| Daily News | ||
|---|---|---|
Toshi Haku Opreg 07 April - 14 April |
(c) to the rightful owner
| |
| Toshi Haku Board | ||
|---|---|---|
| Selamat datang di Toshi Haku. Toshi Haku adalah forum roleplay berbasis kehidupan sehari-hari di sebuah negara kota fiksi di kawasan Asia Timur. Buat dan daftarkan karakter kalian di sini dan jadilah bagian dari warga Toshi Haku. Jangan lupa baca peraturan dan cara bermain di sini terlebih dahulu. Salam, Crux corvus |
| Takami Yura | |
|---|---|
| Tweet Topic Started: Jul 24 2010, 03:51 PM (99 Views) | |
| Deleted User | Jul 24 2010, 03:51 PM Post #1 |
|
Deleted User
|
Nama: Takami Yura Tanggal lahir: 29 may 1984 Umur: 26 tahun Gender: Male Pekerjaan: bodyguard Arius Axcratia & calon penerus Takami corp. (In plot) Deskripsi character: - Rambut hitam - Mata coklat - Selalu tersenyum - Serigala berbulu domba Tinggi/Berat: 192 cm/85 kg Sifat: - Orang yang tidak mudah ditebak - Selalu bersikap ramah kepada orang lain padahal hanya topengnya saja - Sangat jarang mengeluarkan ekspresi lain selain senyuman - Gaya bicaranya ramah tapi kata-katanya sering menusuk kalau sudah kesal - Hal yang menurutnya 'menarik' berbeda dengan orang biasa - Kalau sudah menemukan hal 'menarik' itu, dia akan berusaha mendapatkannya dengan cara apapun Kelemahan: - Karena sering tersenyum, dia susah mengekspresikan amarahnya - Kalau sudah marah, biasanya dia akan mematahkan benda-benda yang ada di sekitarnya sambil tetap tersenyum - Gereja dan Salib. Bukan karena dia vampir *plak*, hanya saja dia punya kenangan yang tidak menyenangkan karena dua benda itu. Kelebihan: - Tenaganya sangat kuat - Berlatih berbagai macam bela diri, tapi dia lebih sering pakai Kick Boxing karena dia sering menggunakan kakinya yang panjang untuk berkelahi - Pandai mengambil hati pria maupun wanita - Pandai berkata manis Status: single, tapi tidak berpikir untuk serius Visualisasi: Won Bin RP Regis: Timeline: Sehari sebelum keberangkatan, Tokyo. "APA MAKSUDMU DENGAN SEMUA INI?" Suara debaman meja terdengar seiring dengan teriakan seorang pria yang kelihatan sangat marah. Yura tampak tidak menanggapinya dan sibuk menulis sesuatu di atas sebuah kertas. Pria yang tidak ditanggapinya semakin kesal sehingga dia mengambil kertas yang sedang digunakan oleh Yura. Pria bersurai hitam itu berhenti sejenak dengan posisi seperti sedang menulis sebelum dia mengalihkan pandangannya ke arah sang pria yang telah merebut kertasnya. Senyum ramah terpampang di wajahnya dan meletakkan penanya di atas meja. "Ada apa, Fuyuki? Ada masalah?" tanya Yura dengan nada tenang. Senyumnya masih terpampang di sana, tapi tidak ada yang bisa menebak apa yang sedang dia pikirkan sekarang. Apakah dia sedang mengumpat ataukah memikirkan sebuah rencana? Who knows. "Tentu saja ada!" balas pria bernama Fuyuki itu cepat, masih terlihat kesal, "Apa maksudmu dengan kepindahanmu besok?! Kau mau meninggalkan tugasmu begitu saja?!" Yura terdiam sejenak. Menatap pria di hadapannya tepat di mata sebelum dia memasang senyumnya yang lebih lebar lagi. "Maaf, Fuyuki. Sepertinya ada kesalahan di dalam kata-katamu," kata Yura tenang, tapi aura di sekitarnya tidak seramah senyumannya, "Ini bukan tugasku. Lagipula, orang tua itu masih hidup, jadi aku masih dikategorikan sebagai calon, bukan penerus sah," lanjutnya dengan nada menekan pada kalimat awalnya, meskipun tampangnya masih tidak berubah dari yang semula. Fuyuki tampak mematung sesaat. Sepertinya dia tahu kalau pria bernama Yura Takami itu sedang marah akibat perkataannya tadi, meskipun wajahnya tak pernah menjelaskan perasaan yang dirasakannya. Tapi Fuyuki segera menepis rasa takutnya untuk kembali menghadap kepada Yura. "Tapi... sudah sangat jelas, kalau kamu akan meneruskan usaha Kojirou-sama. Tidak mungkin ada orang yang bisa menggantikan posisimu itu." "Meski begitu, akan banyak kerabat yang protes karena Takami corp. ini diteruskan oleh seorang anak yang bahkan tidak mempunyai sedikit pun darah Takami." Kalimat terakhir Yura benar-benar membuat Fuyuki terdiam seribu bahasa. Yura memasang senyum kemenangannya di sana sebelum dia beranjak dari kursinya dan berbalik menghadap jendela kaca besar yang ada di belakangnya. "Ini sudah aku putuskan dan tidak ada yang bisa menghentikanku, apalagi kau," ucapnya sambil melirik ke arah Fuyuki, "Aku akan membawa Yuri bersamaku. Tolong jaga Yayoi sebelum aku akan membawanya pergi juga bersamaku. "..............Baik, Yura," Fuyuki menjawab pelan sambil menundukkan badannya sopan kepada Yura yang membelakanginya. Pria bersurai hitam itu masih memasang senyum kemenangannya saat matanya tampak menatap langit biru yang ada di balik jendela kaca itu. Besok adalah hari dimana dia akan bebas dari semua ini untuk sementara waktu. Dan di sana juga, dia akan memikirkan sebuah rencana agar dia tidak akan menjadi seorang Takami lagi dan kembali ke kehidupan lamanya yang sudah dirindukannya. |
|
|
| Crux Corvus | Jul 24 2010, 07:30 PM Post #2 |
![]()
Kepala Negara
|
Approved |
![]() |
|
| Deleted User | Jul 31 2010, 10:22 PM Post #3 |
|
Deleted User
|
RP regis sudah |
|
|
| Crux Corvus | Aug 2 2010, 01:49 PM Post #4 |
![]()
Kepala Negara
|
RP Regis Approved |
![]() |
|
| 1 user reading this topic (1 Guest and 0 Anonymous) | |
| « Previous Topic · Approved registration · Next Topic » |


(c) to the rightful owner






2:00 AM Jul 12