Welcome Guest [Log In] [Register]

[ Copy this | Start New | Full Size ]

ANNOUNCEMENT AREA

NEWS

affliates Valentine Event Information

Lelang Karakter Visualisasi Canon Hetalia

Diskusi Nama Angkatan '04 untuk HetaGaku


SMALL NOTE

* Untuk mengutip perkataan orang lain silahkan memakai tag Italic dan silahkan diganti dengan warna lain agar lebih jelas
(Recommend : #5a70b3 atau #9300C4)

* Dalam satu post, paling tidak harus ada 2 paragraf saat bermain RP kecuali diberikan minimal words tertentu saat plot atau event. Hindari post yang terlalu panjang/pendek, secukupnya saja.

Lebih lanjut dapat dibaca di
Role Play Rules
WELCOME TO HETALIA WORLD!

READ FIRST BEFORE YOU REGISTER YOUR CHARACTER!

Member diperbolehkan memilih ID dengan nama karakter official anime/manga Hetalia, tetapi harap perhatikan karakter mana saja yang sudah di-take orang lain. List Taken dapat dibaca di List of Countries. Selain karakter official, member juga diperbolehkan untuk membuat karakter nation lainnya atau OC.

* Silahkan baca lebih lanjut dalam Global Rules.

*Silahkan melihat List of Countries sebelum mendaftar

Setting yang akan di ambil adalah benua-benua di bumi. Benua Asia, Amerika, Afrika dan Eropa.


continent

Sister Forum



AFFILIATES WITH US


affliates





Aussie Wizarding School

Selamat Datang di Hetalia World Forum, sebuah forum Role-Playing Game berbasis teks dengan menggunakan bahasa Indonesia, dan bersetting pada anime Hetalia Axis Power!

Di sini anda berhak untuk memilih nation pilihan Anda dan menikmati bermain RP di dalamnya. Anda juga dapat berdiskusi mengenai segala hal mengenai Axis Power Hetalia hingga hal-hal lain, termasuk game, animanga, dan movie. Untuk berdiskusi tentang Hetalia bisa lebih lanjut mampir ke forum tetangga, Hetalia Fans Indo Forum.


Jika Anda telah terdaftar sebagai member, silakan log in untuk mengakses forum:

Username:   Password:
  • Pages:
  • 1
  • 2
[Morning Class] Literature Study; Pelajaran Literatur
Topic Started: Oct 3 2010, 11:14 AM (1,071 Views)
Francesca Lacroix
Member Avatar


Francesca tersenyum mendengar berbagai jawaban dari murid-muridnya sampai tiba-tiba ada seorang anak yang mengatakan bahwa pelajaran ini tidak penting. Siapa tadi? Gilbert? Mungkin nama itu akan tercatat di benaknya untuk diperhatikan. Ia bahkan sampai mengundang sedikit perdebatan kecil di antaranya dan teman-temannya, terutama setelah seorang anak perempuan, Aneela kalau tidak salah membantah omongannya.

Francesca menepuk tangannya untuk menghentikan perdebatan ini, "Sudah, sudah. Mari kita bicarakan dengan tenang sekarang. Nusa dan Feliciano, silahkan duduk kembali," ujarnya sambil tersenyum, walau dalam hati ada sedikit kejengkelan dalam benaknya bahwa pelajarannya tidak dianggap penting.

Gilbert, jika kau merasa pelajaran saya tidak penting, anda boleh segera keluar dari kelas ini— Itulah yang ingin ia katakan, tapi berhubung dia adalah anak kelasnya, ia harus sedikit bersabar dan Francesca sangat berharap anak ini tidak berulah.

"Gilbert, setiap orang itu berbeda. Ada yang merasa bahwa literatur itu penting, seperti Aneela, Feliciano dan... Nusa?" ujarnya sambil tersenyum ke arah ketiga anak itu, "Dan ada yang merasa literatur itu tidak penting. Tapi, penting atau tidaknya saat ini bergantung pada dirimu. Jika menurutmu penting, ikutilah pelajaran dengan baik dan jika tidak, anda boleh segera keluar dari kelas ini," ujarnya sambil tersenyum, yeah, tersenyum. By the way, akhirnya kalimat itu ia katakan juga.

"Baik! Mari kita lanjutkan pelajarannya saja. Literature berasal dari kata Latin littera, yang berarti surat (letter)," ujarnya sambil menggoreskan beberapa kata di papan dulis dengan spidolnya.

