| Daily News | ||
|---|---|---|
Toshi Haku Opreg 07 April - 14 April |
(c) to the rightful owner
| |
| Toshi Haku Board | ||
|---|---|---|
| Selamat datang di Toshi Haku. Toshi Haku adalah forum roleplay berbasis kehidupan sehari-hari di sebuah negara kota fiksi di kawasan Asia Timur. Buat dan daftarkan karakter kalian di sini dan jadilah bagian dari warga Toshi Haku. Jangan lupa baca peraturan dan cara bermain di sini terlebih dahulu. Salam, Crux corvus |
| Dennis Imran | |
|---|---|
| Tweet Topic Started: Dec 13 2011, 12:34 PM (130 Views) | |
| Dennis Imran | Dec 13 2011, 12:34 PM Post #1 |
|
PELAJAR SMA Nama: Dennis Adam Imran Tempat & Tanggal lahir: Toshi Haku, 12 Juni 1994 Umur: 17 tahun Gender: Laki-laki Kewarganegaraan: Toshi Haku Kelas: 3 SMA Deskripsi karakter: surai hitam, manik hitam, blasteran Eropa - Asia Tengah, badan berbentuk, maniak olah raga dan musik, benci laba-laba setengah mati. Tinggi/Berat: 170 cm / 68 kg Sifat: sok jagoan, sok asyik, ladies boy, paling ga bisa ga gaya di depan cewek, tapi kalau suka beneran langsung gugupan, keras kepala, disiplin bagus, paling ga suka sama orang yang munafik, gampang bosan kalau ga ada kejadian seru, banyak ngomong tapi pembohong payah. Status/orientasi: single Visualisasi: Zayn Malik Latar belakang singkat: Lahir dan besar di Toshi Haku, kedua orang tuanya alumni universitas setempat. Masing-masing dari mereka memiliki latar belakang berbeda. Ayahnya yang asli Turki bekerja sebagai seorang novelis, ibunya yang wanita Inggris merupakan pemilik kafe kecil di pinggiran kota. Keduanya menikah segera setelah mereka mendapat gelar sarjana dan memutuskan untuk menetap di Toshi Haku. Dennis memiliki satu saudara laki-laki lain, seorang kakak bernama Wayne, kini sedang merantau di negeri orang demi mengenyam pendidikan. RP Regis: Dennis tidak tahan kalau tidak menguap. Mulutnya membuka lebar sekali, menyaingi bukaan rahang buaya kalau sedang makan. Dan persis buaya juga, air mata menetes keluar mengaliri kedua pipinya. Tapi Dennis bukan menangis. Memang kalau sedang menguap lebar hal itu sering terjadi. Ia mengusap wajahnya sejenak, menggeliat lebih lama lagi, baru bangkit duduk di tempat tidur. Sinar matahari pagi menerobos masuk menembus tirai jendela. Dennis tahu kalau tirai itu dibuka maka matanya akan silau. Jadi dibiarkan saja dulu untuk sementara. Melirik jam, baru pukul tujuh pagi. Berhubung ini hari Sabtu, maka ia tidak perlu buru-buru beranjak dari kasur dan bersiap untuk berangkat sekolah. Masih dengan tampang mengantuk Dennis dapat mencium aroma menu sarapan mereka menguar dari dapur. Telur orak-arik beserta roti panggang, ia dapat menebak, diiringi segelas teh hangat atau susu dingin. Ini menu sarapan yang sering keluarganya makan. Sebut saja menu andalan. Ia akhirnya berdiri dan berjalan lemas keluar kamar. Benar saja: ibunya di dapur, sedang sibuk dengan penggorengan, sementara di dekatnya ada beberapa kulit telur yang sudah terbelah jadi dua. Dennis menghampiri ibundanya, duduk di meja makan. Di sini didapati belum semua roti sudah terpanggang. Porsi untuk ayahnya belum siap. Jadi perlahan Dennis mengambil dua lapis roti, memasukkan keduanya ke mesin pemanggang. Suara-suara kecil yang ia buat membuat ibunya menoleh, menyapa sang putra bungsu. Dennis balas menyapa. Barulah setelah itu ayahnya menyusul, membawa serta setumpuk surat beramplop putih serta segulung koran. Surat-surat diletakkan begitu saja di atas meja sementara beliau duduk santai di kursinya, membuka koran, mengamati berita yang terpampang pada halaman pertama. Dennis memperhatikan gerak-gerik ayahnya, bertanya-tanya apa ia bisa meminjam koran sejenak untuk mencari komik konyol kesukaannya. Hitung-hitung sambil menunggu roti matang dan sarapan siap. Lagipula setiap hari Sabtu biasanya ada kolom tambahan untuk komik. |
![]() |
|
| Ziven Egan | Dec 13 2011, 11:11 PM Post #2 |
![]()
Wakil Kepala Negara
|
Approved |
![]() |
|
| 1 user reading this topic (1 Guest and 0 Anonymous) | |
| « Previous Topic · Approved registration · Next Topic » |


(c) to the rightful owner






7:20 AM Jul 11