|
Tristan A. Larrimore
|
Dec 14 2011, 01:48 AM
Post #1
|
|
- Posts:
- 38
- Group:
- Unregist
- Member
- #1,067
- Joined:
- Dec 14, 2011
- Umur
- 24 y.o
- Deskripsi
- 186 cm/ 83 kg || Tubuh berotot (sixpack), rambut coklat dipangkas pendek, mata coklat, tinggi tegap
- Status/orientasi
- Single // Ikut Arus (?)
- Bahasa (max.3)
- English, France, Spanish
- Nama wali/orang tua
- Alonso F. Larrimore & Sonia R. Larrimore
- Kewarganegaraan
- Perancis
- Pekerjaan
- Fotografer (P) & Model Freelancer (F)
- Alamat
- Minimalist block 5 No. 52
- Kimu
- 450
|
CITIZEN
Nama: Tristan Axelle Larrimore (Nickname: Tian / Axelle) Tempat & Tanggal lahir: Paris, 26 November 1987 Umur: 24 y.o Gender: Male Kewarganegaraan: Perancis Pekerjaan: Model Freelancer & Fotografer Deskripsi karakter:
- Fisik: Tubuh berotot (sixpack), rambut coklat dipangkas pendek, mata coklat, tinggi tegap
- Gaya: Pakaian: Casual / Formal yang penting rapi || Berjalan: Santai, tidak terburu-buru.
- Hobi: Traveling, clubbing, bersenang-senang, mendengarkan musik klasik, menonton opera / ballet / drama panggung.
- Yang disukai: Seni (Apapun jenisnya), masakan Eropa (terutama Itali dan Perancis), sesuatu yang indah, cantik, dan manis, segala sesuatu rapi dan sempurna, pemandangan alam, olah tubuh.
- Tidak disukai: Sesuatu yang meribetkan, makanan asam, orang yang terlalu manja, serangga (Apapun jenisnya)
- Hal khusus: Senang menyentuh dagunya jika sedang berpikir, menatap lurus ke mata lawan bicara.
Tinggi/Berat: 186 cm/ 83 kg Sifat:
- Sifat: Kalem tapi bukan pendiam, sangat memerhatikan lawan bicara jika sedang berbicara, senang mengamati sekitar, cukup cerdas, tidak ingin segala hal dilakukan setengah-setengah, sedikit agresif, tidak sabaran namun ditutupi dengan sangat baik, keras kepala, murah senyum dan termasuk pribadi yang mudah bergaul di kalangan manapun.
- Kelebihan: Berjiwa sosial yang baik, fisik yang menarik, sifat gentlemannya, displin pada diri sendiri, tidak pernah setengah-setengah dalam bertindak / melakukan sesuatu.
- Kekurangan: Serangga, makanan asam, mudah berubah moodnya kalau sudah sangat kelelahan (bisa sangat menjengkelkan kalau pada mode itu)
Status/orientasi: single Visualisasi: Francisco Lachowski Latar belakang singkat: Anak sulung dari pasangan Alonso Frederick Larrimore & Sonia Raminez Larrimore, memiliki dua orang adik, satu lelaki dan satu perempuan. Alonso seorang pengusaha sukses yang bergerak pada bidang ekspor-impor dan Sonia seorang desainer ternama dan dari ibunyalah, Tian mengenal dunia modeling. Berdomisili di Perancis selama 22 tahun namun memutuskan untuk pindah ke Toshi Haku karena ingin tinggal jauh dari orang tua. Sekarang sudah bisa dikatakan mandiri karena sudah memiliki pekerjaan tetap dan rumah tinggal sendiri. RP Regis:
Toshi Haku. Awal December 2011.
Tian baru saja menyelesaikan rangkaian sesi pemotretan bagi salah satu majalah mode Eropa. Sebagai salah satu dari Icon brand pakaian ternama dunia. Dirinya memang disibukkan dengan serangkaian pemotretan dan juga fashion show. Baik di dalam maupun luar negeri. Kesibukannya semakin lama semakin menggila namun Tian menikmatinya dan sama sekali tidak keberatan melakukannya.
"Tian, calling for you." Salah satu manager yang mengurus jadwal Tian memberikan handphone yang tadi sempat dititipkan Tian kepadanya. Hanya agar Tian tidak akan disibukkan dengan masalah telpon itu. Menjawab telpon itu dan terdengar suara wanita dengan aksen perancis yang kental, ibunya, yang mulai memprotes karena Tian semakin sibuk dan sama sekali tidak berusaha menelpon ke Paris untuk menanyakan keadaannya.
Tian hanya tertawa miris dengan segala keluhan sang ibu yang tidak ada habisnya. "Maaf, bu." Hanya itu yang bisa diucapkan Tian sekarang, namun sepertinya itu tidak cukup. Jadi dibiarkanya ibunya mengomel dan biarkan dia sebagai anak diam dan mendengarkan. Tapi alangkah baiknya, jika ibunya bisa sedikit meringankan beban telinga Tian yang mulai panas karena diceramahi olehnya. "Bu, aku harus bersiap pulang. Kita lanjut bicara nanti ya? Love you." Dan telpon pun ditutup diiringi oleh tarikan nafas lega karena telinganya berhasil di selamatkan. Menggelengkan kepalanya seraya tersenyum.
Ngomong-ngomong, sebentar lagi natal. Apa aku pulang saja ya? Tian mempertimbangkannya dalam hati.
[end] |
|
|
Ziven Egan
|
Dec 16 2011, 03:53 PM
Post #2
|