|
Rei Sagara
|
Oct 10 2011, 07:34 PM
Post #1
|
|
Librarian
- Posts:
- 2
- Group:
- Unregist
- Member
- #847
- Joined:
- Oct 10, 2011
- Gender
- Female
- Umur
- 21 y.o.
- Status/orientasi
- Single
- Bahasa (max.3)
- Nihongo, English
- Kewarganegaraan
- Toshi Haku
- Pekerjaan
- Pegawai perpustakaan SMA Toshi Haku
|
CITIZEN
Nama: Rei Sagara Tempat & Tanggal lahir: Tokyo, 1 November 1989. Umur: 21 y.o. Gender: Femme Kewarganegaraan: Toshi Haku Pekerjaan: Pegawai perpustakaan SMA Toshi Haku Academy Deskripsi karakter: Berambut hitam panjang sebahu, dengan mata berwarna cokelat tua. Figur tubuhnya sedikit… emm.. pendek, sedangkan bibirnya selalu menyelipkan senyum tipis. Kulitnya putih pualam. Tinggi/Berat: 163 cm/ 42 kg Sifat: Rei tidak banyak bicara, tapi bukan berarti ia pendiam, ya. Lebih suka menyimpan masalahnya sendiri karena tidak ingin merepotkan orang lain. Menyukai buku, terutama serial detektif Hercule Poirot. Kemampuan deduksinya bagus, tapi sedikit lemah kalau berinteraksi langsung dengan orang lain. Kurang cekatan dalam mengambil keputusan, tapi itu bukan berarti otaknya lemah, ya. Status/orientasi: Single Visualisasi: Angelababy Latar belakang singkat: Rei dulu hidup bersama dengan kakaknya (Yuu Sagara, 31 y.o.) yang sekarang bekerja di Tokyo sebagai Detektif di bagian pembunuhan, tapi setelah lulus dari universitas, Rei memutuskan hidup mandiri dan memilih Toshi Haku sebagai tujuan pengembangan hidupnya. Orang tuanya, menurut Yuu, meninggal karena kecelakaan ketika Rei kecil sehingga Yuu yang mengasuh Rei sampai ia dewasa. Hidup di apartemen sendirian yang dibiayai oleh kakaknya.
Kecintaannya pada buku memilihnya untuk mengambil jurusan Literatur ketika ia kuliah, dan setelah lulus, ia memilih untuk mengambil pengalaman di SMA Toshi Haku sebagai pegawai perpustakaan; selain untuk mengasah kemampuannya berinteraksi, perpustakaan juga akan mengembangkan pengetahuaannya di dunia literatur, kan?
RP Regis:
“Shakespeare?”
(menggeleng)
Bukan, bukan.
“Kalau… um, Genji?”
Rei mengerjap lalu menggeleng cepat-cepat pada pegawai toko buku. Bukan berarti Rei tidak suka, ya, tapi kelihatannya Genji terkesan sangat… ehem… klasik sementara Shakespeare sangat… tragik. Tidak, kok, bukan buku semacam itu yang Rei cari. Ehm, yang Rei cari hanya novel ringan seperti Gekkou yang ia baca kemarin, kok. Novel yang menyuguhkan drama yang dibalut misteri, tapi tidak berbumbu fantasi yang terlalu berlebihan karena latar belakang dunianya tetap di dunia normal. Hanya yang seperti itu. Tapi pegawai toko buku ini terus-terusan menyuguhkan judul-judul buku yang ‘berat’.
“Ehem—oke, Nona. Sebetulnya buku apa yang anda inginkan?”
“Ano...”
Pegawai toko buku itu berbalik, memilah-milih dari rak. Rak yang berjudul historis. Lalu mengambil kembali salah satu buku tebal dan membaca judulnya sekilas sebelum meneruskan ucapannya pada Rei, “Kalau… Musashi? Ah, tidak. Tidak mungkin. Hmpf.” Rei mengernyit. Dahinya berkedut. Lihat tidak wajahnya yang seakan-akan mengejek? Ugh. Lalu dengar, dengar? Gumamannya yang bilang kalau ‘gadis zaman sekarang… tidak menghargai sejarah’. Uhh, kenapa sih pegawai toko ini?
“… Ada yang lebih ‘ringan’? Yang… emm… seperti… light novel?”
Lalu disambut dengusan.
“Ha! Seharusnya kau memberitahunya sejak awal, nee-san.”
Tapi tadi siapa ya yang terus menerus memotong Rei ketika Rei ingin memberitahunya? Rei merengut. Bibir bagian atasnya digigit. Sebal. Uhh, Toshi Haku aneh! |
|
|
Ziven Egan
|
Oct 11 2011, 11:21 AM
Post #2
|
|
Wakil Kepala Negara
- Posts:
- 2,194
- Group:
- Head of State
- Member
- #21
- Joined:
- Mar 23, 2010
- Gender
- Male
- Pekerjaan
- Wakil Kepala Negara
- Alamat
- Mansion, Blok 1 No. 02
- Umur
- 34 tahun
- Deskripsi
- Rambut hitam dengan bola mata warna serupa. Sering terlihat dengan setelan resmi dan dasi.
- Status/orientasi
- Single
- Bahasa (max.3)
- Inggris, Jepang, Korea
- Kewarganegaraan
- Toshi Haku
|
Approved
|