| Daily News | ||
|---|---|---|
Toshi Haku Opreg 07 April - 14 April |
(c) to the rightful owner
| |
| Toshi Haku Board | ||
|---|---|---|
| Selamat datang di Toshi Haku. Toshi Haku adalah forum roleplay berbasis kehidupan sehari-hari di sebuah negara kota fiksi di kawasan Asia Timur. Buat dan daftarkan karakter kalian di sini dan jadilah bagian dari warga Toshi Haku. Jangan lupa baca peraturan dan cara bermain di sini terlebih dahulu. Salam, Crux corvus |
| Fabian Rainier | |
|---|---|
| Tweet Topic Started: Dec 9 2011, 09:07 AM (147 Views) | |
| Fabian Rainier | Dec 9 2011, 09:07 AM Post #1 |
|
CITIZEN Nama: Fabian Reinier Tempat & Tanggal lahir: Toshi Haku, 8 Mei 1994 Umur: 17 tahun Gender: Male Kewarganegaraan: Toshi Haku Pekerjaan: - Deskripsi karakter: Tinggi sedang dengan rambut cokelat dan mata abu-abu kebiruan. Menyukai telur sebagai makanan dan warna kuning. Tidak suka bau disinfektan dan apapun yang berhubungan dengan rumah sakit. Dapat membaca dan menulis dengan lambat dan terbata-bata. Waspada dengan lingkungan sekitar apalagi kalau ada yang menatapinya. Tidak suka ruangan yang terlalu besar dan luas, dan menyukai tempat yang sempit dan hangat. Tinggi/Berat: 166 / 50 Sifat: Egois, tidak mau berbagi dengan orang lain dan akan mempertahankan apa yang sudah diklaim miliknya. Takut akan jarum dan obat-obatan. Secara alami tertarik pada benda-benda yang terlihat mahal dan berkilauan. Sangat mudah mengenali uang, bisa dibilang mata duitan. Mengerti nilai uang dalam masyarakat. Sulit bersosialisasi dengan orang lain. Tidak terbiasa berbicara panjang lebar, hanya beberapa patah kata dalam satu waktu yang membentuk satu kalimat sederhana. Akan membeku sejenak jika dibentak. Sangat spontan dan tidak akan pikir panjang sewaktu bertindak. Status/orientasi: Single Visualisasi: Rogier Bosschaart Latar belakang singkat: Tidak tahu berasal dari mana, sepanjang ingatannya Fabian sudah berada di tempat ini, bertahan hidup dengan mengais makanan di tempat sampah dan mencopet siapapun yang bisa dicopetnya dan mengemis jika perlu. Belajar baca tulis dan aritmatika sederhana sedikit-sedikit dari orang lain yang menguasainya dan belajar sendiri. Entah mengapa takut melihat dunia di luar Red Zone sehingga tidak pernah mau pergi dari sana. RP Regis: September 2011 Satu, dua. Sebuah senter menerangi lembaran-lembaran di hadapannya, diletakkannya di tanah. Dikelompokkannya sesuai warna, disusunnya dari warna yang ia tahu nilainya paling tinggi hingga paling rendah. Dompet yang tadi diambilnya diletakkan begitu saja di tanah. Ini spot miliknya. Tersembunyi dari siapapun yang mungkin akan masuk ke sini. Tidak, tidak. Cuma ia yang tahu cara masuk ke sini, cuma ia yang memiliki tempat ini. Tempat di lantai dua sebuah gedung yang sudah ditinggalkan dan kumuh tak terawat di satu sudut Red Zone. Tempat dimana ia dapat bergelung nyaman dalam tidurnya. Uang. Sekelompok disatukannya. Yang nilainya paling tinggi, ada empat lembar. Yang di bawahnya, ada lima lembar. Sayang sekali yang nilainya langsung di bawah itu tidak ada. Disimpannya uang itu baik-baik. Diipat dan diletakkannya di celah tembok. Itu, ia tahu, cukup untuk beberapa hari makan dan harus dijaga biar ia bisa makan nantinya. Sementara sebagian dibawanya. Takkan ada yang tahu tempat ini bukan? Tidak ada. Tidak ada yang bakal tertarik dengan tempat ini. Tapi tidak tahu juga sih. Sekarang waktunya keluar lagi. Perutnya perih. Lapar. Mau makan, makan yang banyak dan enak. Memuaskan perut yang sudah lama tidak dimanja, dan kira-kira kemana ia harus mencari makan, ya? Edited by Fabian Rainier, Jan 5 2012, 06:05 PM.
|
![]() |
|
| Ziven Egan | Dec 10 2011, 12:25 PM Post #2 |
![]()
Wakil Kepala Negara
|
Approved |
![]() |
|
| 1 user reading this topic (1 Guest and 0 Anonymous) | |
| « Previous Topic · Approved registration · Next Topic » |


(c) to the rightful owner





7:20 AM Jul 11