| Daily News | ||
|---|---|---|
Toshi Haku Opreg 07 April - 14 April |
(c) to the rightful owner
| |
| Toshi Haku Board | ||
|---|---|---|
| Selamat datang di Toshi Haku. Toshi Haku adalah forum roleplay berbasis kehidupan sehari-hari di sebuah negara kota fiksi di kawasan Asia Timur. Buat dan daftarkan karakter kalian di sini dan jadilah bagian dari warga Toshi Haku. Jangan lupa baca peraturan dan cara bermain di sini terlebih dahulu. Salam, Crux corvus |
| Khya Wang | |
|---|---|
| Tweet Topic Started: Dec 12 2011, 03:32 AM (57 Views) | |
| Khya Wang | Dec 12 2011, 03:32 AM Post #1 |
|
PELAJAR SMA Nama: Khya Wang (China) / Khya Stanislov (Russia) / Gam Chin Hwa (Korea) Tempat & Tanggal lahir: Ningxia, China / 15 Juli 1996 Umur: 16 y,o. Gender: Male Kewarganegaraan: Russia Jurusan/Kelas: 2 Deskripsi karakter: Rambut coklat gelap, kulit putih pucat asia, mempunyai iris berwarna amber gelap. Berwajah imut, namun berpenampilan cuek, dan selalu terlihat bersama Quon—anjing Siberian Husky peliharaan yang besar dan hanya menurut kepadanya. Sangat menyukai olahraga—dan ahli dalam bidang bela diri seperti Kungfu, Karate, atau Taekwondo. IQ diatas rata-rata. Tinggi/Berat: 170 cm / 49 Kg Sifat: Seenaknya, tipikal bocah yang suka berbuat onar. Selalu dianggap Annoying dan bertingkah jahil terhadap orang lain. Namun mampu membaur dengan lingkungan baru dengan sangat mudah. Tukang ngajak ribut—terkadang bersikap sok polos. Pemalas namun berIQ tinggi. Bicara selalu blakblakan hingga sering membuat orang lain kesal. Status/orientasi: Single Visualisasi: No Min Woo (Boyfriend) Latar belakang singkat: Keturunan China-Korean. Namun memutuskan menetap dan tinggal di Rusia karena sang nenek berasal dari Rusia. Keluarganya mempunyau usaha persenjataan yang di ekspor dengan legal—meneruskan usaha kakeknya yang sudah lama meninggal. RP Regis: PRANG ”Khya—vasnya.” Bah. Cuma vas, tidak seberapa kan? Bocah 16 tahun ini mengabaikan Quon, anjing Siberian Husky miliknya yang mulai sibuk dengan segala hal-hal yang menarik. Yuhu, membuat ulah itu adalah hal yang menarik—terlebih hingga sampai membuat Eomma dan Fuqin berteriak-teriak tidak jelas. Hello!! Sudah berapa tahun dirinya dibesarkan oleh kedua orang tuanya?—dan anehnya kenapa kedua orang tuanya itu masih saja terlihat seolah-olah mempunyai anak sepertinya itu adalah masalah besar. Iseng itu sih sikap yang wajar dimiliki bagi setiap anak seusianya. 16 tahun—hell yah, dia bukan 11 tahun lagi. Duh, rasanya dia baru kemarin menginjak 11 tahun dan membuat onar di sekolah-sekolahnya dan mengharuskannya berpindah-pindah sekolah beberapa kali. Bahkan dulu dia diasuh oleh pelayan pribadinya. Namun tetap saja nyatanya mereka mengundurkan diri dengan sangat payah. Tidak ada yang kuat meladeninya— —Hah, siapa sih yang tidak kenal Khya? Khya gitu. Kalau kalian berada di Rusia, pasti kallian akan mengenal satu keluarga Stanislov yang cukup terkenal di kalangan Rusia. Yah, terlebih dengan bisnisnya yang mungkin terbilang menyeramkan. Hoho, ini bisnis yang selalu dia anggap keren. Dan demi apapun juga, dia bertekad untuk meneruskan bisnis keluarganya nanti—dan tentu saja, dengan sentuhan seorang Khya, semuanya akan jadi maju lebih pesat. Hei, jangan meremehkan kemampuannya untuk yang satu ini, memang Khya bukan tipikal yang dengan mudah diremehkan. Kalau tidak percaya, tanya saja sekarang kepada keluarganya yang paling sangat mengenalnya dalam hal ini. “Grandma, Eomma berlebihan sekali.” Sok bertingkah layaknya anak polos, bersembunyi di belakang sang nenek yang dia yakini akan membelanya dengan cara apapun. Yeah, inilah enaknya menjadi cucu satu-satunya dalam keluarga. Memanfaatkan keadaan sedikit tidak ada salahnya. Dan lihatlah, dia hampir tertawa bergelinding (?) melihat Eomma yang tampak sebentar lagi akan mengamuk. Huhu, lagian salahnya sendiri—dia kan tidak salah, vasnya saya yang mengganggu jalannya dan Quon. “Khya—besok kau akan pindah, kau kan sudah sering bilang kalau kau bosan di Rusia kan?” He? Apa katanya tadi? Pindah. Tche, alasan saja Fuqinnya. Sungguh ayah yang kejam. Bilang saja mereka mencoba membuang seorang Khya dan mengharapkan sikap jahilnya akan berubah begitu saja. Maaf, tidak akan. Menatap memelas ke arah Grandma, lalu sebelum Grandmanya ambil bicara, kembali lagi ayahnya memegang kendali dalam hal ini. Mendengus, mundur dari persembunyiannya lalu tanpa ragu menghampiri sosok pria yang tidak lain tidak bukan adalah ayahnya. “Aku sendirian yah, Fuqin?” cemberut tipis, dan langsung mendapat anggukan hingga sebuah decakan kembali. Sesaat berfikir. Ah, ini tidak terlalu buruk juga. Setidaknya dengan berada dalam jangkauan jauh dari kedua orang tuanya, dia tidak perlu lagi berdiam-diam jika melakukan yang dia inginkan. Jadi sekarang dia bebas? Ayey. “Tapi harus bawa Quon, tidak mau tahu.” Terlihat ayahnya berfikir sejenak lalu mengangguk. “Dan aku akan pindah kemana?” bicara dengan santai dong—Hei, sepertinya tadi dia mendengar kata ‘Toshi Haku’—itu nama makanan Jepang yah? |
![]() |
|
| Ziven Egan | Dec 13 2011, 11:05 PM Post #2 |
![]()
Wakil Kepala Negara
|
Approved |
![]() |
|
| 1 user reading this topic (1 Guest and 0 Anonymous) | |
| « Previous Topic · Approved registration · Next Topic » |


(c) to the rightful owner





7:20 AM Jul 11