| Daily News | ||
|---|---|---|
Toshi Haku Opreg 07 April - 14 April |
(c) to the rightful owner
| |
| Toshi Haku Board | ||
|---|---|---|
| Selamat datang di Toshi Haku. Toshi Haku adalah forum roleplay berbasis kehidupan sehari-hari di sebuah negara kota fiksi di kawasan Asia Timur. Buat dan daftarkan karakter kalian di sini dan jadilah bagian dari warga Toshi Haku. Jangan lupa baca peraturan dan cara bermain di sini terlebih dahulu. Salam, Crux corvus |
| Junya Hasunuma | |
|---|---|
| Tweet Topic Started: Jul 27 2010, 08:22 AM (230 Views) | |
| Deleted User | Jul 27 2010, 08:22 AM Post #1 |
|
Deleted User
|
Nama: Junya Hasunuma Tanggal lahir: 10 desember 1986 Umur: 23 tahun Gender: Male Pekerjaan: Wartawan Deskripsi character: - Rambut hitam agak kecoklatan - Sepasang iris hitam - Berkacamata, kadang memakai softlens berwarna bening - Tubuh agak berisi - Sering terlihat tersenyum - Punya pekerjaan lain di malam hari, seorang gigolo bernama Jun, tapi sudah hampir tidak pernah melakukannya lagi - Memakai kalung dimana sepasang cincin tunangan berwarna silver digantung disana Tinggi/Berat: 180 cm/65 kg Sifat: - Orangnya ramah dan cenderung ke bapakan - Meskipun terlihat baik, diam-diam agak licik - Tipe pria agresif yang tertutup - Diam-diam agak pervy - Sangat suka anak-anak - Masih mencintai Alm. kekasihnya, Tsubaki Kelemahan: - Melihat orang menangis - Keras kepala - Agak kurang peka dengan perasaannya sendiri - Jadi sensitif kalau ada yang menjelek-jelekan Alm. kekasihnya - Hujan Kelebihan: - Pandai mengurus hal-hal berbau rumah tangga - Kuat dan pandai berkelahi, sebab dia dulu mantan preman - Pandai mengurus anak-anak - Setia - Tipe ayah yang baik Status: Single, tidak berniat mencari Visualisasi: Bae Yong Joon RP Regis: Timeline: Awal bulan juli, 10 p.m Pemuda itu tampak memandang keluar jendela. Langit daritadi sudah ditutupi oleh tirai hitam diikuti oleh rintik-rintik hujan yang sedang membasahi bumi ini. Waktu sudah menunjukkan pukul 10 malam, tapi dirinya belum bisa memenjamkan matanya. Tidak mengantuk, karena dia kembali memikirkan kenangan masa lalu setiap kali hujan turun. Kenangan yang tidak akan dia bisa lupakan sampai dia menghembuskan nafas terakhirnya. Junya mulai mengeluarkan kalung yang tersembunyi di dalam kemejanya. Memperlihatkan sepasang cincin berwarna silver yang tergantung di sana. Cincin yang belum sempat dia serahkan kepada kekasihnya disebabkan oleh kecelakaan itu. Kalau saja mobil itu tidak menabraknya, mungkin dia dan kekasihnya sudah hidup bahagia dengan anak yang ada di dalam kandungannya. Darah dagingnya. Tapi, takdir begitu kejam. Dia harus dipisahkan dengan orang yang dicintainya dengan cara yang tragis. Dia melihatnya dengan mata-kepalanya sendiri saat mobil itu mengambil nyawa kekasihnya bersama dengan janinnya... Dan dia tidak sempat untuk menyelamatkannya. Kadang, dia membenci dirinya sendiri. Sejak kematian istrinya, dia menjauh dari orang-orang yang mengkhawatirkannya, melakukan pekerjaan untuk memuaskan hasratnya sebelum dia memutuskan pindah dari Tokyo ke kota lain. Tujuannya hanya agar kenangan-kenangan indah bersama kekasih di Tokyo tidak menyiksa batinnya lebih dalam lagi. Dia mencintainya, dia sangat merindukannya dan dia mengakui itu. Tapi itulah yang justru menyiksanya. Saat sampai di kota lain, dia masih melakukan pekerjaannya yaitu menjual tubuhnya kepada pria. Kenapa pria? Sebab dia tidak ingin merasakan tubuh wanita lain selain kekasihnya. Itu hanya membuatnya merasa jijik, sehingga dia memilih pria sebagai pemuas hasratnya meski dirinya tidak pernah tertarik pada namanya pria. Tiba-tiba saja, sosok seorang pemuda muncul di dalam benaknya. Dia kaget, tapi segera dia menepis sosok itu dari benaknya. Tidak. Dia harus melupakannya. Dia hanya mencintai Tsubaki. Dia tidak mungkin beralih hati kepada pemuda itu. Dan karena alasan itu, dia pindah ke negara Toshi Haku ini. Untuk bisa menjernihkan pikirannya dan memulai hidup yang baru tanpa mengingat kembali tubuh sang pemuda yang pernah dipeluknya itu. Mengerutkan keningnya saat melihat tetes air hujan membasahi jendelanya. Junya menutup jendela itu dengan gorden sebelum dia kembali ke tempat tidurnya, mencoba memenjamkan mata. Dia benar-benar tidak suka hujan. |
|
|
| Ziven Egan | Jul 28 2010, 10:39 PM Post #2 |
![]()
Wakil Kepala Negara
|
RP regisnya tolong. |
![]() |
|
| Deleted User | Jul 29 2010, 01:26 PM Post #3 |
|
Deleted User
|
sudah, pak :3 |
|
|
| Crux Corvus | Jul 29 2010, 08:40 PM Post #4 |
![]()
Kepala Negara
|
Approved |
![]() |
|
| 1 user reading this topic (1 Guest and 0 Anonymous) | |
| « Previous Topic · Approved registration · Next Topic » |


(c) to the rightful owner






2:01 AM Jul 12