"Literatur menurut definisi adalah sebuah seni yang dituangkan dalam karya tulis. Jadi intinya, literatur adalah seni tulis. Dua kategori dasar yang ada di literatur adalah fiksi dan nonfiksi," ujarnya sambil menjelaskan. "Nah, sekarang, untuk dua kategori tersebut..."

Francesca menggariskan spidol pada papan tulis menjadi dua bagian. Tabel pertama ia tuliskan FIKSI dan tabel kedua NON-FIKSI.

White Board
FiksiNon Fiksi


"Nah, silahkan bagi yang tahu apa saja contoh fiksi dan non-fiksi dapat dituliskan di depan," ujarnya sambil tersenyum penuh arti.



Menjawab pertanyaan Gilbert, mempersilahkan Nusa dan Feliciano duduk.
Sumber : http://en.wikipedia.org/wiki/Literature

How to Answer
 
Wang Yao
Member Avatar
Don't you ever learn, aru?
Yao melihat pedebatan teman-temannya dengan perasaan tertarik. Well… memang benar kata miss Francesca, penting atau tidaknya pelajaran literatur itu memang tergantung orangnya. Untuk Yao sih, dia senang-senang saja dengan pelajaran ini. Setelah itu ia mendengarkan penjelasan gurunya dengan cermat.

“Jadi itu literatur, aru…” gumamnya, “Yah, setidaknya jawabanku tidak salah juga kan?” batinnya.

Setelah itu miss Francesca meminta mereka untuk maju dan menuliskan contoh fiksi dan non-fiksi. Yao tahu beberapa dan akhirnya ia pun bangkit dari tempat duduknya dan mengambil spidol yang sudah tersedia di kotak spidol yang tertempel di papan tulis.

White Board
FiksiNon Fiksi
NovelBiografi


Yah, setidaknya dua yang paling ia ingat itu sih. Setelah selesai menulis ia pun menaruh kembali spidol pada tempatnya dan kembali ke tempat duduknya.
 
Ivan Braginski
Российская Федерация
Perdebatan yang cukup menarik di antara teman-teman sekelasnya rupanya tidak cukup untuk membuat Ivan bersemangat. Yah, ia memang tidak terlalu suka literatur, meskipun bukan berarti ia membencinya. Tentu saja membaca itu menyenangkan, tapi kalau pelajarannya ya lain cerita.

"Literatur menurut definisi adalah sebuah seni yang dituangkan dalam karya tulis. Jadi intinya, literatur adalah seni tulis. Dua kategori dasar yang ada di literatur adalah fiksi dan nonfiksi."

Hmmm.. begitu ya ternyata... Oke, Ivan segera mencatat apa yang ditulis di papan tulis oleh gurunya ke buku catatannya. Sepertinya pelajaran ini akan banyak mencatat ya. Selama tidak disuruh membuat yang aneh-aneh, Ivan sih tidak apa-apa. Tapi kalau sudah tugas yang mengharuskannya berbahasa serba puitis, wah jangan ditanya. Pasti nilainya buruk...

"Nah, silahkan bagi yang tahu apa saja contoh fiksi dan non-fiksi dapat dituliskan di depan."

Kata-kata itu membuat Ivan berhenti dari kegiatan mencatatnya. Hmm... Apa ya yang termasuk fiksi dan non-fiksi?

OH!

Ah, tetapi saat Ivan ingin ke depan kelas untuk mengerjakannya, ternyata sudah ada anak yang maju terlebih dahulu. Anak yang wajahnya oriental itu.. Kalau tidak salah namanya Wang Yao, ya? Akhirnya Ivan pun menunggu Yao untuk menuliskan jawabannya. Setelah itu barulah Ivan menuju ke depan kelas untuk menuliskan jawabannya sendiri.

White Board
FiksiNon Fiksi
CerpenBuku teks pelajaran


Eh, benar tidak ya? Ah, sudahlah, biar Ms. Francesca saja yang menilai.
 
Tino Vainamoinen
Member Avatar
Amber
Buku catatan Tino sudah penuh 2 halaman. Sedari tadi dia hanya diam, sibuk mencatat apa-apa saja yang dikatakan oleh Ms. Lacroix dan juga teman-temannya. Ia memang tidak begitu mengerti pelajaran literatur, tapi ia merasa suka-suka saja.

