukan ekspresi sedih.. "Apa kau harus sekolah di luar? kan ada SMA bagus di Jepang" Ucap ibunya, jelas sekali ibunya tidak ingin anak perempuannya pergi jauh-jauh. Namun itu akan menjadi tidak adil untuk Ayumi, mengingat kakaknya pergi keluar negeri boleh-boleh saja seharusny Ayumi diperlakukan sama. "Oka-chan... aku ingin mandiri juga seperti kakak, lagi pula aku ingin mencoba hal-hal baru diluar sana" Ucap Ayumi memastikan orang tuanya kalau ia benar-benar ingin sekolah diluar, hingga akhirnya ayahnya setuju. Peraturan keluarga kurihara, kalau ayahnya setuju semua harus setuju, dan Ayumi pun senang kegirangan. Perlengkapan yang dibutuhkan sudah terkumpul di dalam kopernya yang besar berwarna merah mentereng itu, Ayumi tidak bisa berhenti tersenyum.. namun dalam hatinya ia berharap agar pilihan ini pilihan terbaik untuknya. Kenta yang cemberut dari tadi karena kakak satu-satunya yang tinggal di dalam rumah justru akan keluar. "Keeeenta-chan.. jangan cemberut gitu nanti gak ganteng loooh" Ucap Ayumi ke adiknya sambil mencubit hidung Kenta, yang dicubit merubah ekspresi cemberutnya jadi sedih. "Kirim surat ya Onne-chaaaaan" Kenta memeluk kakak perempuannya, Ah- Ayumi juga merasa sedih kok meninggalkan Kenta-chan tapi mau gimana lagi Ayumi ingin sekolah SMA, mencoba kebudayaan baru seperti kakak-kakaknya. Berangkatlah Ayumi dari negaranya, tidak lupa memeluk seluruh keluarganya dan melambaikan tangan.. "Jaga diri baik-baik" Ucapan ibunya saat terakhir kalinya Ayumi menapaki kakinya di Jepang. Ucapan yang akan selalu diingat Ayumi. ETA: mengganti warna percakapan yg bukan diucap visu Edited by Ayumi Kurihara, Jan 11 2012, 04:06 AM.
|
![]() |
|
| Ziven Egan | Jan 11 2012, 06:50 PM Post #2 |
![]()
Wakil Kepala Negara
|
Approved |
![]() |
|
| 1 user reading this topic (1 Guest and 0 Anonymous) | |
| « Previous Topic · Approved registration · Next Topic » |


(c) to the rightful owner






9:23 PM Jul 11