| Daily News | ||
|---|---|---|
Toshi Haku Opreg 07 April - 14 April |
(c) to the rightful owner
| |
| Toshi Haku Board | ||
|---|---|---|
| Selamat datang di Toshi Haku. Toshi Haku adalah forum roleplay berbasis kehidupan sehari-hari di sebuah negara kota fiksi di kawasan Asia Timur. Buat dan daftarkan karakter kalian di sini dan jadilah bagian dari warga Toshi Haku. Jangan lupa baca peraturan dan cara bermain di sini terlebih dahulu. Salam, Crux corvus |
| Terrence Hilter; Done | |
|---|---|
| Tweet Topic Started: Oct 8 2011, 08:55 PM (100 Views) | |
| Terrence Hilter | Oct 8 2011, 08:55 PM Post #1 |
|
Mahasiswa Nama: Terrence Adolf Hilter Tempat & Tanggal lahir: Sicily (Italia), 13 Juli 1992 Umur: 19 Tahun Gender: Laki-laki Kewarganegaraan: Italian half Germany Jurusan: Business Management. Deskripsi karakter: Tinggi semampai, tidak terlalu kurus dan tidak terlalu gemuk. Rambut berwarna hitam pekat dengan mata yang sama hitamnya. Suka memakai kacamata. Perokok. Banyak tato disejumlah bagian tubuhnya (punggung, dada, lengan kiri dan kanan). Ada tahi lalat di pipi dekat bibir sebelah kiri. Hobby memotret. Suka kesunyian (penyendiri). Suka cola dan kopi. Bebas. Gaya berjalan angkuh. Lucia L. Violans's ex boyfriend. Bekerja sambilan sebagai Photographer. Tinggi/Berat: 187 cm/ 82 kg Sifat: Acuh tak acuh. Angkuh. Kasar, hanya bisa lunak pada Lucy (bila dia meminta). Semaunya. Tidak peduli pada siapapun. Status/orientasi: Single Visualisasi: Mike Motsok Latar belakang singkat: Terrence Hilter, putra tunggal Rudolf Hilter dan Diana Mary. Hilter's adalah keluarga terpandang di regionnya. Sejak kecil tidak pernah mendapat kasih sayang orang tua karena mereka sibuk bekerja. Ia senang melakukan perjalanan ke seluruh penjuru dunia, menjajal hidup merantau di semua tempat; makanan dan gadisnya, termasuk. Punya banyak affair, namun hanya mencintai Lucia. Ia adalah teman SMA Lucy yang suka membuat ulah dan keributan, dulu. Datang ke Toshi Haku untuk mencari Lucia Violans, berharap dapat kembali. RP Regis: Sicily, last years of 2011. Langit di sana mendung, tumben sekali dalam tahun-tahun ini. Tidak biasa gumpalan awan menghitam dan kilat menyambar di mana-mana. Lambai angin berembus diwaktu siang, dari sisian pantai hingga ke daratan terjauh dari gelombang. Aroma garam pekat menguar mengganggu indera penciuman, perlahan-lahan menelusup kedalam lubang hidung, namun tak menghentikan gesturnya dari bidang bidikan yang ditangkap dengan kamera hitam miliknya. "Terry, come here!" Pemuda itu terpelangah, mengangkat sedikit kepala dan mengalihkan wajah yang semula tertutupi setengah bagian oleh kamera. Turquoise hitam kembar itu menangkap gambaran siapa yang baru saja memanggilnya, sekaligus mengumpat betapa lancang dia mengganggu rutinitasnya. Terrance Hilter, tidak bergerak sedikitpun. Yang ada pada sorot mata hitam itu hanya keangkuhan. "Kau akan berangkat, dua jam lagi!" "Pergilah!" sahutnya datar. Terrance tidak menggubris datangnya berita yang seharusnya bisa menyenangkan hatinya. Pemuda ini teguh pada pendirian, berlagak acuh padahal hatinya terlonjak kegirangan. Lucia.. I'm coming! "Aku masih ingin memotret." Perantauannya kali ini, pergi ke Toshi Haku. Edited by Terrence Hilter, Oct 8 2011, 08:56 PM.
|
![]() |
|
| Ziven Egan | Oct 11 2011, 11:19 AM Post #2 |
![]()
Wakil Kepala Negara
|
Approved |
![]() |
|
| 1 user reading this topic (1 Guest and 0 Anonymous) | |
| « Previous Topic · Approved registration · Next Topic » |


(c) to the rightful owner






7:51 AM Jul 11