| Daily News | ||
|---|---|---|
Toshi Haku Opreg 07 April - 14 April |
(c) to the rightful owner
| |
| Toshi Haku Board | ||
|---|---|---|
| Selamat datang di Toshi Haku. Toshi Haku adalah forum roleplay berbasis kehidupan sehari-hari di sebuah negara kota fiksi di kawasan Asia Timur. Buat dan daftarkan karakter kalian di sini dan jadilah bagian dari warga Toshi Haku. Jangan lupa baca peraturan dan cara bermain di sini terlebih dahulu. Salam, Crux corvus |
| Tanja Sommerfeld | |
|---|---|
| Tweet Topic Started: Dec 11 2011, 03:07 PM (84 Views) | |
| Tanja Sommerfeld | Dec 11 2011, 03:07 PM Post #1 |
|
CITIZEN Nama: Tanja Celeste Sommerfeld Tempat & Tanggal lahir: Manchester, 7 Juli 1988 Umur: 23 Tahun Gender: Perempuan Kewarganegaraan: England Pekerjaan: Hostess full time, penulis part time, maid part time Deskripsi karakter:
Tinggi/Berat: 175 cm/60 Kg Sifat:
Status/orientasi: single/straight Visualisasi: Cameron Diaz Latar belakang singkat: Tanja (baca: Tanya), adalah seorang wanita yang bingung akan masa depannya. Ia tidak merasakan kepuasan apa pun dari kuliah hukumnya yang sudah tamat, dan itu disebabkan karena ia kuliah dengan agak terpaksa, yakni karena kedua orangtua serta keluarga besarnya yang berasal dari keluarga pemilik firma hukum terkenal di Manchester semuanya menjadi pengacara. Termasuk kakak-kakak Tanja yang semuanya lulusan Cambridge, Harvard, dan Oxford. Ia merupakan anak bungsu dari 5 bersaudara, dan semua kakak-kakaknya berkelamin lelaki. Inilah yang membuat Tanja pintar berolahraga, dan sangat dimanja. Terlebih lagi, fisik Tanja yang cantik dan nyaris sempurna membuat semua kakaknya tidak bisa marah padanya. Ia pergi ke Toshi Haku untuk mendapatkan kebebasan dan mengejar impiannya sebagai penulis. Tetapi, rupanya kegemarannya pada laki-laki membuatnya terhambat mengejar mimpi itu. RP Regis: Seharusnya itu adalah suatu pagi yang damai. Udara memang cukup dingin, dan salju menutupi jalanan di luar. Tetapi setidaknya cuaca cukup cerah sehingga sangat memungkinkan untuk berjalan-jalan. Namun, tidak dengan apa yang tejadi di rumah keluarga Sommerfeld. Awalnya seharusnya ini sama seperti hari Minggu yang lain—damai dan penuh dengan rasa santai. Mr. Sommerfeld bangun pagi untuk merawat tanaman-tanamannya tercinta di kebun, dan Mrs. Sommerfeld bangun tak kalah pagi dengan sang suami demi mempersiapkan makanan untuk satu-satunya anak mereka yang masih tinggal bersama mereka—Tanja. Keempat anak mereka yang lain, mulai dari Brian, Anthony, Nick, dan Gilbert sudah tak lagi tinggal di rumah keluarga Sommerfeld. Keempatnya lebih memilih untuk tinggal di apartemen mereka sendiri tanpa interupsi orangtua. Pengecualian untuk Brian, dia malah sudah memiliki ranch yang cukup luas di West Ham, tempatnya tinggal dengan sang istri dan kedua anak kembarnya yang masih berusia empat tahun. Dan, kalau kau bertanya-tanya mengapa Tanja tetap tinggal dengan kedua orangtuanya, alasannya sederhana. Ia hanya tidak ingin repot dan memiliki terlalu banyak pengeluaran. Itu saja. Lagipula kalau ia tinggal sendiri, ia mau tak mau terpaksa harus meluangkan waktu lebih untuk mengurus rumah sehingga ia tak bisa melamun sesuka hati. Well, walau sekarang, sang anak bungsu justru berulah. Ia bangun terlalu pagi hari ini. Tetapi tak apa, karena memang itu yang ia inginkan. Ia turun dari ranjangnya, dan mematut diri di cermin. Nampak sekali betapa berantakannya wajah cantik itu. Oleh karenanya, Tanja segera menyisirinya dengan seksama hingga rapi. Dalam hati, terus menerus ia reka ulang rencana yang telah tersusun di benaknya. Ia mengganti piyamanya dengan baju bepergian, dan segera mengeluarkan koper yang sudah ia persiapkan sejak minggu lalu. Tak lupa juga, ia mengeluarkan ponselnya dan menelepon sebuah nomor. Berkata bla-bla-bla pada orang di seberang sana, dan usai sudahlah semua persiapan Tanja. Apa pun yang terjadi, tak ada orang yang bisa menggagalkan rencana Tanja yang satu ini, dan apa pun yang terjadi rencana ini harus terlaksana. Tidak boleh tidak. Karena semua sudah sempurna. Visa, passport, uang, dan sebagainya. Itu semua sudah dipersiapkan oleh Tanja dan dibantu oleh keempat kakaknya. Sehingga pada hari ini, Tanja pun siap untuk pergi ke tempat tujuannya: Toshi Haku. Tanja kemudian berjalan keluar dari kamarnya. Dengan memakai wedges setinggi 12 cm, ia berusaha untuk tak membangunkan orangtuanya yang masih berada di kamar, tertidur dengan mimpinya yang entah apa. Namun, sebuah dehaman menginterupsi Tanja. “Kau mau ke mana Tanja? Kenapa kau membawa koper dan berpakaian seperti itu?” Seseorang bertanya padanya tanpa memperlihatkan wajahnya. Namun tanpa menengok pun, Tanja sudah tahu bahwa yang berkata itu adalah ibunya, Mrs. Monika Sommerfeld. Akan tetapi, bukannya Tanja memutuskan untuk berhenti, ia malah mempecepat langkahnya dan berlari menuju pintu keluar. Sang Ibu pun berteriak, "TANJA! BERHENTI! Kau mau ke mana?!" Kebetulan sekali, taksi yang ia pesan via telepon sudah datang. Tanja pun segera masuk ke dalam taksi, meninggalkan ibunya yang berteriak-teriak tak keruan. Sang dara menutup pintu taksi, dan membuka jendelanya lebar-lebar. "AKU MAU KE TOSHI HAKU, MUM! AKU SUDAH BERHENTI BEKERJA DI FIRMA MILIK GUSTAVO, DAN PESAWATKU AKAN BERANGKAT SEBENTAR LAGI!" balas Tanja, dengan berteriak tak kalah keras dari sang Ibu yang segera saja wajahnya memucat setelah mendengar kata-kata Tanja. Ekspresi Tanja berubah menjadi cengiran nakal. "See you, Mum~! Dan kalau ada telepon dari cowok-cowok yang mencariku, bilang saja pada mereka kalau aku sudah tidak berniat pada mereka!" Jendela ditutup. Dan Tanja pun berangkat. Edited by Tanja Sommerfeld, Dec 11 2011, 10:27 PM.
|
![]() |
|
| Ziven Egan | Dec 13 2011, 11:02 PM Post #2 |
![]()
Wakil Kepala Negara
|
Approved |
![]() |
|
| 1 user reading this topic (1 Guest and 0 Anonymous) | |
| « Previous Topic · Approved registration · Next Topic » |


(c) to the rightful owner






7:20 AM Jul 11