| Daily News | ||
|---|---|---|
Toshi Haku Opreg 07 April - 14 April |
(c) to the rightful owner
| |
| Toshi Haku Board | ||
|---|---|---|
| Selamat datang di Toshi Haku. Toshi Haku adalah forum roleplay berbasis kehidupan sehari-hari di sebuah negara kota fiksi di kawasan Asia Timur. Buat dan daftarkan karakter kalian di sini dan jadilah bagian dari warga Toshi Haku. Jangan lupa baca peraturan dan cara bermain di sini terlebih dahulu. Salam, Crux corvus |
| Arisu Momoi | |
|---|---|
| Tweet Topic Started: Jul 28 2010, 10:32 PM (107 Views) | |
| Arisu Momoi | Jul 28 2010, 10:32 PM Post #1 |
|
Nama: Arisu ("Alice" in English form) Momoi Tanggal lahir: August 18th Umur: 19 Gender: Female Pekerjaan: Part-time model Deskripsi character: rambut brunette panjang sampai pinggang, namun sering memakai wig untuk menyamar atau untuk keperluan photo session, iris berwarna coklat gelap, Japanese-English mixture Tinggi/Berat: 169/48 Sifat: easy-going, cuek, tidak pedulian, kalau bicara semaunya Kelemahan: lemah dalam bidang pengetahuan, lambat kalau bekerja (pemalas) Kelebihan: jago make-up dan hairstyling, tahu banyak tentang fashion dan mode Status: single Visualisasi: Jin Joson RP Regis: Timeline: hari keberangkatan "...kamu ngerti kan? Alice dengerin dong!" Hari keberangkatan Arisu ke Toshi Haku, dan tentunya ia tidak akan kembali lagi ke tanah kelahirannya ini. Baru saja ia diusir dari rumah orangtuanya, hanya saja secara halus, karena di usianya yang sekarang ini seharusnya Arisu sudah berpenghasilan dan mungkin... menikah? Hey, usianya masih sangat tergolong, tentunya gadis ini tidak akan tega melepas masa lajang yang sedang dinikmatinya ini. Oh ya, kembali ke persiapan Arisu. Ibunya sibuk berceloteh tentang persiapan Arisu, seakan tidak rela membiarkan gadis ini pergi, padahal beliau sendiri yang baru saja mengusirnya. Dan lagi, sekarang baru jam 4 dini hari dan ibunya sudah membangunkannya untuk bersiap-siap takut ada sesuatu yang tertinggal karena terburu-buru. "Hm... apa?" Arisu menjawab dengan lemas, ya masih mengantuk tentu saja. Gadis itu hanya terduduk dengan memeluk bantal dan membenamkan wajahnya di bantal itu. "Alice bangun! Ayo siapkan barang-barangmu dari sekarang nanti ketinggalan pesawat!" Ibunya berteriak tepat di telinga Arisu, sambil menggoyang-goyangkan tubuh kurus Arisu. Namun itu tidak cukup untuk membangunkan Arisu yang kelelahan, ia tidur terlalu larut karena ada sesi pemotretan. Oh, ya sebenarnya sesi pemotretan selesai tidak terlalu larut, sisa waktunya ia gunakan untuk mengadakan acara perpisahan sederhana dengan teman-temannya untuk keberangkatannya hari ini ke Toshi Haku. Sekarang jam menunjukkan angka 6.45 pagi, Arisu akhirnya terbangun dan semua barang-barangnya sudah dipak dengan rapi di dalam kopernya. Ah, ya Arisu tidak mengepaknya, karena ia tertidur tentu saja. Dan orang yang mengepaknya tidak lain adalah ibunya. Arisu tidak salah berpikir tentang ibunya yang baru saja 'mengusirnya' itu, ternyata beliau hanya cemas dan ingin semua keperluan Arisu tidak ada yang tertinggal di rumah. "Pagi, Alice. Sarapan dulu ya, dan juga nanti bekalnya jangan lupa dibawa, semua obat-obatmu juga sudah di dalam tas..." "Awas telurnya gosong," Tidak ada cara lain untuk membuat ibunya berhenti bicara. Diperlakukan seperti anak kecil, untuk terakhir kalinya. Yeah, memang yang terbaik adalah Arisu keluar dari rumah ini. Tapi yang menahannya untuk keluar dari rumah ini, adalah sifatnya yang terbilang manja dan masih ketergantungan dengan orangtuanya. Oke, itu masalah nanti, dipikirkan saat sampai di Toshi Haku saja. Gadis itu pun melahap telur dadar yang masih hangat di hadapannya. Memakan masakan ibu untuk terakhir kali? Arisu merasa seperti anak kecil. Dan yah, tentu saja bukan ini momen yang akan dirindukannya saat dia pergi nanti. Yang paling dirindukan mungkin... studio. Kapan lagi Arisu akan melihat kilatan cahaya kamera, berpose di depan latar, melihat dirinya ada di halaman depan majalah. Yang seperti ini tidak mungkin akan di dapat dengan mudah di Toshi Haku, karir yang sudah dibangun selama bertahun-tahun. Waktu menunjukkan pukul 11.23 pagi. Pesawatnya akan berangkat kira-kira 5 menit lagi. Untungnya yang mengantarnya ke bandara bukan orangtuanya, tapi teman-teman seperjuangannya di studio. Mereka juga sesuatu yang patut dirindukan saat Arisu pergi nanti. "Momo hati-hati, ya!" "Kalau pulang bawa oleh-oleh, ya!" "Ya ya..." Arisu hanya menjawab dengan malas. Geez, seperti tidak akan ketemu lagi selamanya saja, ini kan sudah modern. Ada yang namanya telefon untuk berkomunikasi jarak jauh. Yeah, Arisu lebih suka itu dibandingkan dengan bicara secara langsung. Kalau di telefon, siapa yang tahu kalau lawan bicaramu tidak mendengarkanmu bicara? Baiklah, dan sekarang gadis itu sudah melangkah melewati perbatasan dan melambaikan tangan kepada kedua temannya yang sudah rela mau mengantarnya ke bandara. Selamat datang di Toshi Haku. Edited by Arisu Momoi, Jul 29 2010, 04:01 PM.
|
![]() |
|
| Ziven Egan | Jul 28 2010, 10:49 PM Post #2 |
![]()
Wakil Kepala Negara
|
RP regisnya tolong. |
![]() |
|
| Arisu Momoi | Jul 29 2010, 04:02 PM Post #3 |
|
mohon dicek kembali ^^ |
![]() |
|
| Crux Corvus | Jul 29 2010, 08:24 PM Post #4 |
![]()
Kepala Negara
|
Approved |
![]() |
|
| 1 user reading this topic (1 Guest and 0 Anonymous) | |
| « Previous Topic · Approved registration · Next Topic » |


(c) to the rightful owner






2:01 AM Jul 12