|
Cyrus H. I. L. Lutrov
|
Sep 8 2011, 08:47 PM
Post #1
|
|
- Posts:
- 6
- Group:
- Unregist
- Member
- #742
- Joined:
- Sep 4, 2011
- Umur
- 19 y.o
- Deskripsi
- memiliki tinggi dan berat badan proporsional, fashionista, murah senyum, ramah.
- Status/orientasi
- single
- Bahasa (max.3)
- Russia, English
- Kewarganegaraan
- Toshi Haku
- Pekerjaan
- Bartender di House of Blues (Full Time) & Host di Aoyama Night (Part Time)
- Alamat
- Minimalist Blok 4 No 39
- Kimu
- 1050
|
CITIZEN
Nama: Cyrus Heath Ivann Lutrova Tempat & Tanggal lahir: 1 Januari 1992 Umur: 19 y.o Gender: male Kewarganegaraan: Toshi Haku Pekerjaan: Bartender & Host di Aoyama Night Club
Deskripsi karakter: hair: Dirty Blond |eyes: Blue memiliki tinggi dan berat badan proporsional, fashionista, murah senyum, ramah.
Tinggi/Berat: 189cm / 70kg
Sifat: overall ramah dan murah senyum. Seorang yang cukup mudah bermain dengan mood sekitar, pintar berbicara terutama saat melakukan pekerjaannya sebagai Host, tetapi jika sudah tertarik pada suatu hal akan mulai terobsesi sampai pada limit dirinya.
Status/orientasi: Single
Visualisasi: Valentin Baranov
Latar belakang singkat: kembar yatim piatu yang diangkat oleh keluarga Lutrova yang berdomisili di Moskwa, Rusia. Setelah lulus SMA ia memutuskan untuk kembali ke Toshi Haku tempatnya dilahirkan dan dibesarkan hingga usianya tiga tahun. Lutrova merupakan keluarga yang berkecukupan, tetapi ia sadar, sampai akhir hayatpun ia tidak akan pernah menjadi bagian dari keluarga sedarah mereka.
RP Regis: 27 Agustus 2011. Moskwa, Russia. Afternoon tea.
“Spasiba, Feodor,” ucapnya ketika secangkir Earl Grey disiapkan salah seorang butler pengabdi keluarga Lutrova sejak pertama kali Ivann dan sang kakak bergabung ke dalam silsilah keluarga Russia ini. Sebuah senyuman merekah lembut sebagai tanda terima kasih atas pelayanan terbaik diberikan untuknya, “kau tahu kemana moĭ brat, Feodor?” sebuah pertanyaan meluncur ramah sebelum ia mencicipi cairan kecokelatan dalam cangkir.
“Saya belum melihat kakak Anda,” timpalnya sambil menyajikan kudapan sore milik sang tuan dengan sigap dan terlatih. Nada datar tanpa ketertarikan yang sama semenjak belasan tahun yang lalu, reaksi monoton hingga sebuah percakapan sederhana yang akan dijawabnya seminimal mungkin layaknya sang butler sudah terprogram sedemikian rupa seperti robot cantik yang berperan sebagai resepsionis di Jepang misalnya. Sebuah anggukan yang disertai senyuman bertanda kepahaman diri setelah piring kecil berada manis di meja dekat pemuda yang lebih muda, paham bahwa ia akan sangat merindukan Tuan Butler yang selalu melayani tanpa pamrih dengan perlakuan atau permintaan yang cukup terbilang unik.
“Ivann,” sebuah suara yang memiliki nada lebih tinggi diantara penghuni kediaman Lutrova membuatnya menggantungkan cangkir Hermes-nya di udara saat sepasang biru cerahnya mendapati sang Mama berjalan menghampirinya.
“Ada apa, Ma?”
“Aku tidak percaya mendengar ini dari orang lain,” ujarnya tampak kesal, “apa benar, Ivann, kau akan berangkat ke Toshi Haku?” jemari lentik terawat itu menggenggam lembut lengannya, menaruh cangkir yang nampak menggangu diskusi anak-ibu ini.
“Ya, aku akan berangkat beberapa hari lagi,” timpalnya dengan nada kasual, “beberapa keperluan sedang diurus,” kini senyumannya berubah menjadi sedikit lebih perhatian, “tidak perlu khawatir, aku pasti akan menjenguk Ma dan Pa. Atau mungkin kalian yang akan menjenguk kami di sana?” ujarnya sambil membelai helaian cokelat indah yang sampai kapapun tidak akan sama dengan dirinya.
“Kau tahu akau sayang, Ma,” kini mengecup punggung tangan wanita paruh baya tersebut, “dan akan selalu begitu sampai kapanpun.”
“Then stay here.”
“—aku tidak bisa, maaf.”
Sebuah kecupan lembut lain mendarat di kening wanita cantik usia awal empat puluhan tersebut. Ia tidak pernah mengumbar dusta untuk sosok penyayang dihadapannya ini, tetapi fakta bahwa Ivann dan sang kakak bukan berasal dari rahimnya tidak akan pernah hilang. Dirinya menemukan sebuah fakta lain, ia pasti akan merindukan sosok lady yang selalu berperan sebagai Ibu. Tetapi sebuah keputusan telah dibuat, tidak ada kata untuk kembali.
kamus: Spasiba, Feodor = Terima kasih, Feodor moĭ brat = kakak ku
|
|
|
Crux Corvus
|
Sep 9 2011, 07:30 PM
Post #2
|