| Daily News | ||
|---|---|---|
Toshi Haku Opreg 07 April - 14 April |
(c) to the rightful owner
| |
| Toshi Haku Board | ||
|---|---|---|
| Selamat datang di Toshi Haku. Toshi Haku adalah forum roleplay berbasis kehidupan sehari-hari di sebuah negara kota fiksi di kawasan Asia Timur. Buat dan daftarkan karakter kalian di sini dan jadilah bagian dari warga Toshi Haku. Jangan lupa baca peraturan dan cara bermain di sini terlebih dahulu. Salam, Crux corvus |
| Alejandro Cardenas; ganti visu, sekarang udah fix. DONE | |
|---|---|
| Tweet Topic Started: Dec 21 2011, 03:55 AM (93 Views) | |
| Deleted User | Dec 21 2011, 03:55 AM Post #1 |
|
Deleted User
|
PELAJAR SMP Nama: Alejandro Cardenas Tempat & Tanggal lahir: Columbia, 9 May 1997 Umur: 14 Tahun Gender: Male Kewarganegaraan: Columbia Kelas: 3 SMP Deskripsi karakter: Rambut ikal pirang, mata biru safir, kulit putih bintik-bintik coklat, rambutnya sering dibuat kelimis karena lebih memperlihatkan kedewasaannya, Tinggi/Berat: 175 cm/60 kg Sifat: Mudah tersenyum, tapi itu cuma topeng. Muka dua, ia mungkin tersenyum tapi di dalam hati ia akan mencak-mencak. Sulit ditebak. Anak yang menyebalkan. Ia akan berubah menjadi sangat baik, bahkan rela mengorbankan dirinya demi keselamatan orang yang ia sayangi. Pendendam. Tidak terlalu menyukai ayahnya karena menurutnya si ayah terlalu mengistimewakan kakaknya. Nama wali/orang tua: Mario marin-borques & Rosario Delahoya Visualisasi: Chase Ellison Latar belakang singkat: Berasal dari salah satu keluarga kaya di Columbia, memiliki kakak yang selalu dibanding-bandingkan dengan dirinya, karena memiliki pengaruh yang besar ayahnya sering melakukan sesuatu seenaknya termasuk membeli hidup seseorang dengan uang. Dan dia sangat menghormati ayahnya. Nama karakter dewasa yang dimiliki PM: Naoya MikhailoV, Ryusei Shirosaki, Kiryu Shirosaki, Drago Auditore, Apollo Braginski, Rin Akasaka. RP Regis: Dan, inilah dia. Lagi-lagi berdiri di kantor ayahnya, tepat di depan meja si tua bangka itu lebih tepatnya. Dengan wajah datar dan pakaian super duper rapi dan klimis, sesuai permintaan ayahnya yang ingin Ale rapi setiap saat. "Ayah memanggilku?" Ale akhirnya angkat bicara. Ayahnya yang semula duduk membelakanginya, sibuk dengan pemandangan yang tersaji di luar jendelanya berbalik dan menghadap anak bungsunya itu. Wajahnya yang angkuh itu terpantri dengan sangat sempurna di tempatnya, membuat Ale harus berusaha menahan diri untuk tidak melayangkan tinju pada pria tua itu. "Begitulah nak, Aku ingin kau mengerjakan sebuah tugas. Hanya kau, anakku yang bisa kupercaya untuk menjalani tugas ini." Heh. Tugas. Lucu. Ayahnya kemudian mengeluarkan sebuah amplop surat putih yang Ale tebak adalah detail tugas yang akan dibebankan padanya. Tua bangka sinting itu menaruhnya ke meja dan memberikan isyarat dagu kepada Ale untuk mengambilnya, "Detail tugasmu ada di sana. Bacalah." Dengan mantap, Ale mengambil amplop itu, merobek seperlunya dan membacanya dalam hati. Selesai. Ia mengantongi surat itu dan tersenyum sinis, "Tentu, yah. Aku mengerti. Kini, izinkan aku undur diri untuk mempersiapkan diri." Ale kemudian membungkuk kepada ayahnya dan meninggalkan ruangan itu. Ia harus sampai di Toshi Haku besok. Untuk apa? Mengawasi kinerja seorang idiot tak jelas bernama Brandon. Sulit? Tidak juga. Toh, ia bisa langsung meng-dor pria tak jelas itu jika ternyata kerjanya tidak memuaskan alias asal-asalan. Ia tak pernah keberatan kok kalau sampai harus membunuh. Malah, bisa dibilang, Ale cukup menantikan saat-saat ia dapat membunuh orang dengan bebas. Ia tak mau repot-repot memperingati, bunuh saja kalau tidak kompeten. Mudah kan? |
|
|
| Ziven Egan | Jan 15 2012, 02:59 PM Post #2 |
![]()
Wakil Kepala Negara
|
Approved |
![]() |
|
| 1 user reading this topic (1 Guest and 0 Anonymous) | |
| « Previous Topic · Approved registration · Next Topic » |


(c) to the rightful owner





9:22 PM Jul 11