"Nah, silahkan bagi yang tahu apa saja contoh fiksi dan non-fiksi dapat dituliskan di depan,"

Tino bergumam-gumam sambil berpikir. Sebelum ia mendapat jawabannya, ada seorang anak berambut hitam dikuncir maju ke depan. Umm.. Siapa ya namanya tadi? Wang Yao ya? Anak itu menuliskan jawaban di papan tulis lalu kembali duduk. Selang setelahnya, seorang anak laki-laki yang menggunakan syal di kelas maju. Umm... Ivan ya?

Tepat setelah Ivan duduk, Tino baru saja terpikirkan jawaban pertanyaan Ms.Lacroix. Ia celingak-celinguk, menunggu kalau-kalau ada orang lain yang ingin maju, tapi tidak satu pun bangkit dari kursinya. Tino akhirnya memberanikan diri untuk maju ke depan.

White Board
FiksiNon Fiksi
dongenglaporan penelitian


Tino diam sebentar memandangi jawabannya. Eh, benar tidak ya? Tino pun angkat bahu lalu kembali ke kursinya sambil berlari agak tergesa.
 
Nusa Satyadharma
Member Avatar
-=Bhinneka Tunggal Ika=-
Terdengar suara tepukan tangan. Nusa lantas mengalihkan perhatiannya pada sang guru, yang ternyata menyuruhnya dan Feliciano untuk duduk kembali. Sebenarnya dia sedikit tak rela dan masih ingin melanjutkan perdebatan, namun akhirnya dia menurut dan duduk kembali. Dia tak mau dimasukkan daftar hitam oleh guru dari pelajaran kesukaannya ini.

Dia tersenyum, sedikit puas saat Bu Francesca menasihati Gilbert. Setidaknya secara tak langsung gurunya sependapat dengannya, wajar saja sih karena dia guru yang mengajar mata pelajaran yang dinyatakan Gilbert masuk daftar pelajaran yang tidak disukainya tadi.

Melihat Bu Francesca mulai menulis sesuatu di papan tulis, Nusa segera mengeluarkan buku catatannya dan mulai menulis apa yang baru saja dituliskan dan dikatakan oleh Bu Francesca. Fiksi dan Non Fiksi? Nusa sudah bersemangat sekali ingin menuliskan jawabannya, namun dia belum selesai mencatat. Maka setelah catatannya selesai dan beberapa anak sudah maju menuliskan jawabannya, dia pun turut maju menuliskan jawabannya sendiri.

White Board
FiksiNon Fiksi
Fabel
Puisi
Buku Sejarah


Puas dengan jawabannya, dia pun kembali ke tempat duduknya. Semoga saja benar, karena jujur dia masih belum terlalu memahami segala sesuatu dalam literatur.
 
Arthur Kirkland
Member Avatar
~Good Night~
Kelas yang tadinya tenang, lama-kelamaan menjadi ajang debat mempertahankan pendapat masing-masing. Arthur hanya bertopang dagu dengan wajah kesal karena yang paling berisik duduk di sampingnya. Ingin rasanya Arthur menyumpal mulut Gilbert supaya diam, namun untungnya Ms. Francesca menghentikan perdebatan sengit yang menyebalkan bagi Arthur.

Ms. Francesca menjelaskan tentang Literature di papan tulis. Dari asal nama sampai pengertian Literature itu sendiri. Arthur merasa jawaban yang tadi dia lontarkan hampir mendekati jawaban dari sang guru. Yah, karena sang guru tidak menyalahkan berarti jawabannya tidak salah.

Setelah itu, wanita berambut pirang itu menggambarkan tabel dengan tulisan di sebelah kiri FIKSI dan sebelah kanan NON-FIKSI

"Nah, silahkan bagi yang tahu apa saja contoh fiksi dan non-fiksi dapat dituliskan di depan," ujarnya sambil tersenyum penuh arti.

Arthur sedikit lega karena sekarang mereka disuruh menulis jawabannya. Kalau ditanya lagi, nanti malah ada perdebatan sengit bagian kedua. Setelah beberapa anak sudah menuliskan jawaban mereka, Arthur ingin mencoba untuk menuliskan jawabannya. Akhirnya setelah Nusa, bocah berambut hitam yang juga salah satu anak yang ngotot, selesai menulis di papan tulis, Arthur maju ke depan dan mulai menulis jawabannya.

