| Daily News | ||
|---|---|---|
Toshi Haku Opreg 07 April - 14 April |
(c) to the rightful owner
| |
| Toshi Haku Board | ||
|---|---|---|
| Selamat datang di Toshi Haku. Toshi Haku adalah forum roleplay berbasis kehidupan sehari-hari di sebuah negara kota fiksi di kawasan Asia Timur. Buat dan daftarkan karakter kalian di sini dan jadilah bagian dari warga Toshi Haku. Jangan lupa baca peraturan dan cara bermain di sini terlebih dahulu. Salam, Crux corvus |
| Cain Edward Grey | |
|---|---|
| Tweet Topic Started: Jan 6 2012, 08:37 PM (41 Views) | |
| Cain E. Grey | Jan 6 2012, 08:37 PM Post #1 |
|
MAHASISWA Nama: Cain Edward Grey Tempat & Tanggal lahir: London, 1 September Umur: 22 y.o Gender: Male Kewarganegaraan: Toshi Haku Jurusan/Kelas: Teknik Mesin Deskripsi karakter: Rambut coklat berantakan, bola mata coklat, tinggi, tubuhnya lebih berotot daripada kembarannya. Bajunya casual santai dan sering tidak terlihat rapi. Tinggi/Berat: 184 / 80 Sifat: Ceria dan spontan. Berbicara blak-blakan, tipe yang bisa tertawa dengan suara keras. Energik, susah diam. Kalau sudah marah cenderung merusak. Status/orientasi: single Visualisasi: Nicolas Figueras Latar belakang singkat: Putra pertama dari keluarga Grey. Dia bersaudara kembar dengan Abel dan punya adik perempuan kesayangan yang masih berusia 16 tahun. Keluarga Grey adalah keluarga besar dan kuno dari Inggris yang masih menjunjung tinggi kebiasaan-kebiasaan orang kaya (bangsawan) di Inggris. Minum teh setiap sore, dan lain sebagainya. Ayahnya memutuskan untuk pindah ke Toshi Haku setelah bisnisnya di Toshi Haku sukses besar dan melepas kewarganegaraan Inggris. RP Regis: Apa enaknya bersikap praktis? Harley-Davidson 1200 Sportster keluaran tahun 1993 terparkir dengan baik di tempat parkiran motor Universitas tempatnya belajar. Bodi motor yang mulus dan berkilat dengan warna dasar hitam metalik yang cantik tampak kontras dengan keadaan sekelilingnya yang tidak terlalu menarik. Dia adalah kekasih baru Cain Edward Grey, dan mungkin satu-satunya--mengingat kisah percintaannya sendiri jarang ada yang berjalan mulus. Cain mulai mengebut dengan suara memekakkan telinga menyusuri jalanan yang padat hingga akhirnya seiiring dengan jarak dan waktu jalanan tersebut mulai menyempit saat mencapai pinggiran Toshi Haku. Udara berhembus sejuk disekitar Cain, dan pastinya akan membuatnya kelihatan seksi ketika rambut pendek teracak sepanjang perjalanan. Tapi itu jelas hanya ada dibayangan putra pertama Grey. Dua alasan. Pertama, dia harus mengenakan helm yang juga berarti bahwa tidak mungkin ada angin yang bisa melewati rambutnya. Lupakan. Cain memasuki gerbang rumahnya. Rumahnya agak kuno dan memiliki arsitektur batu abu-abu dari Inggris atau Eropa entah dari abad keberapa. Betapa aneh negara yang berada dekat dengan Asia ternyata menyimpan arsitektur eropa yang indah. Ini rumah yang dibeli oleh ayah mereka saat akhirnya mereka sekeluarga setuju untuk pindah kemari karena alasan bisnis. Cain sedikit rindu dengan London, tentu saja. Tapi tidak banyak jika dibandingkan dengan ibunya. Taman tertata rapi seperti biasanya. Suara gemericik air dari patung wanita yang ada di tengah taman seperti menyambut Cain yang berjalan sambil mengepit helmnya ke undakan menuju ruang depan. Di tengah taman yang di tata dengan sabar, terletak sebuah kolam berbentuk lingkaran yang berlumut dan berwarna keruh. Di tengah kolam itu tampak patung seorang wanita berbusana minim yang tengah memegangi kendi yang terus mengalirkan air terus menerus ke dalam kolam. Cain baru saja menginjakkan kakinya ke undakan tangga yang terakhir saat dia melihat ada seorang pemuda berambut gelap bersandar santai. Tidak jelas dia memandangi apa sebelum Cain datang, tapi sekarang kedua bola mata kecoklatan itu sedang memandangnya. Abel berdiri di sana, tubuh tinggi kurus dengan rambut berwarna kecoklatan sepanjang bahu. Adik kembarnya kini menoleh ke arahnya sambil tersenyum santai. Sebuah ejekan pasti keluar, Cain menebak. Dia mengenal Abel nyaris seumur hidup kurang beberapa menit. "Kenapa kau tidak masuk?" Cain bertanya, menyambar pembicaraan pertama mereka lebih dulu sebelum Abel mengucapkan sesuatu mengenai pacarnya yang cantik dengan warna hitam metalik itu. Walau mereka sama-sama sepakat bahwa adik perempuan mereka adalah yang termanis di dunia, sayang sekali soal Harley mereka sama sekali tidak bersahabat. Dan betapa anehnya sekarang saat dia melihat Abel tersenyum hampir puas. |
![]() |
|
| Ziven Egan | Jan 7 2012, 07:28 AM Post #2 |
![]()
Wakil Kepala Negara
|
Approved |
![]() |
|
| 1 user reading this topic (1 Guest and 0 Anonymous) | |
| « Previous Topic · Approved registration · Next Topic » |


(c) to the rightful owner





9:23 PM Jul 11