| Daily News | ||
|---|---|---|
Toshi Haku Opreg 07 April - 14 April |
(c) to the rightful owner
| |
| Toshi Haku Board | ||
|---|---|---|
| Selamat datang di Toshi Haku. Toshi Haku adalah forum roleplay berbasis kehidupan sehari-hari di sebuah negara kota fiksi di kawasan Asia Timur. Buat dan daftarkan karakter kalian di sini dan jadilah bagian dari warga Toshi Haku. Jangan lupa baca peraturan dan cara bermain di sini terlebih dahulu. Salam, Crux corvus |
| Abel Fitzwilliam | |
|---|---|
| Tweet Topic Started: Sep 2 2011, 10:10 PM (79 Views) | |
| Abel Fitzwilliam | Sep 2 2011, 10:10 PM Post #1 |
|
PELAJAR SMA Nama: Abel Fitzwilliam Tempat & Tanggal lahir: London, 23 Januari 1995 Umur: 17 y.o Gender: laki-laki Kewarganegaraan: Inggris Jurusan/Kelas: kelas 2 SMU Deskripsi karakter: Pakaian casual santai, memakai kacamata tak berminus kalau di sekolah, rambut hitam, mata abu-abu. Tinggi/Berat: 187 / 78 Sifat: Santai, tenang, easy going tetapi juga seorang pengamat. Manipulatif dan selalu terlihat tenang atau dewasa padahal dalamnya tetap saja kekanak - kanakan. Status/orientasi: single Visualisasi: Arthur Sales Latar belakang singkat: Anak tunggal hasil perceraian. Ayahnya pengusaha yang lumayan sukses dan ibunya adalah wanita karir yang kawin lari bersama seorang aktor amatiran saat dia umur enam tahun. Jatuh cinta pada guru SMPnya (waktu masih 14 tahun) dan patah hati setahun setelahnya karena sang guru malah jadi ibu tirinya. RP Regis: London, setahun yang lalu Sore bergerak makin jauh dalam gelapnya petang, menjadikan hari ini menjadi hari biasa bagi Abel saat dia memutuskan untuk melangkah lebih jauh ke dalam ruangan hangat. Ini toko buku yang cukup populer di London. Bersyukurlah walau tampaknya kuno, tempat ini setidaknya memiliki suhu lebih tinggi beberapa derajat dari udara luar yang membekukan. Tangan kokoh Abel bergerak melepaskan syal biru gelapnya dengan satu tarikan. Syal yang dia tidak pernah ingat kapan dan bagaimana mendapatkannya, kini tergantung di atas sweeter tipis yang dia pakai. Abel memandang sekitarnya, santai, tapi tetap tidak berniat memperlihatkan senyum apapun dan pada siapapun dibibirnya. Abel masuk lebih dalam. Toko bukunya sepi, tapi penjaga toko buku atau para pelanggan di sana juga tidak merasa perlu meliriknya dua kali saat dia mulai bergerak ke tempat yang dia inginkan. Ini adalah tempat di mana dia biasa menghabiskan waktu beberapa kali seminggu. Katakanlah dia haus buku--atau lebih tepat lagi dia hanya mencoba menghabiskan waktu luang dari hidupnya yang mulai bergerak membosankan. Jemarinya bergerak menyusuri judul buku di sana bersamaan dengan manik peraknya melakukan hal serupa. 30 Novelty Architecture. Architecture of Asia. New Building Technologies. Tidak. Tidak. Dan tidak. Hampir semuanya sudah duduk rapi dalam rak di apartemennya setelah dia selesai menghabiskan waktunya dengan mereka. Dia butuh yang baru jika tidak ingin mati bosan. Walau anak umur lima belas tahun menghabiskan waktunya dengan memandangi bangunan cukup aneh menurut beberapa orang yang mengenalnya. Terserah. Abel kini bergerak memutar. Dia kembali berjalan menuju tempat buku yang sekiranya akan menarik minatnya. Perjalanan sangat singkat di rak novel yang seperti biasa tidak pernah sanggup untuk membuatnya melirik. Abel tidak tertarik novel--Dan alasannya tidak ada. Sebatas tidak suka. Kali ini Abel memutuskan untuk mencoba - coba melihat di bagian ilustrasi. Sepertinya yang ini bagus. Tangannya meraih buku dengan cover gelap, tebal. Abel baru saja mengulurkan tangan dan akan mengambilnya sebelum lagi 'pretty woman' terdengar di telinganya. Lagu lama, dan dia tidak suka. Cuma lagu itu dipasangkan oleh mantannya dan dia hanya terlalu malas menggantinya dari sana. "Hallo, mom?" Abel membolak-balik bukunya. "Kau bilang akan melanjutkan sekolahmu di Toshi Haku?" tanya orang di sebearang sana. Mama kandungnya yang akhirnya muncul kembali setelah sekian lama. Memohon maafnya karena telah meninggalkan anaknya yang masih kecil hanya untuk seorang laki-laki payah. Hidup ini adalah tragedi. "Ya. Aku berangkat besok." jawab Abel sambil mengepit buku ilustrasi yang sepertinya positif dia beli. "Kenapa?" tuntut ibunya di telepon. "Soalnya aku patah hati." Dan itu setengah benar. Edited by Abel Fitzwilliam, Sep 2 2011, 10:11 PM.
|
![]() |
|
| Ziven Egan | Sep 2 2011, 10:14 PM Post #2 |
![]()
Wakil Kepala Negara
|
Approved |
![]() |
|
| 1 user reading this topic (1 Guest and 0 Anonymous) | |
| « Previous Topic · Approved registration · Next Topic » |


(c) to the rightful owner





2:29 AM Jul 12