| Daily News | ||
|---|---|---|
Toshi Haku Opreg 07 April - 14 April |
(c) to the rightful owner
| |
| Toshi Haku Board | ||
|---|---|---|
| Selamat datang di Toshi Haku. Toshi Haku adalah forum roleplay berbasis kehidupan sehari-hari di sebuah negara kota fiksi di kawasan Asia Timur. Buat dan daftarkan karakter kalian di sini dan jadilah bagian dari warga Toshi Haku. Jangan lupa baca peraturan dan cara bermain di sini terlebih dahulu. Salam, Crux corvus |
| Wakana Mori | |
|---|---|
| Tweet Topic Started: Oct 13 2011, 12:06 AM (82 Views) | |
| Deleted User | Oct 13 2011, 12:06 AM Post #1 |
|
Deleted User
|
PELAJAR SMA Nama: Wakana Mori Tempat & Tanggal lahir: Tokyo, 23 Februari 1996 Umur: 15 tahun Gender: Perempuan Kewarganegaraan: Jepang Jurusan/Kelas: 1 SMA Deskripsi karakter: Bertubuh cenderung kecil untuk gadis seusianya, kulit putih khas Asia, mata sedikit sipit berwarna cokelat gelap, warna rambut cokelat gelap yang panjangnya sebahu, senyuman lucu khas anak kecil. Gaya berjalan cenderung cepat, suka melangkahkan kakinya lebar-lebar. Gaya berpakaian simpel, lebih senang menggunakan celana ketimbang rok. Hobi menggambar dan bermain game. Menyukai makanan (apalagi yang berkuah), tidak suka berbelanja lama-lama. Tinggi/Berat: 155 cm / 50 kg Sifat: Simpel, tidak neko-neko. Penyayang, menyukai anak kecil dan hewan. Kelebihannya, Wakana adalah anak yang humoris dan ramah. Kekurangannya, Wakana kurang bisa beradaptasi terhadap lingkungan baru, sehingga sifat ramahnya sedikit tertutupi. Status/orientasi: Single Visualisasi: Koo Hye Sun Latar belakang singkat: Wakana Mori adalah anak tunggal pasangan Ryuunosuke Mori dan Hanako Mori. Wakana adalah anak bungsu dari dua bersaudara, kakaknya adalah seorang laki-laki bernama Hoshi Mori. Ryuunosuke Mori adalah seorang Jepang tulen, hidup di Tokyo sebagai seorang pegawai di sebuah perusahaan. Sedangkan Hanako Mori, seorang wanita blasteran Jepang-Indonesia, yang sampai sekarang masih sering bolak-balik Jepang-Indonesia untuk mengunjungi orangtuanya (kakek dan nenek Wakana). Keluarga Mori sendiri sudah lancar berbahasa Indonesia, dan juga bahasa Inggris karena memang telah terlatih sejak kecil (nenek Wakana memiliki darah Inggris, sehingga Inggris merupakan bahasa wajib untuk dipelajari). Wakana dan kakaknya disekolahkan ke sebuah pulau kecil dengan negara bernama Toshi Haku agar keduanya dapat hidup mandiri--sedangkan kedua orangtuanya menetap di Tokyo, Jepang. RP Regis: "Kana-chan, come here and take your clothes away--have you finished packing, Kana?" "Almost done. Just put my clothes away, I'll be there for a minute!" Wakana Mori, siang itu tengah menyusun baju-bajunya ke dalam sebuah koper yang tidak terlalu besar. Tadi, kakaknya Hoshi sempat mengomelinya karena dianggap tidak benar menyusun pakaian--katanya, Wakana harus membawa koper yang lebih besar lagi, karena baju mereka tidak akan cukup. Omelan kakaknya hanya ia balas dengan kibasan tangan meremehkan, dan dengan santainya berkata, "Jangan bodoh, Hoshi. Disana kan pakaian kita akan dicuci juga, kau santai saja." Sementara, kakaknya hanya memutar mata dan kembali pada barang-barang bawaannya. Kana melipat bajunya yang terakhir, kemudian beranjak menuju kamar ibunya. Ada beberapa tumpuk pakaian lagi, dan gadis itu kemudian menghela napasnya, merasa Hoshi dan Ibu jelas memiliki kemiripan. "Ini terlalu banyak, Bu.." Kana meraih selembar pakaian--astaga, ini kan blus yang sudah lama tak ia pakai, memangnya harus dibawa? "Toh Toshi Haku tidak jauh, aku masih bisa balik kesini dan mengambil sebagian bajuku lagi.." Kana melipat kembali blus berwarna biru tersebut, meletakkannya kembali ke atas kasur ibunya. "Lagipula, disana aku bisa mencuci kan, Bu." Kana mengeluarkan argumen terakhir, tepat ketika Ibu berbalik dan memandangnya. Wanita itu menggeleng-geleng dan menepuk pelan puncak kepala anak gadisnya. "Turuti saja. Bawa semua baju ini, cepat masukkan ke dalam kopermu!" Tapi bedanya Hoshi dengan Ibu adalah, Kana tidak bisa membantah Ibu. Setengah hati ia membawa baju-bajunya ke kamar, memaksakan lipatan kain itu masuk ke dalam kopernya, lalu mengunci koper sampai tuntas--pertanda ia tak akan menerima pakaian lebih lagi. Ranselnya telah siap sedia, terpajang di atas meja belajarnya yang kosong. Wakana melirik arlojinya--sebentar lagi, Ayah akan mengantarkannya menuju Toshi Haku, tempat ia dan kakaknya ditelantarkan (...) selama beberapa tahun, guna meninggikan derajat kemandirian mereka. Wakana sendiri tak ambil pusing dengan keputusan Ayah, karena ia sendiri sebenarnya memang ingin mencoba hidup mandiri. Yeah, disusahkan sedikit oleh Hoshi tidak apa-apa, deh. "Kana-chan, kemari! Take your clothes again--Ibu baru saja menemukan beberapa helai lagi!" "..tapi, Ibu, aku--" "Kana, kemari!" "--oke." ..yeah, disusahkan oleh Ibu sedikit tidak apa-apa, deh--toh, sebentar lagi juga dia akan menikmati waktu-waktu sendirinya yang tak akan diganggu dengan perintah Ibu yang kadang merepotkan. |
|
|
| Ziven Egan | Oct 13 2011, 07:19 PM Post #2 |
![]()
Wakil Kepala Negara
|
Approved |
![]() |
|
| 1 user reading this topic (1 Guest and 0 Anonymous) | |
|
|
| « Previous Topic · Approved registration · Next Topic » |


(c) to the rightful owner






7:51 AM Jul 11