| Daily News | ||
|---|---|---|
Toshi Haku Opreg 07 April - 14 April |
(c) to the rightful owner
| |
| Toshi Haku Board | ||
|---|---|---|
| Selamat datang di Toshi Haku. Toshi Haku adalah forum roleplay berbasis kehidupan sehari-hari di sebuah negara kota fiksi di kawasan Asia Timur. Buat dan daftarkan karakter kalian di sini dan jadilah bagian dari warga Toshi Haku. Jangan lupa baca peraturan dan cara bermain di sini terlebih dahulu. Salam, Crux corvus |
| Kahi Hartwell; Finish | |
|---|---|
| Tweet Topic Started: Sep 30 2011, 05:55 PM (65 Views) | |
| Deleted User | Sep 30 2011, 05:55 PM Post #1 |
|
Deleted User
|
PELAJAR SMA Nama: Kahi Hartwell Tempat & Tanggal lahir: Toshi Haku, 1 Mei 1994 Umur: 17 tahun Gender: Perempuan Kewarganegaraan: Toshi Haku Jurusan/Kelas: 2 SMA Deskripsi Karakter:
Deskripsi Fisik:
Tinggi/Berat: 171cm/51kg Sifat:
Kekurangan: Tertutup dan Selaphobia Kelebihan: Pengertian terhadap orang lain Visualisasi: Karolina Bruchnicka Latar Belakang Singkat: Kahi Hartwell adalah seorang yatim piatu yang hanya tinggal berdua dengan neneknya di desa Honeydew Village. Orangtuanya meninggal dalam sebuah kecelakaan mobil di Jerman saat dalam perjalanan menuju gunung Borcken untuk merayakan festival Walpurgis Night, ia juga ada di dalam mobil namun dengan anugerah-Nya selamat. Hanya saja setelah kejadian tersebut Kahi menjadi berbeda; sedikit kelainan mental. RP Regis: Sebuah mobil yang berisi tiga kepala melaju dengan kecepatan stabil di jalan raya menuju gunung Brocken. Kegelapan malam tidak menyulutkan niat mereka untuk menghadiri festival Walpurgis Night di gunung tersebut. "Dad, kapan kita sampai?" . "Sebentar lagi, honey." . "Benarkah? Kahi tidak sabar nih. Mom! Mom! Baju Kahi bagus tidak? Apakah sekarang Kahi terlihat seperti seorang penyihir?" . "Tentu saja." . "Wah, Nenek Marie pasti iri kita kesini. Dia sendirian di Toshi Haku. Humm, kasihan ya." . "Nenek Marie tidak akan apa-apa karena kau sang penyihir cilik bisa mengirimkan keajaiban padanya." Satu tetes, dua tetes, hujan turun secara tiba-tiba. "Hujan." . "Kahi—" . "Ya?" BRAK!!!! Sorot lampu terpantul dalam bola kaca berwarna kelam. Mobil terbalik, bau darah segera menyebar dan bercampur dengan hujan. Ia takut— "Kahi!" Sebuah nama memasuki indera pendengar milik seorang gadis. Namanya. Gadis itu membuka mata perlahan karena diterpa sinar mentari yang melewati tirai jendela dan karena namanya dipanggil. "Kahi! Cepat bangun atau kau akan ketinggalan Misa pagi." "Eugh, sebentar Nek." Nenek Marie sudah memanggilnya, sudah siap pergi ke gereja. Dan ia baru saja bangun; terbangun dari mimpi buruk. Mimpi yang sama semenjak sepuluh tahun yang lalu. |
|
|
| Ziven Egan | Sep 30 2011, 10:50 PM Post #2 |
![]()
Wakil Kepala Negara
|
Approved |
![]() |
|
| 1 user reading this topic (1 Guest and 0 Anonymous) | |
|
|
| « Previous Topic · Approved registration · Next Topic » |


(c) to the rightful owner






7:51 AM Jul 11