White Board
FiksiNon Fiksi
(Skenario Drama)(Artikel Berita)


Arthur melihat jawaban yang baru dia tulis. Jujur, jawabannya itu terlintas dalam pikirannya sewaktu dia berdiri di papan tulis. Benar atau tidak, semua tergantung dari Ms. Francesca. Arthur pun kembali duduk.
 
Feliciano Vargas
Member Avatar
Ruby
Baru kali ini Feliciano nekad berdebat dengan orang lain, dan hasilnya pun baru kali ini juga: si murid berambut putih itu membalas debatnya. "Seni sih penting, tapi kalau soal seni menulis apa pentingnya?"

Feliciano kaget dan kesal, plus takut, sampai tak terasa matanya panas dan air mata sudah mengumpul di ujung matanya. Dia amat ketakutan. Uh, kalau saja ada Lovino yang bisa membelanya disini! "Ka--kamu nggak mengerti apa-apa tentang senii..." Bukan berarti Feliciano mengerti juga, sih.

Baru saja dia mau nangis sekeras mungkin di kelas itu, Ms. Fran sudah menghentikan mereka. "Jika menurutmu penting, ikutilah pelajaran dengan baik dan jika tidak, anda boleh segera keluar dari kelas ini,", kata wali kelasnya tersebut. Feliciano langsung mendelik ke arah si rambut putih, tatapan (ngambek)nya bagai mengatakan 'dengar tuh! Pergi sana!"

Kemudian Ms. Fran melanjutkan pelajarannya seakan tidak terjadi apa-apa. Dia menjelaskan arti literature itu sendiri, lalu menanyakan tentang fiksi dan nonfiksi. Oh, kalau yang itu, sih, Feli tahu. Beberapa teman sekelasnya sudah maju ke depan dan menuliskan apa yang mereka ketahui tentang fiksi dan nonfiksi. Feliciano pun maju setelah bocah bernama Arthur, mengambil spidol dan menulis di papan tulis.


White Board
FiksiNon Fiksi
Novel
Cerpen
Dongeng
Fabel
Puisi
Skenario Drama
Komik
Biografi
Buku teks pelajaran
Laporan penelitian
Buku sejarah
Artikel Berita
Karya ilmiah


Yap, dia mencantumkan komik dan karya ilmiah. Oh iya, dia sendiri tidak mengerti apa arti karya ilmiah itu, hanya sering dengar dari orangtuanya. Tak menghabiskan waktu lama di depan, dia lalu kembali lagi ke tempat duduknya.
 
Francesca Lacroix
Member Avatar


White Board
FiksiNon Fiksi
Novel
Cerpen
Dongeng
Fabel
Puisi
Skenario Drama
Komik
Biografi
Buku teks pelajaran
Laporan penelitian
Buku sejarah
Artikel Berita
Karya ilmiah


Francesca tersenyum melihat anak-anaknya yang cukup aktif untuk mengisi tabel yang ada di papan tulis. "Terima kasih anak-anak," ujarnya, "Jawaban kalian semua benar, tidak ada yang salah," ujarnya.

"Nah, sebenarnya selain ini mungkin masih banyak lagi jenis-jenis fiksi dan non-fiksi lainnya, tapi, untuk pertemuan kali ini kita akan membahas fiksi dulu saja," ujarnya sambil tersenyum.

"Seperti di sini... ada 7 jenis yang telah kalian temukan. Nah, dari ketujuh fiksi ini, mana yang paling kalian suka dan kenapa?" tanyanya.

"Fiksi adalah sebuah istilah sastra yang berarti tidak benar terjadi atau sebuah karangan belaka. Jadi, fiksi ini dapat kalian buat sesuai imajinasi kalian masing-masing!" ujarnya sedikit bersemangat. "Contohnya... Siapa yang tahu novel Harry Potter? Nah.. Novel itu juga salah satu contoh fiksi!"

Francesca lalu berjalan ke arah mejanya dan mengambil lembaran kertas yang sudah ia siapkan dan membagikannya ke setiap meja. "Nah, sekarang, silahkan kalian membuat cerita pendek! Boleh bertema apa saja. Bebas," ujarnya sambil tersenyum. "Nanti setelah kalian selesai, saya akan minta beberapa orang untuk maju ke depan dan membacakannya ya?" tambahnya.


* Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Fiksi
* Harry Potter (c) J.K. Rowling

OOC : Setelah menjawab pertanyaan basa-basi, silahkan tulis cerita bebas (boleh berupa fanfict) dengan minimal word 200 word. Silahkan di-spoiler. Untuk cerita yang menarik akan diminta untuk maju ke depan di post berikutnya ^^
 
Arthur Kirkland
Member Avatar
~Good Night~
"Seperti di sini... ada 7 jenis yang telah kalian temukan. Nah, dari ketujuh fiksi ini, mana yang paling kalian suka dan kenapa?" tanyanya.

"Nnngg...saya suka Dongeng dan Fabel. Karena...." Arthur terdiam sejenak untuk berpikir, "Saya suka sekali dengan hewan. Lalu kalau dongeng.....saya suk dengn Unicorn dan para peri. Mereka lucu! Unicorn bulunya sangat lembut dan para peri selalu menyambutku kalau di rumah." Kata Arthur sambil tersenyum.

Walaupun sering diperingati orang tuanya untuk tidak bercerita kalau dia bisa melihat makhluk gaib, tapi Arthur selalu senang jika bicara yang berhubungan dengan teman-teman ajaibnya itu.

Setelah menjelaskan tentang apa itu Fiksi, Ms. Francesca menyuruh setiap murid untuk menulis cerita di sebuah kertas yang sudah disediakan. Pertamanya Arthur hanya menatap diam kertas putih yang kosong itu. Namun kemudian dia mengambil pulpen dari tempat pensilnya dan mulai menulis.

Spoiler: click to toggle


Setelah menuliskan kata -END- Arthur menaruh pulpennya dan melihat hasil tulisannya. Panjang! Tapi Arthur hanya menghela nafas dan menyerahkan kertas berisi cerita karangannya ke meja guru.
Edited by Arthur Kirkland, Oct 9 2010, 10:29 AM.
 
Ivan Braginski
Российская Федерация
Ivan merasa senang saat Ms. Fran berkata bahwa jawaban yang tertulis di papan benar semua, termasuk yang ditulis oleh Ivan. Ya paling tidak sekarang Ivan sudah tahu apa saja contoh fiksi dan non-fiksi yang ada.

"Seperti di sini... ada 7 jenis yang telah kalian temukan. Nah, dari ketujuh fiksi ini, mana yang paling kalian suka dan kenapa?"

Saat ditanya seperti itu, Ivan berpikir sejenak. Yang mana ya yang paling ia sukai? Ivan memang bukan anak yang sering membaca, tapi itu bukan berarti ia tidak tertarik dengan cerita-cerita fiksi sama sekali. "Aku menyukai dongeng dan cerpen, karena soalnya.." Ivan berpikir sambil terdiam,"dongen dan cerpen biasanya tidak terlalu panjang ceritanya." Apa? Ia tadi sudah bilang kan ia tidak terlalu sering membaca, ia hanya membaca yang pendek-pendek saja.

"Nah, sekarang, silahkan kalian membuat cerita pendek! Boleh bertema apa saja. Bebas."

Nah sekarang Ivan bertambah bingung, apa yang harus ia tulis untuk tugas ini? Sementara ia sendiri tidak ada ide sama sekali. Aduh menulis tentang apa ya... Akhirnya ia menulis di kertas kosong itu dengan agak asal, berharap nanti ide itu akan datang sendiri ke kepalanya.

Spoiler: click to toggle


Hmm... Mungkin begini saja deh, Ivan memang saat ini sedang tidak ada ide untuk membuat cerita apapun. Ivan pun menyerahkan tulisan karyanya ke meja Ms. Fran. Yah tidak mungkin akan dibacakan deh punya Ivan sih.




OOC: Sorry for the crappy story, saya maksa sih pas-pasin sama tulisan anak kelas 4 SD ORZ
 
1 user reading this topic (1 Guest and 0 Anonymous)
ZetaBoards - Free Forum Hosting
Free Forums. Reliable service with over 8 years of experience.
Learn More · Register for Free
Go to Next Page
« Previous Topic · Class Archieve · Next Topic »
  • Pages:
  • 1
  • 2

360 by Doffy90 of Zathyus Networks Resources | Banner edit by Wang Yao | Banner picture credits to Ta Eiko