| Daily News | ||
|---|---|---|
Toshi Haku Opreg 07 April - 14 April |
(c) to the rightful owner
| |
| Toshi Haku Board | ||
|---|---|---|
| Selamat datang di Toshi Haku. Toshi Haku adalah forum roleplay berbasis kehidupan sehari-hari di sebuah negara kota fiksi di kawasan Asia Timur. Buat dan daftarkan karakter kalian di sini dan jadilah bagian dari warga Toshi Haku. Jangan lupa baca peraturan dan cara bermain di sini terlebih dahulu. Salam, Crux corvus |
| Ciel Evans | |
|---|---|
| Tweet Topic Started: Jul 20 2010, 12:20 AM (142 Views) | |
| Ciel Evans | Jul 20 2010, 12:20 AM Post #1 |
![]()
|
Nama: Ciel Evans Tanggal lahir: 8 agustus 1988 Umur: 22 Gender: male Pekerjaan: Police Officer Deskripsi character: Rambut hitam, bola mata hitam, suka memakai gelang berwarna hitam, Ayah ibunya adalah orang jepang berkebangsaan perancis Tinggi/Berat: 177 / 66 Sifat: Benci kekalahan dan mulutnya tajam. Keras kepala dan suka tantangan. Tidak terlalu suka banyak berbicara dan gampang memukul orang jika dia tidak suka orang tersebut. Tidak suka diperintah oleh siapapun termasuk keluarganya. Kelemahan: sering kelihatan sombong oleh orang orang. Alergi kucing. Kelebihan: Bisa beladiri karate, tidak mudah menyerah Status: single Visualisasi: Jang Geun Suk RP Regis: Timeline : Sehari sebelum berangkat ke Toshi Haku, 12 July, France ____________________________________________________________________________________________________________ Pakaian polisi melekat ditubuhnya sementara dia berjalan di lorong lorong kantor. Topi polisi berwarna biru tua dan sebuah map dikapit di lengan sementara segelas kopi panas mengepul dalam genggaman tangannya. Ciel masih muda. Pemuda dengan wajah asia ditengah negara kulit putih lainnya walau dia belum pernah menginjakkan kakinya ke tanah air orang tuanya. Tapi siapa dia tidak pernah terlalu penting buatnya. Langkah kakinya berhenti tepat di depan ruangan yang memang ingin dia tuju. Ketukan dua kali disarangkan ke daun pintu sebelum tanpa perlu mendengar jawaban dari orang yang berada di dalam ruangan, Ciel sudah memutar knop pintunya dan masuk. "Kopi." Kata Ciel malas. Kakinya kembali berjalan untuk mempersempit jarak antara dia dan sang pemilik ruangan. Laki laki setengah baya bertubuh tegap mendongak menatapnya sebelum Ciel melanjutkan kata katanya, "Kubawakan." Komandan Evans, menatap putranya sekilas. Goresan keheranan jelas nampak di sana. Putranya membawakan secangkir kopi untuknya pada saat saat begini biasanya bukan pertanda baik. Evans senior cukup punya pengalaman jelek soal itu. Jadi sebaiknya dia waspada. "Ada yang kau inginkan?" Tanya sang ayah. Ciel menatap datar. Ujung bibirnya tidak pernah naik semenjak dia mendapatkan kabar tentang kepindahan seseorang. Mencari informasi, lalu rencana demi rencana dibuat tanpa banyak pikir panjang. Dan sekarang yang tersisa darinya adalah memaksa si kakek tua didepannya memberinya ijin dan surat surat yang diperlukan. Itu alasan kenapa sekarang kakinya masih menapak di negara ini. Bakal susah. Tapi seharusnya sedikit sandiwara akan membantu. "Aku ingin pindah kerja." kata Ciel. Pertanyaan kenapa dan apa alasannya sudah pasti mendominasi saat kalimat itu meluncur keluar. Dan dia sudah punya skenario yang diperlukan. Alasan mengenai reputasi ayahnya, kemudian bagaimana tuntutan orang orang, dan bagaimana dia ingin mandiri. Sepenuhnya bohong. Tapi sepertinya sandiwara murahan tanpa banyak ekspresi yang meyakinkan telah membuat haru seorang ayah. Dia dapat ijin. "Terima kasih." Senyuman. "Biar kuurus kepindahanmu." Kata komandan Evans sambil mengangkat telepon. Rasa haru saat menyadari bagaimana putranya sudah dewasa membuncah dalam dadanya. "Sudah kuurus semua. Tanda tangan disini dan besok aku akan berangkat." Sang ayah membeku. "Be..besok?" "Aku kemari untuk pamit." Ciel mengambil kembali map yang sudah bertanda tangan, "Selamat tinggal." Pintu tertutup dibelakang sang pemuda saat dia keluar ruangan. Tiket ke negara kecil untuk mengejar seseorang sebagai alasan utama dan bukan kebohongan yang baru saja disampaikan olehnya terselip rapi dalam sakunya. Ijin juga sudah di dapatkan olehnya. Ya, begitu dia tahu tujuan orang itu, tidak ada alasan buatnya untuk tidak menyusulnya. Sebuah senyuman tipis terukir diwajah Ciel. Tunggu. Dan lihat. |
![]() |
|
| Crux Corvus | Jul 20 2010, 02:16 PM Post #2 |
![]()
Kepala Negara
|
Approved |
![]() |
|
| 1 user reading this topic (1 Guest and 0 Anonymous) | |
![]() Our users say it best: "Zetaboards is the best forum service I have ever used." |
|
| « Previous Topic · Approved registration · Next Topic » |


(c) to the rightful owner







2:01 AM Jul 12